
PWMU.CO – Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah (Lazismu) Kota Batu kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung dunia pendidikan melalui program Pilar Pendidikan yang diselenggarakan pada Sabtu (19/7/2025), di Aula SMK Muhammadiyah 1 Kota Batu.
Program ini mencakup tiga bentuk bantuan strategis, yaitu:
- Beasiswa Mentari senilai Rp66.900.000 yang diberikan kepada siswa dari keluarga prasejahtera untuk membantu biaya pendidikan selama tahun ajaran berjalan.
- Bakti Guru senilai Rp10.800.000 yang diberikan kepada guru honorer sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi mereka dalam mendidik generasi bangsa.
- Bantuan Pengadaan Perlengkapan TPA untuk TPA Surya Sakinah, guna mendukung kegiatan belajar-mengajar anak-anak dalam pendidikan keagamaan.
Dalam acara tersebut, para perwakilan penerima bantuan hadir dan menerima secara simbolis. Kehadiran mereka menjadi bukti nyata sinergi antara Lazismu dan masyarakat dalam memperkuat sektor pendidikan.
Manager Eksekutif Lazismu Kota Batu, Ramadhian, dalam sambutannya menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud nyata dari amanah para donatur yang disalurkan kepada pihak yang berhak menerima.
“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban pendidikan serta menjadi penyemangat bagi siswa dan guru untuk terus berkontribusi membangun generasi unggul,” ujarnya.
Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Batu, Tsalis Rifai ST MM, dalam sambutannya menyampaikan bahwa program ini adalah bagian dari ikhtiar Muhammadiyah dalam memastikan pendidikan dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi program Lazismu ini. Ini adalah bukti nyata bahwa zakat, infak, dan sedekah yang dikelola secara profesional dapat memberikan dampak besar, khususnya di bidang pendidikan,” ujarnya.
Wakil Ketua PDM Kota Batu yang membidangi Lazismu, Prof Dr Ir Damat MP IPM, menekankan pentingnya keberlanjutan program.
“Kita tidak hanya memberi bantuan, tapi juga membuka jalan bagi anak-anak untuk bermimpi dan bagi guru untuk terus mengabdi. Ini adalah bagian dari jihad kita di bidang pendidikan,” jelasnya.
Acara ini juga dihadiri oleh Pimpinan Daerah Aisyiyah Kota Batu, pimpinan amal usaha Muhammadiyah (AUM), para guru, wali siswa, serta penerima manfaat yang dengan penuh syukur menerima bantuan. Penyerahan dilakukan secara simbolis dan berlangsung khidmat serta penuh kekeluargaan.
Suasana haru dan syukur menyelimuti acara saat para penerima manfaat menyampaikan testimoni secara langsung. Aurora, salah satu penerima Beasiswa Mentari, mengungkapkan kebahagiaannya:
“Saya sangat terharu dan bersyukur. Saya akan memanfaatkannya sebaik mungkin untuk terus berprestasi dan tidak menyia-nyiakan kepercayaan ini,” tuturnya.
Testimoni juga datang dari orang tua penerima. Seorang ibu menyampaikan rasa terima kasihnya:
“Kami sekeluarga mengucapkan terima kasih kepada Lazismu. Bantuan ini sangat membantu kami. Semoga Laazismu Kota Batu terus diberi kelancaran dalam membantu lebih banyak orang.”
Sementara itu, dari kalangan guru, Titik, salah satu penerima Program Bakti Guru, mengatakan, “Selama ini kami mengajar dengan semangat dan hati yang gembira. Bantuan ini sangat berarti. Bukan sekadar materi, tetapi bentuk penghargaan atas perjuangan guru honorer seperti kami. Terima kasih banyak untuk Lazismu.”
Acara ditutup dengan sesi dokumentasi bersama seluruh penerima dan pimpinan. Penyaluran bantuan ini diharapkan menjadi langkah awal dari semangat kolaborasi dan kebermanfaatan yang berkelanjutan. (*)
Penulis RZL Editor Wildan Nanda Rahmatullah






0 Tanggapan
Empty Comments