Memperingati Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur, SMK Muhammadiyah 3 Gresik (Matig) menghadirkan pelayanan kecantikan gratis bagi masyarakat sekitar dengan melibatkan siswa jurusan Tata Kecantikan Kulit dan Rambut (TKKR), Kamis (29/10/2026).
Berbeda dengan sejumlah SMK yang memberikan layanan servis sepeda motor gratis melalui jurusan Teknik Sepeda Motor (TSM), SMK Matig menawarkan layanan creambath, facial basic, dan massage wajah.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pelayanan gratis yang diselenggarakan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur dengan melibatkan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sesuai kompetensi keahlian masing-masing.
Kegiatan diawali dengan pembukaan yang dihadiri Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Gresik Eko Agus Suwandi, S.Pd., M.M., Kepala Dusun Wudi Kulon Diyah Suwandi, masyarakat sekitar, serta wali murid.
Eko Agus Suwandi mengapresiasi kegiatan pelayanan kecantikan gratis yang dilakukan SMK Matig. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bentuk nyata kontribusi pendidikan vokasi kepada masyarakat.
“Kegiatan pelayanan kecantikan gratis ini menjadi wujud nyata kontribusi pendidikan vokasi kepada masyarakat. Selain mengasah kompetensi dan keterampilan siswa, kegiatan ini juga melatih kepercayaan diri, kreativitas, serta jiwa kewirausahaan,” ujarnya.
Ia berharap SMK Matig terus melahirkan lulusan yang kompeten dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Semoga SMK Matig terus melahirkan lulusan yang kompeten dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tambahnya.
Warga Antusias, Siswa TKKR Rasakan Pengalaman Nyata
Antusiasme masyarakat sekitar terlihat dari banyaknya warga yang datang untuk memanfaatkan layanan kecantikan gratis tersebut.
Kepala Dusun Wudi Kulon, Diyah Suwandi, menyampaikan terima kasih kepada SMK Matig atas pelayanan yang diberikan kepada warganya.
“Terima kasih untuk pelayanan gratis kepada warga kami. Semoga SMK Matig semakin jaya,” ujarnya.
Kegiatan ini juga memberikan pengalaman berharga bagi siswa jurusan TKKR. Mereka tidak hanya mempelajari teori di dalam kelas, tetapi juga berkesempatan mempraktikkan keterampilan secara langsung dengan melayani masyarakat.
Aurel Septia Ramadhani, siswa kelas XI TKKR, mengaku senang dan bangga mendapat kesempatan menjadi beauty therapist dalam kegiatan tersebut.
“Awalnya saya juga gugup karena pertama kalinya memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat umum, bukan hanya teman sekelas. Namun, setelah melihat antusias warga yang datang ke sekolah, rasa gugup saya hilang,” tuturnya
Ia merasa pengalaman tersebut membuatnya semakin percaya diri karena ilmu yang dipelajari di sekolah dapat memberikan manfaat bagi orang lain.
“Saya merasa ilmu yang dipelajari di sekolah bisa bermanfaat untuk orang lain. Pengalaman ini membuat saya yakin untuk terus belajar di bidang kecantikan,” tambahnya.
Jurusan Tata Kecantikan Kulit dan Rambut di SMK Matig kini memasuki tahun ketiga sejak dibuka.
Seiring perkembangannya, jumlah siswa jurusan ini terus bertambah setiap tahun. Bahkan, pada tahun ajaran ini, jumlah peserta didik mengalami peningkatan hingga 100 persen. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments