Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Kelapangan Itu Ujian yang Lebih Berat

Iklan Landscape Smamda
Kelapangan Itu Ujian yang Lebih Berat
Foto: inzaar.org
Oleh : Dr. Ajang Kusmana Staf Pengajar AIK UMM
pwmu.co -

Banyak orang sukses dalam menghadapi ujian kesempitan hidup, tapi sedikit orang yang mampu lulus dengan ujian kelapangan hidup.

Kesempitan hidup (musibah) memaksa manusia bersabar dan mendekat kepada Allah, sedangkan kelapangan (nikmat) sering melalaikan.

Kelapangan menguji rasa syukur, kerendahan hati, dan kepedulian, di mana banyak orang gagal karena sombong atau lupa berbagi.

Ujian hidup adalah keniscayaan, dan kesuksesan sejati diukur dari bagaimana hati bersikap, bukan hanya seberapa banyak harta atau betapa sedikit masalah.

Ketika diuji dengan penyakit, kemiskinan dan kesusahan hidup, banyak orang yang mampu tawakkal (berserah diri) kepada Allah Azza wa Jalla.

Bahkan musibah itu membuat mereka tersadar atas kesalahan-kesalahan sebelumnya, sehingga mereka mampu memperbaiki diri untuk hari-hari selanjutnya.

Namun ketika diberi kelapangan hidup, kekayaan, kesehatan, kemakmuran, dan kebahagiaan, sedikit orang yang merasa bahwa ia lagi diuji oleh Allah Azza wa Jalla.

Mereka mengira ujian hanya dalam bentuk kesempitan, dan tidak ada ujian pada kelapangn. Padahal Rasulullah sudah mewanti-wanti dengan sabdanya, “Dua nikmat yang banyak manusia tertipu olehnya; kesehatan dan kelapangan.”

بَسَطكَ كَىْ لاَيُبْقِيَكَ مَعَ اْلقَبْضِ وَقَبَضَكَ كَىْ لآ يَتْرُ کَكَ مَعَ اْلبَسْطِ وَاَخْرَجَكَ عَنْهُمَـاکَيْ لاَ تَکُوْنَ لِثَيْءِ.

“Allah memberi kamu kelapangan agar kamu tidak selalu dalam kesempitan. Allah memberi kesempitan kepadamu, agar kamu tidak hanyut di waktu lapang. Allah melepaskan kamu dari dua-duanya, agar kamu tidak menggantungkan diri, kecuali kepada Allah belaka.”

Keadaan manusia selalu berubah-ubah, tidak selalu tetap pada satu keadaan. Allah Azza wa Jalla yang mengubahnya dari sulit menjadi mudah, susah menjadi gembira, kegelapan menjadi cahaya, sakit menjadi sehat, ataupun sebaliknya.

Semua perubahan itu datangnya dari Allah. Karena pada setiap detik Allah Azza wa Jalla mempunyai penentuan yang tidak bisa dielakkan oleh manusia,

كُلَّ يَوْمٍ هُوَ فِي شَأْنٍ

“Pada setiap detik Allah dalam urusan.” (QS. Ar-Rahman: 29)

Iklan Landscape UM SURABAYA

Perubahan-perubahan itu terjadi agar manusia mengerti bahwa ketentuan Allah Azza wa Jalla pasti terlaksana dan tidak bisa ditolak.

Juga agar manusia selalu memakai landasan la haula wa laa quwwata illa billah (tiada daya untuk menolak sesuatu dan tiada kekuatan untuk melakukan sesuatu kecuali dari pertolongan-Nya).

Begitu pula supaya manusia tidak menyesali terhadap apa yang luput dan terlepas darinya dan tidak merasa senang dengan apa yang ia dapatkan, sehingga ia menyerah dan kembali kepada Allah Azza wa Jalla.

لِكَيْلَا تَأْسَوْا عَلَى مَا فَاتَكُمْ وَلَا تَفْرَحُوا بِمَا آتَاكُمْ

“Supaya kamu jangan berduka cita terhadap apa yang luput dari kamu, dan supaya kamu jangan terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu.” (QS. Al-Hadid: 23)

Ayat ini mengajarkan manusia untuk tidak berlarut dalam kesedihan atas nikmat yang hilang (luput), dan tidak sombong atau terlalu gembira berlebihan atas nikmat yang didapat. Tujuannya agar manusia tetap rendah hati, bersabar, dan sadar bahwa semua adalah takdir Allah.

Poin-poin penting dari ayat tersebut:

• Konteks Ayat: Bagian dari penjelasan mengenai takdir Allah, di mana segala sesuatu sudah tertulis sebelum diciptakan.

• Jangan Berduka (Tidak Terlalu Sedih): Ketika kehilangan harta, kesempatan, atau hal yang disukai, jangan bersedih berlebihan, karena itu adalah kehendak-Nya.

• Jangan Terlalu Gembira (Sombong): Saat mendapatkan keberhasilan atau harta, jangan sombong dan membanggakan diri, karena kebahagiaan tersebut adalah ujian syukur.

• Allah Tidak Menyukai Kesombongan: Ayat ini ditutup dengan penegasan bahwa Allah tidak menyukai orang yang sombong dan membanggakan diri (kikir/angkuh). (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu