Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Kesalihan Sosial Jadi Sorotan dalam Baitul Arqom Wiyung Surabaya

Iklan Landscape Smamda
Kesalihan Sosial Jadi Sorotan dalam Baitul Arqom Wiyung Surabaya
Dr. H. Mohammad Sulthon Aamiin, M.M., Saat Memberikan Pencerahan Baitul Arqom PCM Wiyung di Masjid At Taqwa Perguruan Muhammadiyah Wiyung. (Ali/PWMU.CO)
pwmu.co -

Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Wiyung, Surabaya, menggelar kegiatan Baitul Arqom yang membahas pentingnya kesalihan pribadi dan sosial sebagai bagian dari penguatan ideologi dan gerakan dakwah Muhammadiyah.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insan (MPKSDI) ini berlangsung di Masjid At Taqwa Perguruan Muhammadiyah Wiyung pada 14–15 Maret 2026 dengan mengusung tema “BerGema dalam Ideologi, Bergerak dalam Dakwah, Maju bersama Muhammadiyah”.

Diikuti Pimpinan dan Kader Muhammadiyah

Baitul Arqom tahun ini diikuti oleh berbagai unsur pimpinan dan kader Muhammadiyah, mulai dari Pimpinan Cabang Muhammadiyah, Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah, majelis dan lembaga, hingga organisasi otonom seperti Pemuda Muhammadiyah, Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), Hizbul Wathan, dan Tapak Suci.

Selain itu, kegiatan ini juga melibatkan guru dan karyawan Perguruan Muhammadiyah Wiyung, termasuk TK ‘Aisyiyah 31, SD Muhammadiyah 15, SMP Muhammadiyah 17, dan SMA Muhammadiyah 9, serta anggota dan simpatisan Muhammadiyah di wilayah Wiyung.

Konsep Berbeda dengan Tahun Sebelumnya

Ketua PCM Wiyung, H. Suri Marzuki, SE., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia yang telah mempersiapkan kegiatan dengan baik.

Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan Baitul Arqom tahun ini memiliki konsep berbeda dibandingkan tahun sebelumnya, di mana peserta menginap di lembaga masing-masing dengan pusat kegiatan di masjid untuk memperkuat suasana iktikaf.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia dan peserta. Tahun ini kita adakan secara berbeda dengan konsep bermalam. Semoga ke depan bisa dilaksanakan dalam satu lokasi yang lebih terpusat,” ujarnya.

Materi Penguatan Ideologi dan Dakwah

Sesuai dengan agenda, kegiatan dimulai pada Sabtu (14/3/2026) pukul 13.00 WIB dan berakhir pada Ahad (15/3/2026) pukul 09.30 WIB.

Sejumlah narasumber hadir dalam kegiatan ini, di antaranya Dr. Moh Sulthon Amien, M.M., Dr. Syamsul Ma’arif, H. M. Arief An, M.H., H. Suri Marzuki, S.E., serta Ferry Yudi Antonius Saputro, M.Pd.I., yang membawakan materi seputar penguatan ideologi, dakwah, serta akhlak bermuhammadiyah.

Kesalihan Pribadi dan Sosial

Dalam salah satu sesi, Dr. Moh Sulthon Amien, M.M., yang juga Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur, menekankan pentingnya menjaga hubungan dengan Allah, sesama manusia, dan alam.

Ia menjelaskan bahwa kesalihan pribadi menjadi fondasi utama dalam membangun kesalihan sosial, yang tercermin dalam perilaku sehari-hari.

Iklan RSI Siti Aisyah Madiun

Menurutnya, praktik ibadah yang baik harus memenuhi beberapa kriteria, di antaranya dilakukan dengan ikhlas karena Allah, sesuai tuntunan Rasulullah, dilakukan secara konsisten (istiqamah), serta mampu membentuk akhlak yang baik.

Spiritualitas dan Makna Kehidupan

Ustaz Sulthon juga menyoroti pentingnya spiritualitas sebagai upaya memahami makna dan tujuan hidup dalam hubungan dengan Tuhan dan alam semesta.

Ia menyampaikan bahwa kecerdasan spiritual merupakan potensi tertinggi manusia yang perlu dikembangkan agar kehidupan menjadi lebih bermakna.

Untuk itu, ia mengajak peserta agar ibadah tidak hanya bersifat ritual, tetapi juga mampu menghadirkan kesadaran, keikhlasan, serta konsistensi dalam kehidupan sehari-hari.

Dari Ibadah Menuju Aksi Sosial

Dalam sesi interaktif, peserta diajak untuk merefleksikan bagaimana kesalihan pribadi dapat ditingkatkan menjadi kesalihan sosial melalui berbagai tindakan nyata.

Beberapa poin penting yang disampaikan antara lain pentingnya menumbuhkan empati sosial, menjadikan ibadah sebagai dasar akhlak sosial, serta membangun etos kerja dan tanggung jawab sebagai wujud kesalehan.

Selain itu, spiritualitas juga diharapkan dapat melahirkan kepeloporan sebagai agen perubahan serta diwujudkan dalam amal nyata yang bermanfaat bagi masyarakat.

Melalui kegiatan ini, PCM Wiyung berharap seluruh peserta dapat memperkuat komitmen dalam berorganisasi sekaligus mengimplementasikan nilai-nilai kesalihan pribadi dan sosial dalam kehidupan sehari-hari.

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu
Logo Depan Satriadev
Logo Belakang Satriadev
⚡ 1 Dekade ⚡