Peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw di MTs Muhammadiyah 4 Bulubrangsi, Senin (8/9/2025), berlangsung istimewa. Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) tampil sebagai motor penggerak dengan menghadirkan rangkaian lomba yang sarat makna.
Tiga cabang lomba utama digelar, yaitu kaligrafi, melukis dengan tema Masjidku Rumahku, serta karya ilmiah berita (IPM News). Semua itu menjadi ruang ekspresi bagi para pelajar untuk menyalurkan bakat sekaligus meneguhkan kecintaan kepada Rasulullah Saw.
Sejak pagi, suasana madrasah dipenuhi riuh semangat peserta. Lomba kaligrafi menampilkan goresan indah ayat-ayat suci Al-Quran. Lomba melukis menghadirkan warna-warni gagasan tentang masjid sebagai rumah jiwa. Tak kalah menarik, lomba karya ilmiah berita menjadi ajang bagi siswa untuk belajar menulis dengan nalar kritis, menyampaikan peristiwa secara akurat, dan membiasakan diri berpikir sistematis.
Kepala MTs Muhammadiyah 4 Bulubrangsi, Helmi Rohmanto SPdI, menegaskan pentingnya menjadikan Maulid Nabi sebagai sarana pendidikan karakter. “Peringatan ini tidak boleh berhenti pada seremonial. Ia harus menjadi wahana pembelajaran untuk meneladani akhlak Nabi. Setiap coretan, lukisan, dan tulisan adalah ikhtiar kecil kita menumbuhkan generasi berakhlak mulia dan berdaya cipta,” ungkapnya.
Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Ahmad Fendi SH, turut memberikan apresiasi. “Kegiatan ini adalah media yang sangat penting. Anak-anak tidak hanya berkompetisi, tetapi juga belajar tentang kedisiplinan, estetika, dan keberanian menyampaikan gagasan. Inilah bentuk pendidikan yang sejati, mengasah bakat sekaligus membentuk karakter,” tuturnya.
Ketua IPM MTs Muhammadiyah 4 Bulubrangsi, Senandung Dewantari, menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi bukti hidupnya peran IPM. “Kami ingin menunjukkan bahwa IPM bukan sekadar nama, melainkan wadah nyata yang memberi ruang bagi siswa untuk berkreasi. Peringatan Maulid ini kami jadikan momentum agar IPM terus hadir, bergerak, dan berkarya bersama teman-teman,” ujarnya.
Antusiasme siswa terlihat jelas sepanjang acara. Syifa Azizah Agustin, peserta lomba kaligrafi, menyampaikan kesannya. “Saya bangga bisa ikut serta. Melalui lomba ini, saya merasa lebih dekat dengan seni Islam, dan yang terpenting, semakin terdorong untuk meneladani akhlak Nabi Muhammad Saw,” katanya.
Rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana khidmat, meriah, dan sarat nilai spiritual. Setiap karya yang lahir dari tangan pelajar menjadi saksi bahwa kecintaan kepada Rasulullah dapat diwujudkan dalam bentuk seni dan ilmu.
Dengan demikian, IPM MTs Muhammadiyah 4 Bulubrangsi berhasil meneguhkan eksistensinya, membuktikan bahwa pelajar Muhammadiyah adalah generasi yang kreatif, berilmu, dan berakhlak mulia, sebagaimana teladan agung Nabi Muhammad Saw. (*)


0 Tanggapan
Empty Comments