Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Kenapa Kedatangan Lailatul Qadar Tidak Diketahui dengan Pasti? Begini Alasannya

Iklan Landscape Smamda
Kenapa Kedatangan Lailatul Qadar Tidak Diketahui dengan Pasti? Begini Alasannya
Ilustrasi
Oleh : Rahmad Salahuddin TP SAg MpdI Dosen Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida)
pwmu.co -

Lailatul Qadar sering dipahami oleh sebagian umat muslim sebagai malam yang penuh keajaiban. Ia harus dicari dengan tanda-tanda tertentu di langit. Atau dengan pengalaman spiritual yang luar biasa.

Namun jika ditelusuri secara lebih mendalam di Alquran dan Hadits, sesungguhnya Lailatul Qadar pada hakikatnya hanyalah sebuah waktu yang dimuliakan oleh Allah. Yang melebihi dari seribu bulan. Lailatul Qadar bukanlah sesuatu yang selalu disertai dengan fenomena yang luar biasa.

Allah menyebutkan kemuliaan malam ini dalam surat Al-Qadr:

اِنَّآ اَنْزَلْنٰهُ فِيْ لَيْلَةِ الْقَدْرِ ۝١ وَمَآ اَدْرٰىكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِۗ ۝٢ لَيْلَةُ الْقَدْرِ ەۙ خَيْرٌ مِّنْ اَلْفِ شَهْرٍۗ ٣  تَنَزَّلُ الْمَلٰۤىِٕكَةُ وَالرُّوْحُ فِيْهَا بِاِذْنِ رَبِّهِمْۚ مِنْ كُلِّ اَمْرٍۛ ۝٤ سَلٰمٌۛ هِيَ حَتّٰى مَطْلَعِ الْفَجْرِ ۝٥

Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Alquran) pada Lailatulqadar. Tahukah kamu apakah Lailatulqadar itu? Lailatul Qadar itu lebih baik daripada seribu bulan. Pada malam itu turun para malaikat dan Ruh (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur semua urusan. Sejahteralah (malam) itu sampai terbit fajar

Dalam tafsir Ibn Katsir, dari kalimat “innaa anzalnaahu fî lailatil-qadr” terdapat kata anzalnaahu. Ia adalah kata kerja lampau, fi’il madhi, yang berarti telah menurunkan.

Kata anzalnaahu terdiri dari beberapa bagian. Antara lain: “anzala” adalah kata kerja lampau bermakna telah menurunkan, dan “naa” adalah dhomir muttasil sebagai fa’il (pelaku) bermakna kami. Serta “hu” adalah dhamir muttashil sebagai maf’ul bih disandarkan pada Alquran.

Sedangkan kalimat “fîi lailatil-qadr” berfungsi sebagai zharf zaman, atau keterangan waktu. Waktu yang menerangkan kalimat sebelumnya, yang menjelaskan kapan diturunkannya Alquran.

Sehingga ayat ini menunjukkan bahwa kemuliaan Lailatul Qadar terletak pada waktunya. Yaitu malam yang dipilih oleh Allah sebagai momen turunnya Alquran dan malam yang dilipatgandakan kebaikannya.

Malam itu bukanlah obyek yang bisa ditangkap secara kasat mata seperti benda yang diperoleh ketika kita melaksanakan ibadah kepada Allah. Tetapi hanyalah sebuah dimensi waktu yang penuh keberkahan hingga waktu fajar.

Dalam ayat lain di surat Ad-Dukhan ayat 4, Allah menjelaskan bahwa malam itu juga menjadi waktu turunnya berbagai ketetapan-Nya:

فِيْهَا يُفْرَقُ كُلُّ اَمْرٍ حَكِيْمٍۙ

“Pada (malam itu) dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah.”

Dalam tafsir Ibnu Katsir menerangkan bahwa pada malam tersebut Allah menurunkan ketetapan takdir untuk satu tahun ke depan.  Hal ini semakin menegaskan bahwa Lailatul Qadar adalah sebuah waktu dalam sistem ketetapan Allah (qadar). Bukan fenomena mistis yang harus selalu terlihat.

