Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Erasmus+ Perkuat Internasionalisasi UMM, Mahasiswa dan Dosen Siap Tampil di Panggung Global

Iklan Landscape Smamda
Erasmus+ Perkuat Internasionalisasi UMM, Mahasiswa dan Dosen Siap Tampil di Panggung Global
Foto bersama mahasiswa dan dosen di Pre-Departure Orientation dalam program Erasmus+. (Istimewa/PWMU.CO)
pwmu.co -

Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melalui International Relations Office (IRO) menyelenggarakan kegiatan Pre-Departure Orientation bagi mahasiswa dan dosen penerima program Erasmus+ pada Kamis (15/1/2026) di Gedung Kuliah Bersama (GKB) 4 Lantai 1.

Kegiatan ini menjadi bagian penting dari persiapan keberangkatan peserta mobilitas internasional UMM menuju sejumlah perguruan tinggi mitra di kawasan Eropa.

Sebanyak lima mahasiswa UMM yang lolos skema student mobility serta empat dosen penerima teaching mobility mengikuti kegiatan ini sebagai bekal awal sebelum menjalani aktivitas akademik di luar negeri.

Program Erasmus+ sendiri merupakan inisiatif mobilitas internasional yang didanai penuh oleh Uni Eropa, dengan fokus pada pengembangan pendidikan, pelatihan, kepemudaan, dan olahraga.

Melalui program ini, peserta diharapkan mampu memperluas perspektif akademik, memperkuat jejaring internasional, serta meningkatkan kapasitas personal dan profesional dalam konteks global.

Kepala IRO UMM, Dr. Ir. Listiari Hendraningsih, M.P., menjelaskan bahwa proses seleksi peserta Erasmus+ dilakukan secara berlapis dan selektif.

Tahapan tersebut meliputi penjajakan kerja sama dengan universitas mitra, pembukaan pendaftaran terbuka, seleksi administrasi dan wawancara, hingga penetapan akhir oleh institusi tujuan.

Selain itu, setiap calon peserta diwajibkan mengantongi rekomendasi resmi dari program studi masing-masing sebagai bentuk penjaminan kesiapan akademik.

“Kami memastikan bahwa mahasiswa dan dosen yang berangkat telah memiliki kesiapan akademik, mental, dan budaya, sehingga mampu beradaptasi dengan lingkungan internasional sekaligus membawa citra positif UMM di kampus mitra,” ungkap Dr. Listiari.

Lebih lanjut, perempuan yang akrab disapa Lilis ini menyampaikan bahwa hingga saat ini UMM telah menjalin kerja sama dengan 14 mitra aktif dalam program Erasmus+, baik untuk skema outbound maupun inbound.

Seluruh pembiayaan program berada di bawah tanggung jawab Uni Eropa. Seiring berjalannya waktu, jaringan Erasmus UMM terus diperluas melalui penambahan mitra baru serta penegasan persyaratan peserta mahasiswa, yakni berada pada rentang semester tiga hingga lima.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Kebijakan tersebut ditetapkan agar mahasiswa tetap memiliki kesempatan optimal untuk melakukan konversi mata kuliah setelah menyelesaikan program mobilitas.

Dari sisi institusi, UMM memberikan berbagai bentuk dukungan kepada mahasiswa outbound, di antaranya pembebasan biaya SPP selama satu semester, fasilitasi konversi nilai, serta pengajuan apresiasi tambahan melalui unit kemahasiswaan.

Dukungan ini menjadi komitmen kampus dalam menciptakan iklim yang kondusif bagi mahasiswa agar dapat fokus mengikuti kegiatan akademik internasional tanpa hambatan administratif dan finansial.

Selain mendorong mobilitas keluar negeri, UMM juga terus mengembangkan agenda internasionalisasi melalui penguatan kelas internasional, pengembangan micro-credential, serta pembelajaran daring lintas negara.

Strategi ini diarahkan untuk memperluas akses mahasiswa asing belajar di Indonesia sekaligus memperkuat posisi UMM sebagai perguruan tinggi yang terbuka, inklusif, dan responsif terhadap perkembangan pendidikan global.

Dalam kesempatan yang sama, Prof. Akhsanul In’am, Ph.D., menegaskan bahwa program mobilitas internasional merupakan bagian integral dari strategi besar UMM dalam meningkatkan mutu pendidikan dan daya saing global.

Menurutnya, mahasiswa dan dosen penerima Erasmus+ adalah duta akademik UMM yang diharapkan mampu menunjukkan integritas, etika, serta prestasi di level internasional.

“Kami berharap kesempatan ini dimanfaatkan secara maksimal, tidak hanya untuk menimba ilmu dan berbagi pengetahuan, tetapi juga membangun jejaring global serta membawa pulang praktik-praktik terbaik yang dapat diimplementasikan di UMM,” tuturnya.

Menutup kegiatan tersebut, Wakil Rektor I UMM itu menegaskan komitmen kampus putih untuk terus memperluas kerja sama internasional sebagai bagian dari upaya mencetak lulusan berwawasan global, kompetitif, serta tetap berlandaskan nilai-nilai keislaman dan kemuhammadiyahan.(*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu