Lima siswi kelas 5 Germany SD Muhammadiyah 1 Driyorejo (SD Mudri) Gresik, menunjukkan kemampuan seni tari dengan membawakan Tari Rupo Kembyang asal Banyuwangi dalam lomba tari perayaan 8th Anniversary Icon Mall Gresik, Selasa (27/10/2026).
Bertempat di Grand Atrium Icon Mall Gresik, kegiatan yang dimulai pukul 15.00 WIB ini menghadirkan tiga kategori lomba tari.
Yakni kategori A untuk usia 3–7 tahun, kategori B untuk usia 8–12 tahun, dan kategori C untuk peserta berusia 13 tahun ke atas.
Kelima siswi SD Mudri tampil pada pukul 20.00 WIB. Mereka adalah Clarissa Julietta Y, Skye Jeshanum R, Wafa Alisha, Annisa Widya S, dan Anindya Jamilah H.
Tuntut Kekompakan hingga Penghayatan
Dengan balutan kostum tari bernuansa hijau dan kuning, mereka menghadirkan penampilan yang segar dan menarik di atas panggung. Mahkota bunga kuning melengkapi penampilan mereka.
Tari Rupo Kembyang yang mereka bawakan membutuhkan kekompakan, ketepatan gerak, serta penghayatan terhadap irama.
Untuk mempersiapkan penampilan tersebut, tim tari berlatih secara intensif selama tiga minggu penuh.
Selama pertunjukan berlangsung, para siswi didampingi oleh guru pendamping SD Mudri, Yasmin Wahyu Zuroida SPd dan Dyah Fitri Hastutik SPd.
Selain itu, Pelatih tari, Depriana Dwi Ningrum SPd juga hadir untuk mendampingi sekaligus memberikan dukungan kepada anak-anak.
Kepala SD Mudri, Debbie Chintya Rose SPd mengungkapkan kebanggaannya melihat keberanian dan kemampuan para siswi dalam membawakan tarian yang memiliki tingkat kesulitan cukup tinggi untuk anak usia sekolah dasar.
“Saya bangga melihat anak-anak mampu menampilkan tarian yang cukup sulit untuk usia mereka, tetapi bisa membawakannya dengan apik. Ini menjadi pengalaman berharga bagi mereka untuk belajar, berlatih, dan mengembangkan potensi diri” tuturnya.
Keikutsertaan dalam ajang ini menjadi kesempatan bagi siswi untuk mengasah keterampilan seni, melatih kedisiplinan, serta membangun rasa percaya diri ketika tampil di hadapan publik.
Melalui kegiatan tersebut, SD Mudri berharap siswi semakin berani mengeksplorasi bakat dan minatnya, sekaligus mengenal kekayaan budaya Nusantara melalui seni tari tradisional.
Pengalaman ini juga menjadi bagian dari proses pembelajaran untuk membentuk generasi yang kreatif, percaya diri, dan menghargai keberagaman budaya Indonesia.






0 Tanggapan
Empty Comments