Karena itu Rasulullah Muhammad Saw tidak memerintahkan umatnya untuk mencari tanda-tanda aneh atau pengalaman spiritual tertentu. Sebaliknya, beliau justru memerintahkan untuk menghidupkan malam-malam terakhir bulan Ramadan dengan ibadah dan memperbanyak do’a kepada Allah.

Karena antara sepuluh malam terakhir di bulan Ramadan terdapat malam yang telah ditetapkan oleh Allah nilai kebaikannya melebihi dari seribu bulan. Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim, dari Abdullah Ibnu Umar ra, Rasulullah Saw bersabda:

Iklan RSI Siti Aisyah Madiun

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ رضي الله عنهما أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ ﷺ قَالَ: تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِي الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ

 “Carilah Lailatul Qadar pada sepuluh malam terakhir dari bulan Ramadan.” (HR Bukhari-Muslim)

Juga dalam riwayat lain yang lebih spesifik dari Aisyah binti Abu Bakar Ra, bahwa Rasulullah Saw bersabda:

تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِي الْوِتْرِ مِنَ العَشْرِ الأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ

 Carilah Lailatul Qadar pada malam-malam ganjil dari sepuluh malam terakhir bulan Ramadan.” (HR. Bukhari)

Perintah ini menunjukkan bahwa Lailatul Qadar tidak ditentukan secara pasti bagi manusia. Sebab, ia berpindah-pindah di antara malam-malam tersebut. Jika malam itu diketahui secara pasti, tentu manusia hanya akan beribadah pada satu malam saja.

Hikmah dirahasiakan waktu tersebut agar umat yang beriman bersungguh-sungguh beribadah sepanjang sepuluh malam terakhir di bulan Ramadan. Dengan demikian, pemahaman bahwa Lailatul Qadar hanyalah sebuah waktu memberikan pelajaran penting.

Lailatul Qadar Tidak Ditulis dengan Pasti

Bahwa fokus utama seorang mukmin bukanlah mengejar sensasi atau tanda- tanda tertentu. Tetapi menghidupkan waktu tersebut dengan ibadah berupa; shalat malam, membaca Alquran, berdo’a, beristighfar, shodaqoh dan kebaikan lainnya.

Kemuliaan Lailatul Qadar itu bukan karena manusia merasakannya. Tetapi karena Allah yang memuliakan dan menetapkannya.

Seorang hamba bisa saja mendapatkan kemuliaan di waktu Lailatul Qadar tanpa menyadari ia telah mengalaminya. Tentu saja selama ia menghidupkan malam tersebut dengan keimanan dan keikhlasan.

Akhirnya, Lailatul Qadar mengajarkan kepada kita bahwa dalam kehidupan ini ada waktu-waktu yang dimuliakan oleh Allah SWT. Siapa saja yang memanfaatkannya dengan iman dan amal saleh, akan mendapatkan pahala/kebaikan yang luar biasa. Bahkan lebih baik dari ibadah selama seribu bulan. Sebaliknya jika abai terhadap waktu itu, termasuk golongan orang-orang yang merugi.

Karena itu, yang terpenting bukan mengetahui secara pasti kapan malam itu terjadi. Tapi bagaimana seorang hamba mampu memanfaatkan waktu tersebut untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Karena sesungguhnya Allah itu dekat. Hanya saja terkadang kita sebagai manusia yang lupa akan asal dan tujuannya yang selalu menjauh dari-Nya.

Semoga menjadi pelajaran bagi kita bersama terutama bagi mukmin yang menjalankan ibadah puasa. Agar tidak sia-sia hanya merasakan lapar dan dahaga saja. Tetapi juga mendapatkan predikat orang yang benar-benar bertaqwa.

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu
Logo Depan Satriadev
Logo Belakang Satriadev
⚡ 1 Dekade ⚡