Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Interkoneksi Masyarakat Madani dengan Wacana Society 5.0

Iklan Landscape Smamda
Interkoneksi Masyarakat Madani dengan Wacana Society 5.0
Darul Arqam Madya Nasional PC IMM Malang Raya 2025. (PDD DAMNAS Malang/PWMU.CO)
Oleh : Abdul Maliki, PC IMM Jombang Peserta Darul Arqam Madya Nasional PC IMM Malang Raya 2025

Dua konsep tersebut memiliki titik temu dan garis besar yang sama berkaitan dengan karakteristik dan nilai-nilai yang menjadi dasar perwujudan tatanan sosial sebagai proses pembentukan peradaban unggul.

Society 5.0 memberikan peluang untuk menciptakan kehidupan yang meniscayakan adanya pluralitas yang hidup dalam kebersamaan.

Konsepsi masyarakat madani juga selaras untuk menjaga segala keragaman di tengah kehidupan masyarakat tersebut dengan adanya integrasi sosial, sehingga tidak ada dominasi tertentu baik itu kelompok yang berkaitan dengan ras, suku, budaya, agama, atau kepentingan lainnya seperti politik dan ekonomi.

Di samping itu, upaya peningkatan sumber daya manusia juga ditekankan pada wacana Society 5.0 dan konsep masyarakat madani.

Tatanan sosial era Society 5.0 menghubungkan dua dunia yang berbeda yaitu dunia virtual (cyber space) dan dunia nyata (real world) yang menghasilkan tatanan canggih dengan segala kemudahan dan kenyamanan pelayanannya.

Adanya kombinasi tersebut dapat memperhitungkan secara efektif bagaimana tata kota yang baik dan unggul sehingga permainan hegemoni kepemilikan dan dominasi kekuasaan, serta kerusakan lingkungan secara umum dapat diselesaikan dengan baik.

Konsep masyarakat madani juga menekankan pentingnya penguatan sumber daya manusia yang mampu melahirkan generasi unggul yaitu pada konteks Society 5.0 maka penguatan bidang sains dan teknologi menjadi penting.

Masyarakat unggul dalam konteks saat ini tidak hanya berkaitan dengan aspek agama saja, tapi juga berkaitan dengan ilmu pengetahuan seperti sains dan teknologi agar mampu menjalani kehidupan di era yang terus berkembang dan berubah.

Hal penting lainnya berkenaan dengan nilai moralitas sebagai produk dari kualitas masyarakat madani.

Penguatan sains dan teknologi juga harus menciptakan nilai-nilai moralitas dalam kehidupan bermasyarakat sehingga upaya menciptakan kehidupan yang super cerdas memiliki korelasi dengan terwujudnya kehidupan yang bermoral, penurunan tingkat kriminalitas, kultur kehidupan yang memiliki nilai kebaikan, seperti kejujuran, sopan santun, keadilan, musyawarah dan lainnya.

Perwujudan ini dalam konsep masyarakat madani setidaknya harus ada dua jalan yang mendorong, yaitu peran personal dan dari institusi pemerintah.

Sehingga, pada konteks Society 5.0 peran civil society diperlukan sebagai gerakan sosial untuk berpartisipasi dalam perubahan sosial.(*)

Iklan RSI Siti Aisyah Madiun

 

Daftar Pustaka

Armina, S.H. (2020). The Role of Islamic Boarding School in The Formation of The Madani Community. Iqtishoduna: Jurnal Ekonomi Islam 9(2):12.

Juliardi, B. (2020). Demokrasi dan Masyarakat Madani. Jurnal Bakaba 8(2):8.

Khalim, A. (2019). Pendidikan Islam Menuju Masyarakat Madani. Jurnal Ilmu Pendidikan Islam 17(2):13.

Madjid, N. (2019). Karya Lengkap Nurcholish Madjid. Jakarta Selatan: Nurcholish Madjid Society (Ncms).

Mustaniruddin, A. (2019). Konsep Al-Qur’an Dalam Membentuk Kesejahteraan Sosial Menuju Masyarakat Madani. At-Tibyan 2(2):35–53. Doi: 10.30631/Atb.V2i2.6.

Mustaniruddin, A., Hery, A., & Jamilah, A. B. (2021). Indikator Terciptanya Masyarakat Madani Perspektif Al-Qur’an. Tajdid: Jurnal Ilmu Ushuluddin 19(2):164–87. Doi: 10.30631/Tjd.V19i2.127.

Ridho, A. R., Hariyadi, M., & Nuruddin. (2021). Model Masyarakat Madani dalam Al-Qur’an Sebagai Cerminan Masyarakat New Normal Pandemi Covid-19. Sangkép: Jurnal Kajian Sosial Keagamaan 4(2):32.

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu
Logo Depan Satriadev
Logo Belakang Satriadev
⚡ 1 Dekade ⚡