Salat Idulfitri 1447 Hijriah berlangsung khidmat di pelataran Kampus Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura), Jumat (20/3/2026). Sejak pagi hari, ribuan jamaah telah memadati area kampus untuk menunaikan ibadah salat Id, menciptakan suasana religius yang hangat dan penuh kebersamaan.
Cuaca pagi itu tampak agak mendung, dengan langit berlapis awan tipis yang menaungi kawasan kampus. Hawa sejuk terasa menyelimuti, menghadirkan ketenangan tersendiri bagi para jamaah yang datang bersama keluarga.
Angin berhembus pelan, menambah kekhusyukan suasana. Meski tanpa terik matahari, semangat jamaah tidak surut, justru suasana yang teduh membuat pelaksanaan ibadah semakin nyaman dan khidmat.
Bertindak sebagai khatib, Dr. Dwi Songgo, dosen Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB) Umsura, menyampaikan khutbah yang sarat makna dan relevan dengan tantangan zaman.
Dalam khotbahnya, ia menyoroti pentingnya pola asuh dan pendidikan anak di era modern yang semakin kompleks. Menurutnya, orang tua memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi masa depan yang kuat, beriman, dan berilmu.
Dia menegaskan tiga pilar utama dalam mendidik anak. Pertama, ketangguhan mental, yakni membentuk anak menjadi pribadi yang kuat, tidak mudah mengeluh, dan mampu menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

Kedua, spiritualitas yang kokoh, dengan menanamkan kedekatan kepada Allah SWT serta meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari. Ketiga, literasi wahyu, yaitu menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup utama sejak usia dini.
“Kita ingin melahirkan generasi yang tidak cengeng. Generasi yang dadanya dipenuhi iman kepada Allah, cintanya terpaut pada Rasul, dan pikirannya dibimbing oleh Al-Qur’an. Inilah modal utama kita menghadapi masa depan,” tegasnya dalam khutbah yang disimak dengan penuh perhatian oleh jamaah.
Pelaksanaan salat Id berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh kekhusyukan. Setelah khutbah berakhir, para jamaah saling berjabat tangan dan bermaaf-maafan dengan tetap menjaga keteraturan sebelum meninggalkan lokasi. Momentum ini menjadi simbol kuatnya ukhuwah islamiyah di tengah masyarakat.
Kegiatan ini kembali menegaskan peran PRM Sutorejo bersama Universitas Muhammadiyah Surabaya dalam memfasilitasi kebutuhan ibadah masyarakat.
Lebih dari itu, pelaksanaan Salat Id ini juga menjadi bagian dari syiar Islam berkemajuan yang terus digaungkan di Kota Pahlawan, sekaligus upaya nyata dalam membentuk generasi yang tangguh, berkarakter, dan bertauhid kuat. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments