Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Ketua PWM Jatim Jadi Donatur Pertama Gercep, Ajak Warga Muhammadiyah Peduli Pendidikan

Iklan Landscape Smamda
Ketua PWM Jatim Jadi Donatur Pertama Gercep, Ajak Warga Muhammadiyah Peduli Pendidikan
Prof. Sukadiono saat menyampaikan sambutan. Foto: ahmad Fauzul
pwmu.co -

Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur Prof. Dr. dr. Sukadiono, M.M., menjadi donatur pertama Program Gerakan Cahaya Pendidikan (Gercep) dengan menyumbangkan Rp 5 juta.

Langkah ini menjadi contoh gotong royong warga Muhammadiyah untuk membantu meningkatkan kualitas dan pemerataan pendidikan.

Sukadiono menyerahkan donasi tersebut secara langsung melalui pembayaran QRIS yang ditampilkan di videotron Aula Mas Mansur, Ahad (11/10/2026).

Aksi itu dilakukan saat peluncuran Program GERCEP yang menjadi bagian dari upaya membangun kepedulian bersama di lingkungan Muhammadiyah.

Dalam sosialisasi program, Sukadiono menekankan bahwa kepedulian terhadap pendidikan perlu tumbuh, baik di tingkat institusi maupun individu. Menurutnya, sekolah dan warga Muhammadiyah harus sama-sama mengambil peran dalam mendukung kemajuan pendidikan.

“Bapak ibu yang jadi guru, terutama di sekolah-sekolah kaya, juga harus punya kepedulian. Artinya, ada kepedulian institusional dan ada kepedulian personal. Jadi, Gerakan Cahaya Pendidikan ini nanti biar sekolahnya bantu dan personelnya itu punya kepedulian,” ujarnya.

Program Gercep dirancang sebagai gerakan gotong royong warga Muhammadiyah untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan.

Melalui program ini, warga Muhammadiyah dari berbagai profesi dapat berkontribusi dengan besaran donasi yang ditetapkan untuk periode satu tahun.

SMPM 5 Pucang SBY

Pembayaran donasi dapat dilakukan secara daring sehingga memudahkan warga untuk berpartisipasi dari mana saja dan kapan saja.

Sukadiono menegaskan, salah satu semangat yang mendasari program ini adalah mendorong kepedulian sekolah yang memiliki kemampuan ekonomi lebih baik terhadap sekolah yang membutuhkan dukungan.

Dia mengingatkan, tanpa kepedulian dan semangat berbagi, kesenjangan antarsekolah berpotensi semakin lebar.

“Nah, dengan kondisi seperti ini, kalau kemudian sekolah-sekolah kaya itu tidak punya kepedulian, yang kaya akan makin kaya, yang miskin akan mati,” tegasnya.

Setelah Sukadiono memberikan donasi pertama, peserta Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen PNF) PWM Jawa Timur dipersilakan ikut berpartisipasi sesuai dengan besaran donasi berdasarkan kategori profesi masing-masing.

Melalui Gercep, semangat berbagi diharapkan tidak berhenti pada ajakan, tetapi menjadi gerakan bersama untuk membantu sekolah-sekolah Muhammadiyah agar memiliki kesempatan berkembang secara lebih merata. (*)

Revisi Oleh:
  • Agus Wahyudi - 13/10/2026 09:24
SD Kreatif
Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu