Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Foskam SMP Muhammadiyah Lamongan Gelar Rakor, Fokus Siapkan LDKS Terpadu bagi Pelajar Muhammadiyah Lamongan

Iklan Landscape Smamda
pwmu.co -
Rakor Foskam SMP Muhammadiyah Lamongan (Ihda Lailiyati/PWMU.CO)

PWMU.CO – Forum Silaturrahmi Kepala Sekolah Muhammadiyah (Foskam) SMP Muhammadiyah Lamongan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) di ruang rapat GDM, lantai 1 Gedung Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lamongan, pada Kamis (15/5/2025).

Rakor Foskam SMP Muhammadiyah Lamongan diikuti oleh 23 kepala sekolah dari SMP Muhammadiyah se-Kabupaten Lamongan. Sementara itu, 6 kepala sekolah berhalangan hadir karena bertepatan dengan kegiatan di sekolah masing-masing. Rakor ini membahas agenda utama, yaitu rencana kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) Terpadu.

Acara ini dibuka oleh Sekretaris Foskam SMP Muhammadiyah Lamongan, Furqon, yang sekaligus bertindak sebagai pembawa acara. Ia memberikan kesempatan kepada panitia untuk menyampaikan laporan terkait partisipasi dalam Pameran Pendidikan 2025 yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ketua Foskam SMP Muhammadiyah Lamongan, Ali Efendi SPd MPd, yang sekaligus memimpin jalannya Rakor. Sebelum membahas agenda utama terkait LDKS Terpadu, ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para kepala SMP Muhammadiyah se-Lamongan yang telah berpartisipasi menyukseskan Pameran Pendidikan 2025.

Pria yang juga menjabat sebagai Kepala SMP Muhammadiyah 14 (SMPM Jipat) Pondok Pesantren Karangasem, Paciran, Lamongan tersebut menyampaikan harapannya.

“Semoga tahun depan Foskam SMP Muhammadiyah Lamongan dapat kembali berpartisipasi dalam kegiatan Pameran Pendidikan dengan tampilan yang lebih baik, lebih inovatif, dan diikuti oleh seluruh SMP Muhammadiyah se-Lamongan,” harapnya.

Dalam sambutan pengantar sebelum membahas rencana penyelenggaraan LDKS Terpadu tahun 2026, ia menyampaikan bahwa pada dasarnya LDKS sudah dilaksanakan di masing-masing satuan pendidikan. Namun, LDKS Terpadu akan diselenggarakan di tingkat daerah dengan melibatkan perwakilan siswa-siswi dari seluruh SMP Muhammadiyah se-Lamongan.

Lebih lanjut, Ali Efendi menambahkan bahwa LDKS Terpadu yang direncanakan akan dilaksanakan dengan berkolaborasi bersama organisasi otonom (Ortom) tingkat daerah, seperti Hizbul Wathan (HW) dan Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM).

“LDKS Terpadu ini menjadi sarana silaturahmi antarsiswa sekaligus memberikan bekal penguatan ideologi persyarikatan bagi mereka sebagai pelopor, pelangsung, dan penyempurna Amal Usaha Muhammadiyah,” tuturnya.

Hasil Rakor tentang LDKS Terpadu 2026

Setelah melalui proses paparan konsep dasar LDKS Terpadu dan usulan dari peserta Rakor, maka hasil Rakor merekomendasi sebagai berikut:

Setelah melalui proses paparan konsep dasar LDKS Terpadu dan usulan dari peserta Rakor, hasil Rakor merekomendasikan hal-hal sebagai berikut:

Iklan RSI Siti Aisyah Madiun

Pertama, kepanitiaan LDKS Terpadu untuk pelaksanaan pertama akan ditangani oleh kepala sekolah dan wakil kepala sekolah. Pada tahun berikutnya, panitia pelaksana akan melibatkan wakil kepala sekolah bidang kurikulum. Adapun panitia LDKS Terpadu 2026 adalah sebagai berikut:

1. Ketua: M Sande Ariawan MPd (Kepala SMPM 1 Babat).

2. Sekretaris: M Furqon Firmansyah MPd (SMPM 25 Pondok Modern).

3. Bendahara: Novita Purwandari SPd (SMPM 30 Ngimbang)

    Kedua, waktu pelaksanaan LDKS Terpadu direncanakan pada pekan kedua bulan Januari 2026. Sementara itu, lokasi kegiatan masih menunggu hasil studi lapangan atau observasi yang akan dilakukan oleh panitia. Beberapa lokasi yang diusulkan oleh peserta Rakor antara lain: kawasan Taman Safari Pasuruan, Pacet Mojokerto, dan Wonosalam Jombang.

    Ketiga, peserta LDKS Terpadu adalah utusan pengurus harian organisasi ekstrakurikuler IPM dan HW di masing-masing satuan pendidikan seperti, ketua, sekretaris, bendahara, serta wakil-wakilnya.

    Keempat, materi LDKS Terpadu mencakup keislaman, Kemuhammadiyahan, dasar-dasar kepemimpinan, materi teknis dan taktis lainnya, serta kegiatan outbound. Pemateri akan berasal dari Majelis Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) dan Pendidikan Nonformal (PNF) PDM Lamongan, Kwarda HW Lamongan, PD IPM Lamongan, serta narasumber lain yang kompeten di bidangnya.

    Kelima, hal-hal teknis lainnya akan disempurnakan menjelang pelaksanaan kegiatan LDKS Terpadu 2026. (*)

    Penulis Ihda Lailiyati Editor Ni’matul Faizah

    Iklan Landscape Unmuh Jember

    Baca Lainnya

    Iklan pmb sbda 2025 26

    0 Tanggapan

    Empty Comments

    Search
    Menu
    Logo Depan Satriadev
    Logo Belakang Satriadev
    ⚡ 1 Dekade ⚡