Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Jama’ah Kuat, Ekonomi Hebat: Pesan Pengajian Ahad Pagi PCM Rungkut

Iklan Landscape Smamda
Jama’ah Kuat, Ekonomi Hebat: Pesan Pengajian Ahad Pagi PCM Rungkut
pwmu.co -
Pengajian Ahad Pagi PCM Rungkut oleh ust. Dikky Syaqomullah SHI MHES (Ahsan/PWMU.CO)

PWMU.CO – Pengajian Ahad Pagi yang diselenggarakan oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Rungkut Surabaya kembali digelar pada Ahad, 15 Juni 2025 bertempat di Masjid Baiturrahman Muhammadiyah Rungkut.

Kali ini, kajian menghadirkan Ustaz Dikky Syaqomullah SHI MHES, Ketua Majelis Dikdasmen PDM Surabaya, yang membawakan tema “Jama’ah Kuat, Ekonomi Hebat”.

Dalam pemaparannya, Ustaz Dikky mengajak jamaah untuk merenungi lemahnya kekuatan umat Islam meski secara jumlah tergolong mayoritas di dunia.

“Umat Islam hari ini lebih dari dua miliar jiwa, tapi secara pengaruh global terutama dalam bidang ekonomi masih sangat lemah. Ini karena kekuatan umat tidak terorganisir,” jelasnya.

Ustaz Dikky kemudian memaparkan data sosial umat Islam saat ini, yang menurutnya dapat dikelompokkan menjadi tiga bagian, antara lain 30% golongan kanan: rajin ibadah, menjauhi maksiat, 30% golongan kiri: jauh dari nilai agama, 40% golongan abu-abu: ibadah iya, maksiat juga jalan.

“Artinya, hanya 30% yang menjadi kekuatan murni umat Islam hari ini. Dan itulah yang harus kita optimalkan,” tegasnya.

Boikot Produk Israel dan Potensi Jamaah
Ia mencontohkan, kekuatan jamaah terbukti saat umat Islam serentak melakukan boikot terhadap produk yang terafiliasi dengan Israel, yang mengguncang pasar internasional. Ini membuktikan bahwa bila umat bersatu, dampaknya sangat luar biasa.

Mengutip QS. Al-Anfal: 73, ia menegaskan bahwa jika umat Islam tidak bersatu, maka akan terjadi kerusakan besar di muka bumi. Hal ini kontras dengan musuh-musuh Islam yang justru solid dalam berbagai aspek, termasuk ekonomi.

Ekonomi sebagai Pilar Jamaah
Lebih lanjut, Ustaz Dikky mengingatkan pentingnya penguatan ekonomi umat sebagai bagian dari penjagaan agama. Ia menyitir sabda Nabi Muhammad ﷺ:

“Kemiskinan itu dekat dengan kekufuran.” (HR. Abu Nu’aim)

Menurutnya, umat Islam yang lemah dalam ekonomi akan mudah ditekan, dijajah, dan dijauhkan dari prinsip-prinsip agama. Karena itu, ia mendorong warga Muhammadiyah untuk saling menguatkan melalui belanja dan konsumsi produk internal jamaah.

Iklan Landscape UM SURABAYA

“Jika kita belanja di toko saudara kita sendiri, maka uangnya akan berputar dalam komunitas. Pemuda dapat pekerjaan, usaha kecil bertahan, dan jamaah jadi kuat,” paparnya.

PCM Rungkut sendiri telah berinisiatif mengoordinasi para pelaku usaha warga Muhammadiyah untuk membangun ekosistem ekonomi berbasis jamaah yang saling menguatkan.

Berjamaah dalam Ekonomi
Dalam penutup kajiannya, Ustaz Dikky menekankan pentingnya berjamaah tidak hanya dalam ibadah, tetapi juga dalam urusan ekonomi. Ia mengutip hadits:

“Tangan Allah bersama jamaah. Siapa yang menyendiri, akan disesatkan oleh setan.” (HR. Tirmidzi)

Ia menyerukan agar umat Islam, khususnya golongan kanan yang taat beragama, tidak hanya pasif, tapi menjadi penggerak kekuatan umat melalui ekonomi berbasis ukhuwah dan solidaritas.

Terakhir, Ustaz Dikky menyampaikan seruan kepada seluruh warga Muhammadiyah dan umat Islam:

“Mari dukung UMKM milik jamaah, bangun koperasi komunitas, hindari gaya hidup konsumtif, dan terapkan prinsip Islam dalam transaksi. Karena jama’ah yang kuat akan melahirkan ekonomi yang hebat dan umat yang bermartabat,” pungkasnya.

Penulis M. Ainul Yaqin Ahsan Editor ‘Aalimah Qurrata A’yun

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu