Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

FSIP Umsura dan Universiti Malaya Jajaki Kerja Sama Akademik Internasional

Iklan Landscape Smamda
FSIP Umsura dan Universiti Malaya Jajaki Kerja Sama Akademik Internasional
Prof. Mundakir bersama Dr. Muhammad Hazim bin Mohd Azhar usai teken MoU di At-Ta’awun Tower Umsura. Foto: Istimewa
pwmu.co -

Fakultas Studi Islam dan Peradaban (FSIP) Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura) menerima kunjungan dosen dan mahasiswa dari UniversitI Malaya dalam kegiatan International Visit Lecturers and Students di Auditorium 23 At-Ta’awun Umsura, Rabu (28/1/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen FSIP UMSURA dalam memperkuat atmosfer akademik global serta mendorong integrasi kajian keislaman dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan sains.

Rektor Umsura Prof. Dr. Mundakir, S.Kep, Ns, M.Kep, dalam sambutannya menyampaikan visi universitas sebagai perguruan tinggi yang unggul dalam moralitas, intelektualitas, dan berjiwa entrepreneur di tingkat global.

Menurutnya, kegiatan international visit dan guest lecture merupakan salah satu strategi penting untuk mewujudkan visi tersebut.

“Kajian keislaman harus berkesinambungan dengan ilmu pengetahuan. Beragama tidak cukup hanya bersifat taqlid, tetapi harus dipahami secara rasional, kontekstual, dan ilmiah,” tegas Mundakir.

Pandangan tersebut mendapat sambutan positif dari Dr. Muhammad Hazim bin Mohd Azhar, Dosen UniversitI Malaya, Malaysia.

Dia menegaskan pentingnya dialog akademik lintas negara dalam menghadapi dinamika pemikiran Islam kontemporer, khususnya di kawasan Asia Tenggara yang memiliki tantangan sosial dan budaya yang relatif serupa.

 

Sementara itu, Dekan FSIP Umsura Dr. Tho’at Stiawan, SHI, MHI menekankan bahwa kegiatan ini tidak berhenti pada forum akademik semata, tetapi menjadi pijakan untuk keberlanjutan kerja sama antara UMSURA dan UniversitI Malaya.

“Ke depan, kami mendorong penguatan kolaborasi riset, program visiting lecturer, serta student outbound sebagai bagian dari pengembangan internasionalisasi FSIP,” ujarnya.

FSIP Umsura dan Universiti Malaya Jajaki Kerja Sama Akademik Internasional
Jajaran akademisi Umsura bersama dosen dan mahasiswa dari UniversitI Malaya. Foto: Istimewa

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan diskusi panel yang menghadirkan Dr. Muhammad Hazim bin Mohd Azhar dengan topik “Pengaruh Ideologi Liberalisme terhadap Normalisasi LGBT di Malaysia: Sebuah Analisis Sosio-Falsafah”, yang mengulas dinamika ideologi, sosial, dan tantangan keislaman di Malaysia.

Diskusi tersebut diperkaya oleh pemaparan Andi Sitti Mariyam, M.Si., dosen Astronomi Fakultas Studi Islam dan Peradaban Umsura, dengan tema “Astronomi Islam: Jembatan Sains dan Spiritualitas”.

Thoat menjelaskan, persamaan dan perbedaan metode penetapan awal bulan Hijriah antara Indonesia dan Malaysia, serta pentingnya astronomi Islam sebagai titik temu antara sains modern dan nilai-nilai spiritual.

Sebagai penutup, seluruh peserta mengikuti pengamatan matahari bersama Tim Galator FSIP Umsura yang dilaksanakan di rooftop lantai 24 Gedung At-Ta’awun Umsura.

Kegiatan ini menjadi simbol konkret integrasi antara kajian keislaman, sains, dan praktik observasional.

Melalui kegiatan ini, FSIP Umsura menegaskan perannya sebagai ruang dialog akademik internasional yang mendorong Islam berkemajuan, berlandaskan keilmuan, serta relevan dengan tantangan global. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu