Sebanyak 500 jamaah menghadiri Kajian Menjelang Berbuka yang digelar di Masjid At-Taqwa Giri, Kamis (26/2/2026). Kajian tersebut menghadirkan Ustadz Arie Musayyaf Al Afhgany, M.Pd, yang mengajak jamaah untuk istiqomah dalam beribadah, khususnya di bulan Ramadan.
Dalam tausiyahnya, Arie menegaskan pentingnya memperbanyak kuantitas sekaligus meningkatkan kualitas ibadah selama Ramadan. Ia mengutip Surat Hud ayat 112 yang memerintahkan agar tetap istiqomah di jalan yang benar sebagaimana diperintahkan Allah Swt.
Menurutnya, orang yang istiqomah adalah mereka yang berada di jalan lurus dan konsisten dalam menjalankan ibadah. Dalam istilah bahasa Jawa, lanjutnya, istiqomah dapat dimaknai sebagai “jejeq” atau “ajeg”, yakni teguh dan tidak mudah goyah.
“Istiqomah adalah permata dalam agama yang sangat tinggi nilainya,” ujarnya.
Ia menjelaskan, untuk meraih istiqomah diperlukan beberapa langkah. Pertama, membiasakan gerak tubuh untuk taat beribadah. Kedua, memperbanyak dzikir. Ketiga, meningkatkan interaksi dengan Al-Qur’an melalui tilawah.
Arie juga menegaskan bahwa pada awalnya ibadah memang perlu dipaksakan. Namun, jika dilakukan terus-menerus, kebiasaan itu akan tumbuh menjadi kebutuhan, bahkan berujung pada rasa cinta terhadap ibadah.
Selain itu, ia menyebut tiga cara agar tetap istiqomah, yakni memaksakan diri dalam kebaikan, rutin menghadiri majelis ilmu, dan senantiasa berdoa kepada Allah agar diberi keteguhan hati.
Di akhir kajian, Arie mengajak jamaah untuk memperbanyak doa selama Ramadan. Menurutnya, setiap momen di bulan suci merupakan waktu yang mustajab untuk memohon kebaikan dunia dan akhirat.
Kajian tersebut diharapkan menjadi penguat semangat bagi jamaah untuk terus menjaga konsistensi ibadah, tidak hanya selama Ramadan, tetapi juga pada bulan-bulan berikutnya. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments