Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Hajriyanto Y. Thohari: Lahirnya Produk ACMU dan ITMU Jadi Wujud Nyata Jihad Ekonomi Muhammadiyah

Iklan Landscape Smamda
Hajriyanto Y. Thohari: Lahirnya Produk ACMU dan ITMU Jadi Wujud Nyata Jihad Ekonomi Muhammadiyah
Dr. H. Hajriyanto Y. Thohari saat menyampaikan ceramahnya di Tabligh Akbar. Foto: Sumardani/PWMU.CO.
pwmu.co -

Lahirnya produk ACMU dan ITMU merupakan langkah nyata dari Gerakan Jihad Ekonomi yang diinisiasi oleh Muhammadiyah dalam upaya mewujudkan kemandirian ekonomi warga Persyarikatan.

Hal tersebut disampaikan oleh Mantan Duta Besar Republik Indonesia untuk Lebanon sekaligus Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) periode 2009-2014, Dr. H. Hajriyanto Y. Thohari dalam acara Tabligh Akbar sekaligus Grand Opening Distributor ACMU dan ITMU yang digelar di Balai Desa Kemantren, Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo pada Ahad (26/10/2025).

Acara ini diadakan oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Tulangan yang bekerja sama dengan Lembaga Pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (LPUMKM) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur. Tabligh Akbar tersebut mengusung tema “Gerakan Jihad Ekonomi: Muhammadiyah Mandiri, Umat Sejahtera”.

Lebih lanjut, laki-laki yang pernah menjabat Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah periode 1993-1998 ini mengenang sejarah awal terbentuknya Muhammadiyah Mandiri.

Ia menceritakan bagaimana dirinya bersama almarhum Syafii Maarif, Prof. Din Syamsudin, dan Zainul Muslimin berperan dalam mendirikan Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Sadaqah Muhammadiyah (Lazismu) pada tahun 2004.

“Pada tahun 2018, Lazismu berhasil menembus tiga besar lembaga amil zakat nasional di Indonesia. Dua tahun kemudian, tepatnya pada 2020, Lazismu semakin melejit dan dinobatkan sebagai lembaga amil zakat terbesar di Indonesia, serta menerima penghargaan resmi dari pemerintah,” ujarnya.

Ia mengatakan bahwa semua yang telah dicapai merupakan hasil dari perjuangan dan kerja keras bersama.

“Semua ini merupakan hasil perjuangan dan kerja keras bersama,” paparnya mengenang perjalanan tersebut.

Hajriyanto juga menuturkan bahwa warga Persyarikatan perlu mengetahui dan merasa bangga karena Muhammadiyah termasuk dalam sepuluh besar organisasi terkaya di dunia.

“Warga Persyarikatan harus tahu dan merasa bangga bahwa Muhammadiyah termasuk dalam 10 besar organisasi terkaya di dunia, tepatnya berada di urutan ke-4, serta menjadi organisasi Islam terkaya di dunia dengan total aset mencapai Rp462 triliun,” terangnya.

Menurutnya, Tabligh Akbar ini menjadi momentum yang tepat untuk menggelar Grand Opening Distributor ACMU dan ITMU sebagai langkah nyata dalam mewujudkan jihad ekonomi demi tercapainya kemandirian umat.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Ia menambahkan bahwa dengan diresmikannya ACMU dan ITMU serta adanya dukungan dari Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) dan warga Persyarikatan Muhammadiyah di Jawa Timur, sudah seharusnya seluruh elemen semakin gigih dalam melaksanakan Jihad Ekonomi.

“Jika seluruh potensi umat digerakkan secara serius dengan komitmen untuk membeli dan memasarkan produk sendiri, maka Muhammadiyah akan menjadi organisasi terkaya di dunia pada tahun 2027 mendatang, bertepatan dengan Muktamar Muhammadiyah berikutnya,” tegasnya penuh semangat.

Di akhir acara, Hajriyanto mengutip hadits dari sahabat Abu Hurairah r.a., yang menyampaikan sabda Rasulullah SAW: “Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai oleh Allah daripada mukmin yang lemah.”

Menurutnya, hadits tersebut menjadi motivasi bagi warga Persyarikatan Muhammadiyah untuk menjadi kuat, khususnya di bidang ekonomi.

“Jika kita lemah, maka kita akan mudah diremehkan oleh pihak lain,” tuturnya.

Tabligh Akbar ini dihadiri oleh ribuan warga Muhammadiyah, tokoh masyarakat, pimpinan amal usaha, serta perwakilan organisasi otonom di lingkungan PCM, Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM), Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCA), dan Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRA) Tulangan, serta Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) se-Jawa Timur.

Pemateri bersama ribuan jamaah yang memadati tenda Tabligh Akbar. Foto: Sumardani/PWMU.CO
Pemateri bersama ribuan jamaah yang memadati tenda Tabligh Akbar. Foto: Sumardani/PWMU.CO

Kegiatan ini tidak hanya menjadi momentum spiritual tetapi juga menjadi tonggak kebangkitan ekonomi umat dengan diluncurkannya produk ACMU dan ITMU sebagai hasil karya warga Persyarikatan.

Dengan semangat Gerakan Jihad Ekonomi, Muhammadiyah Tulangan bersama PWM Jawa Timur berkomitmen menjadikan ACMU dan ITMU sebagai simbol kemandirian ekonomi umat serta bukti nyata bahwa dakwah tidak hanya dilakukan di atas mimbar, tetapi juga melalui penguatan sektor usaha yang berkeadilan dan menyejahterakan. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu