Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Ahmad Dahlan Lamongan menggelar kajian Ramadan yang terangkai dengan buka puasa bersama pada Selasa (10/03/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Masjid Islamic Center Kampus 2 ITB Ahmad Dahlan Lamongan, Jalan Sunan Drajad No. 256 Lamongan, tersebut mengangkat tema “Mengamalkan Nilai-Nilai Al-Maun Melalui Kepedulian Sesama”.
Agenda keagamaan yang rutin terselenggara setiap Ramadan itu terhadiri civitas akademika yang terdiri dari pimpinan perguruan tinggi, dosen, mahasiswa, serta tenaga kependidikan.
Lebih lanjut, momentum Ramadan dimanfaatkan sebagai ruang refleksi spiritual sekaligus penguatan nilai kepedulian sosial di lingkungan kampus.
Dukungan Rektor ITB Ahmad Dahlan
Rektor ITB Ahmad Dahlan Lamongan, Dr Darianto SE MM hadir bersama jajaran pimpinan dan civitas akademika.
Kehadiran pimpinan perguruan tinggi tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap aktivitas keagamaan di kampus yang tidak hanya memperdalam pemahaman spiritual. Tetapi juga mendorong pembentukan karakter sosial mahasiswa.
Dalam kajian tersebut, Ustaz Saifuddin Abdillah Lc menyampaikan tausiyah mengenai makna Surah Al-Maun. Ia menekankan pentingnya kepedulian sosial sebagai bagian dari implementasi ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.
Ia menjelaskan bahwa pesan dalam Surah Al-Maun mengingatkan umat Islam agar tidak hanya menjalankan ibadah secara ritual. Namun sekaligus menumbuhkan empati terhadap kondisi sosial di sekitarnya.
Surah tersebut mengandung pesan moral tentang tanggung jawab membantu sesama, terutama kelompok yang membutuhkan seperti kaum dhuafa dan anak yatim.
Menurutnya, nilai-nilai Al-Maun sangat relevan dengan kehidupan masyarakat, termasuk di lingkungan kampus. Mahasiswa sebagai generasi intelektual harapannya tidak hanya berfokus pada capaian akademik, tetapi juga memiliki kepekaan terhadap persoalan kemanusiaan.
Semangat Al-Maun dapat terwujud melalui berbagai aktivitas sosial, seperti berbagi kepada masyarakat, memperkuat solidaritas, serta terlibat dalam kegiatan kemasyarakatan.
Sebagai bagian dari rangkaian acara, panitia juga menyalurkan santunan kepada anak yatim. Program tersebut menjadi wujud nyata semangat berbagi yang harapannya dapat menumbuhkan kesadaran sosial di kalangan civitas akademika.
Menjelang waktu berbuka puasa, kegiatan berlanjut dengan kultum oleh KH Mulyono A.R. Dalam tausiyahnya, ia mengajak peserta menjadikan bulan Ramadan sebagai momentum refleksi diri sekaligus meningkatkan kualitas ibadah.
Bulan Pendidikan Spiritual
Menurutnya, Ramadan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan juga menjadi kesempatan untuk memperkuat keimanan serta meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.
“Ramadan adalah bulan pendidikan spiritual. Di dalamnya kita dilatih untuk lebih sabar, lebih peduli, dan lebih peka terhadap kondisi orang lain, terutama mereka yang membutuhkan” ujarnya di hadapan peserta.
Ia juga mengajak civitas akademika ITB Ahmad Dahlan Lamongan menjadikan kampus sebagai ruang pembelajaran yang tidak hanya menekankan aspek intelektual, tetapi juga pembentukan karakter dan nilai kemanusiaan.
Tausiyah kemudian tertutup dengan doa bersama yang terpimpin KH Mulyono A.R. menjelang waktu berbuka puasa.
Setelah itu, peserta melaksanakan buka puasa bersama yang bersambung dengan salat Maghrib berjamaah di Masjid Islamic Center Kampus 2 ITB Ahmad Dahlan Lamongan.
Rangkaian kegiatan berlanjut dengan salat Tarawih berjamaah yang diikuti civitas akademika kampus. Suasana kebersamaan dalam ibadah tersebut menambah kekhidmatan Ramadan di lingkungan perguruan tinggi.
Ketua panitia kegiatan, M Dzikri Abadi SThI ME mengatakan semoga kajian Ramadan ini dapat memperkuat pemahaman nilai-nilai sosial yang terkandung dalam Surah Al-Maun.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak seluruh civitas akademika memaknai ibadah secara lebih luas. Hubungan manusia dengan Tuhan harus diiringi dengan kepedulian terhadap sesama” ujarnya ditemui usai kajian Ramadan.
Ia menambahkan, semoga pesan yang terkandung dalam Surah Al-Maun tidak berhenti pada kajian keagamaan semata. Tetapi juga terwujud dalam sikap kepedulian, solidaritas, serta tanggung jawab sosial dalam kehidupan sehari-hari.





0 Tanggapan
Empty Comments