PWMU.CO — KKN Kelompok 8 Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) menggelar kegiatan sosialisasi produk minuman olahan beras berupa tajin yang dipadukan dengan sosialisasi deklarasi mandiri pengajuan halal.
Acara ini berlangsung di Balai Desa Ganggang, Kecamatan Balongpanggang, dengan melibatkan ibu-ibu PKK Desa Ganggang sebagai peserta utama.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya ibu-ibu PKK sebagai motor penggerak desa. Khususnya perihal potensi kekayaan lokal berupa padi yang dapat diolah menjadi produk bernilai tambah.
Minuman tajin sendiri merupakan air rebusan beras yang kaya manfaat kesehatan. Dalam kegiatan ini, diperkenalkan inovasi tajin dengan aroma pandan sebagai diversifikasi produk.
Ketua Kelompok KKN 8 UMG 2025, Achmad Syauqi Al Munawwir, menyampaikan bahwa harapannya kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat Desa Ganggang untuk lebih kreatif dalam memanfaatkan hasil pertanian.
“Kami ingin ibu-ibu PKK bisa melihat bahwa padi tidak hanya bernilai sebagai beras. Tetapi juga bisa dikembangkan menjadi produk minuman sehat dan halal yang memiliki potensi ekonomi” ujarnya.
Sementara itu, Ketua PKK Desa Ganggang, Wiwin Aliya Ningsih memberikan apresiasi sekaligus masukan untuk kegiatan serupa ke depan.
“Kami sangat senang mendapat pengetahuan baru tentang olahan tajin dan juga proses pengajuan halal. Namun, akan lebih baik lagi jika kegiatan seperti ini bisa mengajak beberapa pelaku UMKM yang ada di Desa Ganggang, sehingga antusiasme dan dampaknya bisa lebih besar” tuturnya.
Dengan adanya kegiatan ini, harapannya ibu-ibu PKK mampu menjadi pionir dalam mengembangkan potensi desa. Sekaligus meningkatkan nilai ekonomi dari hasil pertanian padi melalui produk turunan yang inovatif dan halal.






0 Tanggapan
Empty Comments