Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Kajian Shubuh Berkah, M Anwar Ajak Kuatkan Iman dan Tumbuhkan Cinta

Iklan Landscape Smamda
Kajian Shubuh Berkah, M Anwar Ajak Kuatkan Iman dan Tumbuhkan Cinta
pwmu.co -
Kajian Jumat Berkah setelah shalat subuh Masjid Al-Ikhlash. (Ma’in/PWMU.CO)

PWMU.CO – Kajian setelah shalat Subuh Masjid Al-Ikhlash Campurejo Kecamatan Panceng menghadirkan penceramah yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lamongan, Drs M Anwar MPd.

Acara kajian berlangsung di Masjid Al-Ikhlash Campurejo sehabis shalat Subuh pada Jumat (24/4/2025), yang diikuti oleh 200 jamaah laki-laki dan perempuan.

Ketua Takmir Masjid Al-Ikhlash menjelaskan bahwa kajian Jumat Berkah setelah shalat subuh dilaksanakan sebulan satu kali dan Taklim Maghrib sampai Isya (Tamasya) dilaksanakan satu minggu sekali. Disebut Kajian Jumat Berkah, karena sehabis kajian selesai, semua jamaah disediakan sarapan pagi oleh Masjid dan dilanjut dengan pemberian santunan berupa sembako bagi para jamaah yang masuk kategori Fakir dan Miskin.

Ustadz M Anwar mengawali kajiannya terlebih dahulu memanjatkan puji dan puji kepada Allah atas segala rahmat dan karunianya, serta bershalawat kepada Nabi Muhammad Saw. Baru kemudian menyapa kepada semua jamaah.

Kemudian, Beliau mengingatkan kepada semua jamaah untuk senantiasa memupuk terus keimanan dan ketakwaan kepada Allah, dimana selama sebulan di bulan Ramadan, kita umat Islam dengan ikhlas tulus dan penuh semangat tinggi dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah, mulai dari puasa, shalat fardhu, shalat sunnah rawatib, shalat tarawih, membaca al-Quran, zakat infak dan sedekah dan lain sebagainya.

Semua amal salih diatas dengan sadar kita dapat laksanakan, yang didasari dengan penuh keimanan dan berharap pahala disisi Allah sehingga terhapuslah dosa-dosa kita setahun yang lalu. Maka, beliau mengajak kepada para jamaah untuk menjaga secara istiqomah amalan-amalan tersebut.

Kemudian, beliau membacakan satu hadis Nabi Muhammad SAW berbunyi:

لَا تَدْخُلُونَ الْجَنَّةَ حَتَّى تُؤْمِنُوا، وَلَا تُؤْمِنُوا حَتَّى تَحَابُّوا، أَوَلَا أَدُلُّكُمْ عَلَى شَيْءٍ إِذَا فَعَلْتُمُوهُ تَحَابَبْتُمْ؟ أَفْشُوا السَّلَامَ بَيْنَكُمْ».
[رواه مسلم]

Artinya: “Kalian tidak akan masuk surga sampai kalian beriman, dan kalian tidak akan beriman sampai kalian saling mencintai. Maukah kalian aku tunjukkan sesuatu, jika kalian melakukannya maka kalian akan saling mencintai? Sebarkanlah salam di antara kalian!”
(HR. Muslim).

Hadis diatas menjelaskan bahwa bila kita semua berkeinginan dapat masuk dan merasakan berbagai kelezatan dan kenikmatan yang ada di dalam surga, maka kuncinya kita semua harus menjadi orang-orang yang percaya dan beriman kepada Allah SWT. Serta menjalankan konsekuensi nilai-nilai keimanan kepada Allah dalam realitas kehidupan beragama dalam kehidupan sehari-hari.

Iklan RSI Siti Aisyah Madiun

Salah satu wujud nilai keimanan kita kepada Allah, adalah adanya rasa cinta, kasih dan sayang dalam sanubari kita kepada orang lain. Perasaan cinta yang didasari dengan nilai-nilai keimanan kepada sesama makhluk akan tumbuh saling mengingatkan satu dengan lainnya terhadap pengamalan apa yang menjadi kewajiban manusia kepada Allah.

Maka guna menciptakan tumbuhnya keimanan, keharmonisan hidup sesama manusia, maka penting bagi setiap manusia untuk menghadirkan saling menghargai, menghormati, dan menghadirkan kehidupan bermasyarakat yang aman, damai dan sejahtera.

Dengan demikian, tidak ada diantara kita yang merasa lebih hebat, lebih mulia, sehingga dengan kehebatan dan kemuliaan itu menjadikan kita merendahkan, meremehkan kepada orang lain, yang kita anggap status sosialnya jauh dibawahnya.

Hal ini, karena setiap yang ada dan terjadi pada kita dalam kehidupan di dunia ini, baik yang kita sukai maupun yang tidak kita sukai adalah menjadi ketetapan dari Allah.

Kemudian, M Anwar mengutip apa yang disampaikan oleh Syekh Ibnu Athaillah, beliau mengajarkan bahwa “Kerikil-kerikil kehidupan” adalah bagian tak terpisahkan dari perjalanan spiritual kita menuju Allah. Setiap pengalaman, baik yang indah maupun yang pahit, memiliki hikmah yang bisa kita petik untuk meningkatkan kualitas hidup dan keimanan kita.

Maka semoga dengan kajian Jumat Berkah ini, lebih memperkuat keimanan kita kepada Allah, tumbuh subur perasaan saling cinta antar sesama manusia, dengan cara saling menghormati, menghargai satu dengan lainnya, sehingga terwujud kehidupan beragama, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara yang damai dan aman. (*)

Penulis Ma’in Co Editor Ahmad Fikri Editor Wildan Nanda Rahmatullah

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu
Logo Depan Satriadev
Logo Belakang Satriadev
⚡ 1 Dekade ⚡