SD Muhammadiyah Manyar (SDMM) Gresik, Jawa Timur menjadi salah satu sekolah yang dijadikan tempat belajar atau magang bagi beberapa Kepala Sekolah dari Majelis Dikdasmen PWM Gorontalo.
Sedikitnya ada 5 sekolah dari Gorontalo yang mengikuti magang di beberapa sekolah di Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur, yaitu dari Madrasah Muhammadiyah Unggulan Gorontalo, SMP 1 Muhammadiyah Gorontalo, SMA Muhammadiyah Gorontalo, dan SMA Muhammadiyah Batudaah.
Kegiatan dengan konsep Sekolah Madrasah Cemerlang merupakan sebuah program gagasan dari PWM Gorontalo yang diharapkan bisa membantu berbagai sekolah Muhammadiyah agar lebih bisa mempunyai daya tarik bagi stake holder pendidikan di wilayah Gorontalo.
Hamsyin Djabir, MPd Kepala Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) Unggulan Gorontalo mendapatkan kesempatan untuk belajar di SDMM. Alumnus Universitas Muhammadiyah Gorontalo itu beraktifitas pertama kali di SDMM bersamaan dengan kegiatan briefing pagi hari senin, tepatnya Senin pagi (31/8/2026).
Berdiri di depan seluruh siswa SDMM bersama ustadz-ustadzah lainnya, setelah briefing pagi hari senin ia diberikan kesempatan untuk memperkenalkan diri dan berinteraksi sebentar bersama para siswa.
Hamsyin Djabir, MPd menyampaikan kepada PWMU.CO jika kegiatan ini menjadi rangkaian program dari Sekolah Madrasah Cemerlang, tidak hanya magang saja. Ada berbagai pra workshop dan workshop yang harus diikuti, kemudian ada diklat dan juga baitul arqam.
Follow up dari kegiatan magang ini nantinya harus ada pengimbasan ke berbagai sekolah Muhammadiyah yang ada di bawah binaan dari PWM Gorontalo. Selama 10 hari belajar dan mengikuti berbagai macam kegiatan yang ada di SDMM sejak Senin (31/8/2026) sampai Rabu (10/9/2026), Rini panggilan akrabnya begitu enjoy dan menikmati kegiatannya.
Mulai dari ikut Ngaji Morning, penyambutan siswa di gerbang depan, proses pembelajaran di kelas-kelas, makan siang bareng bersama siswa di Dining room, kultum siswa di masjid, forum sabtuan bersama ustadz-ustdzah dan karyawan di aula, dan yang lainnya.
Ngaji Morning
Baik berkegiatan bersama siswa ataupun bersama ustadz-ustadzah lainnya. Menurutnya, salah satu yang begitu berkesan adalah adanya kegiatan “Ngaji Morning”. Bagaimana seluruh ustadz-ustadzah dan karyawan di SDMM dijadwalkan secara bergiliran untuk mengaji bersama. Tidak hanya siswanya saja yang dituntut untuk mengaji, tetapi melalui kegiatan ini ustadz-ustadzah dan karyawan berkomitmen memberikan teladan yang bagi para siswa.
Hal menarik lainnya yang membuat Rini begitu penasaran ialah kegiatan Reading Log bagi siswa di Hachi Library. Bagaimana kegiatan tersebut include menjadi salah satu muatan pelajaran bagi seluruh siswa dari kelas 1 sampai 6.
Para siswa diwajibkan untuk membaca buku apapun yang disenanginya selama dua jam pelajaran. Siswa harus mengikuti tes penentuan level membaca untuk memastikan buku-buku yang disediakan sesuai dengan kemampuan siswa.
Terdapat enam level kemampuan membaca yang digolongkan berdasarkan warna dengan urutan level terendah sampai tertinggi yaitu level merah, hijau, biru, cokelat, perak dan emas. Siswa membaca buku sesuai level yang didapatkan. Satu hal lainnya adalah rasa kekeluargaan di SDMM begitu terlihat.
“Saya yang notabene nya seorang tamu yang belajar selama 10 hari di SDMM tidak merasa tamu, baik guru dan siswa begitu menghormati para tamu,” ungkapnya.
Rini berharap suatu waktu nanti ia bisa berkunjung lagi ke SDMM bersama rombongan guru dan karyawan dari MIM Unggulan Gorontalo. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments