Suasana khidmat sekaligus haru menyelimuti pelaksanaan Darul Arqom di SD Muhammadiyah 4 (SD Mupat) Kota Malang.
Kegiatan yang berlangsung pada Jumat-Sabtu (27-28/02/2026) ini menghadirkan tamu istimewa. Beliau merupakan Syekh Mohammad Darwish, seorang akademisi sekaligus ulama dari Palestina.
Potret Perjuangan Anak-Anak Gaza
Dalam rangkaian acara tersebut, Syekh Mohammad Darwish membagikan kisah menyentuh mengenai kondisi terkini di Gaza.
Beliau menceritakan bagaimana anak-anak di Palestina tetap teguh memegang al-Qur’an dan menjaga senyum mereka di tengah keterbatasan serta konflik yang berkepanjangan.
“Semangat warga Palestina tidak pernah surut karena mereka yakin akan janji Allah” ujar Syekh Darwish di hadapan para siswa. Beliau menekankan bahwa pendidikan dan iman adalah senjata utama bagi generasi muda Palestina untuk bertahan dan bangkit.
Imam Tarawih dan Siraman Rohani
Kehadiran Syekh Mohammad Darwish tidak hanya untuk berkisah, tetapi juga memimpin ibadah secara langsung.
Beliau bertindak sebagai imam shalat tarawih bersama seluruh keluarga besar SD Mupat. Lantunan ayat suci yang dibawakannya menambah kekhusyukan jamaah dalam menjalani malam-malam Ramadhan.
Setelah shalat, beliau melanjutkan agenda dengan mengisi kultum (kuliah tujuh menit).
Dalam pesan singkatnya, beliau mengajak para siswa untuk senantiasa bersyukur atas keamanan dan kenyamanan belajar yang ada di Indonesia. Serta tidak melupakan doa untuk saudara-saudara seiman di belahan bumi lain.
Tanamkan Empati Sejak Dini
Kepala SD Mupat, Hana Ayudah MPd menyampaikan bahwa kehadiran Syekh Darwish dalam Darul Arqom tahun ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai kemanusiaan dan empati internasional kepada para siswa.
Kegiatan berakhir dengan penggalangan donasi sebagai bentuk nyata dukungan warga sekolah terhadap perjuangan rakyat Palestina.
Melalui momen ini, semoga siswa SD Mupat tidak hanya kuat secara intelektual, tetapi juga memiliki kepekaan sosial yang tinggi terhadap isu kemanusiaan global.






0 Tanggapan
Empty Comments