SMP Muhammadiyah 1 Gresik (Spemutu) sukses menggelar sesi Fun Game dalam rangkaian Tahfidz Camp ke-5 yang berlangsung di Masjid Ahmad Dahlan, Bunder, Gresik pada Jumat-Sabtu (26-27/9/2025). Kegiatan ini menghadirkan suasana serius dalam menghafal Al-Qur’an yang diselingi gelak tawa dan semangat kompetisi sehat.
Kehadiran sesi Fun Game ini menegaskan komitmen sekolah dalam menghadirkan pendidikan holistik yang memadukan spiritualitas dengan penguatan karakter melalui kegiatan menyenangkan.
Kepada kontributor PWMU.CO, Wali Kelas VII A, Yatik, S.Pd., menyatakan bahwa Fun Game ini bukan sekadar hiburan semata, melainkan salah satu bentuk penerapan kegiatan secara holistik.
“Di tengah intensitas menghafal Al-Qur’an, siswa juga perlu penyegaran. Fun Game ini kami rancang untuk menanamkan nilai-nilai keislaman sebagai pelajar Muhammadiyah,” jelasnya.
Ia juga menyampaikan bahwa nilai-nilai seperti kekompakan (ukhuwah), kerja sama (ta’awun), kejujuran, dan sportivitas diimplementasikan melalui berbagai permainan menantang. Mulai dari sambung ayat antar teman, tebak ayat, hingga fun fact seputar sejarah Al-Qur’an, seluruh peserta diharuskan untuk bekerja sama memecahkan masalah atau menyelesaikan rintangan.
“Secara tidak langsung, kegiatan ini mengaplikasikan semangat berjamaah dan tolong-menolong sebagaimana diajarkan dalam Islam,” sambungnya.
Beberapa permainan yang disajikan tidak hanya menguji ketangkasan fisik, tetapi juga kecerdasan dan kecepatan berpikir. Misalnya, siswa ditantang untuk menyusun potongan ayat Al-Qur’an dengan cepat atau menjawab pertanyaan seputar sirah nabawiyah melalui format teka-teki berkelompok.
“Kegiatan ini membuat kami tidak bosan. Saya jadi lebih kenal dengan teman-teman dari kelas dan program lain, sekaligus harus cepat berdiskusi untuk menang. Rasanya seperti belajar sambil bermain, dan pelajarannya langsung tentang kerja sama tim,” ujar salah satu peserta Tahfidz Camp ke-5, Sherley Ana Azzhra.
Dengan adanya Fun Game ini, diharapkan 71 peserta Tahfidz Camp ke-5 memperoleh energi baru, semangat yang diperbarui, serta ikatan ukhuwah yang lebih kuat untuk kembali fokus dalam mencapai target hafalan Al-Qur’an.
Selain itu, Ini membuktikan bahwa pendidikan Islam yang mendalam dapat disajikan secara dinamis dan menarik, menjadikan para siswa bangga sebagai pelajar Muhammadiyah yang religius serta berkarakter unggul. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments