Pelaksanaan Salat Idulfitri 1447 H di halaman SD Muhammadiyah Blimbingrejo berlangsung dengan khidmat dan penuh kebersamaan, Jumat (20 Maret 2026 M/1 Syawal 1447 H).
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Blimbingrejo dan warga sekitar Blimbingrejo ini dimulai sejak pukul 06.00 WIB dan berakhir sekitar pukul 07.30 WIB.
Sejak pagi hari, jamaah telah berdatangan memadati lokasi. Tercatat lebih dari 2.500 jamaah hadir untuk menunaikan salat Idulfitri, terdiri dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang tua.
Suasana kebersamaan dan kekhusyukan begitu terasa, terlebih saat gema takbir berkumandang menyambut hari kemenangan.
Bertindak sebagai imam sekaligus khotib, H. Abdul Haris Zulmi, S.Pd., M.Pd.I., menyampaikan khutbah yang mengangkat tema keutamaan salat dalam kehidupan seorang muslim.
Dalam pesannya, beliau menegaskan bahwa salat bukan sekadar kewajiban, tetapi juga menjadi penyejuk hati di tengah berbagai persoalan hidup serta sumber energi spiritual yang menguatkan jiwa.
Dalam salah satu bagian khutbahnya, beliau menyampaikan pesan yang menggugah kesadaran jamaah.
“Kita ini bisa meninggal kapan saja (mati anytime), maka persiapkan bekal sebaik-baiknya. Perbanyak sedekah dan infak kapan pun (sodaqoh infaq everytime), karena itulah yang akan menjadi penolong kita di akhirat nanti,”
Pesan tersebut mengajak jamaah untuk senantiasa mengingat kematian dan memperbanyak amal kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.
Pelaksanaan salat berlangsung tertib dan lancar. Panitia turut mengatur barisan jamaah dengan rapi sehingga kegiatan dapat berjalan dengan nyaman dan aman.
Di akhir kegiatan, tersirat harapan agar semangat Idulfitri tidak hanya berhenti pada seremoni, tetapi mampu terus hidup dalam keseharian.
Melalui salat, sedekah, dan kepedulian sosial, diharapkan masyarakat Blimbingrejo semakin kuat dalam keimanan, semakin erat dalam persaudaraan, serta mampu menjadi pribadi yang lebih baik setelah Ramadan.(*)





0 Tanggapan
Empty Comments