Karyawan Rumah Sakit (RS) PKU Muhammadiyah Surabaya mengikuti kegiatan Kajian Spesial Ramadan dan Buka Bersama yang diselenggarakan pada Sabtu (7/3/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Gedung Baru RS PKU Muhammadiyah Surabaya dan diikuti oleh tenaga medis, tenaga penunjang, serta jajaran manajemen rumah sakit.
Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bagian dari agenda pembinaan keagamaan bagi karyawan selama bulan Ramadan. Selain kajian keislaman, kegiatan tersebut juga menjadi sarana kebersamaan bagi seluruh karyawan di lingkungan rumah sakit.
Acara dimulai pada pukul 13.30 WIB dan dipandu oleh Nafilatul Karimah, S.Tr.Kes. sebagai pembawa acara. Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang dibacakan oleh Ach. Muslikh. Setelah itu, seluruh peserta mengikuti kegiatan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan Mars Muhammadiyah (Sang Surya) dan Mars RS PKU Muhammadiyah Surabaya.
Direktur RS PKU Muhammadiyah Surabaya, drg. Devita Eryani Putri, M.Kes., dalam sambutannya menyampaikan pesan kepada para karyawan mengenai pentingnya memaknai bulan Ramadan sebagai waktu untuk memperbaiki diri dalam menjalankan tugas pelayanan kesehatan.
“Ramadan adalah waktu terbaik bagi kita untuk melakukan kalibrasi hati. Bekerja di RS PKU bukan hanya soal kontrak profesional, tetapi kontrak iman untuk melayani umat dengan standar terbaik,” tegas beliau di hadapan ratusan karyawan.
Pada sesi materi pertama, Ustaz Imam Sapari, S.HI., M.Pd.I., yang menjabat sebagai Ketua Majelis Tabligh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya, menyampaikan materi bertajuk “Optimalisasi Cipto, Roso, dan Karso dalam Kinerja di Persyarikatan”.
Dalam pemaparannya, ia menjelaskan tiga unsur tersebut sebagai bagian dari nilai yang dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas di lingkungan amal usaha Muhammadiyah. Cipto dimaknai sebagai kemampuan berpikir yang mendorong karyawan untuk bersikap cerdas dan inovatif. Roso berkaitan dengan kepekaan dan empati dalam memberikan pelayanan kepada pasien. Sementara itu, karso berkaitan dengan niat dan kemauan untuk menjalankan tugas secara sungguh-sungguh.
Setelah sesi pertama selesai, kegiatan dilanjutkan dengan waktu istirahat dan pelaksanaan salat yang dipimpin oleh Ustaz Kukuh sebagai perwakilan Majelis Pembina Kesehatan Umum (MPKU) PDM Kota Surabaya.
Materi kedua disampaikan oleh Ustaz H. Soedjono, M.Pd. Dalam penyampaiannya, ia menyampaikan sejumlah pesan keagamaan yang diselingi dengan parikan atau pantun berbahasa Jawa. Melalui penyampaian tersebut, ia mengajak para peserta untuk menjaga rasa syukur serta meluruskan niat dalam menjalankan aktivitas pekerjaan.
Menjelang waktu berbuka puasa, kegiatan dilanjutkan dengan kajian yang disampaikan oleh Ketua PDM Kota Surabaya, Ustaz Ridwan. Dalam penyampaiannya, ia menyampaikan pesan mengenai pentingnya semangat bekerja sebagaimana dicontohkan oleh Rasulullah SAW.
“Rasulullah adalah pribadi yang paling giat bekerja. Kita sebagai pengikutnya, terutama yang bekerja di amal usaha kesehatan, tidak boleh loyo. Semangat bekerja adalah bagian dari ibadah yang nilainya sangat tinggi di mata Allah,” pesan Ustaz Ridwan dengan penuh wibawa.
Selain kajian keagamaan, panitia juga menyelenggarakan sesi kuis interaktif yang diikuti oleh para karyawan. Pertanyaan yang diberikan berkaitan dengan materi yang telah disampaikan serta pengetahuan mengenai kemuhammadiyahan.
Setelah azan Magrib berkumandang, seluruh peserta melaksanakan buka puasa bersama. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan salat Isya dan salat Tarawih berjamaah yang diimami oleh Ustaz Muhammad Jamaluddin, M.Ag.
Pada akhir kegiatan, manajemen rumah sakit juga menyerahkan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada para karyawan. Kegiatan kemudian ditutup dengan arahan dari Direktur RS PKU Muhammadiyah Surabaya mengenai pelaksanaan pelayanan kesehatan di lingkungan rumah sakit. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments