Iklan SDM 4 Mudipat 2026

Little Light Online, SD Muhammadiyah 3 Ikrom Hadirkan Cahaya Pembelajaran hingga ke Rumah

Iklan Smamda Sidoarjo 2026
Little Light Online, SD Muhammadiyah 3 Ikrom Hadirkan Cahaya Pembelajaran hingga ke Rumah
Little Light Online, SD Muhammadiyah 3 Ikrom Hadirkan Cahaya Pembelajaran hingga ke Rumah. (Afidah/PWMU.CO)
pwmu.co -

Belajar tidak harus berhenti ketika murid meninggalkan ruang kelas. Semangat inilah yang dihadirkan SD Muhammadiyah 3 “Ikrom” Wage melalui salah satu program unggulannya, Little Light Online. Program pendampingan pembelajaran jarak jauh ini menjadi upaya sekolah dalam memperkuat pemahaman materi sekaligus menanamkan karakter positif melalui pemanfaatan teknologi digital.

Program yang melibatkan sekitar 280 murid kelas 4 hingga kelas 6 ini dilaksanakan secara serentak bersama wali kelas masing-masing, setiap Jumat pada minggu ketiga, pukul 18.30–19.30 WIB. Sejak dimulai pada Agustus 2026, Little Light Online telah berjalan selama tiga bulan, yakni Agustus, September, dan Oktober.

Kepala SD Muhammadiyah 3 “IKROM” Wage, Nur Suciati, M.Pd., menyampaikan bahwa program ini merupakan salah satu bentuk komitmen sekolah untuk memberikan pendampingan belajar kepada murid hingga di rumah, baik dalam penguatan materi pembelajaran maupun pembentukan karakter.

“Program Little Light Online diberikan sebagai upaya sekolah untuk menyediakan wadah bagi guru dalam mendampingi murid belajar di rumah. Harapannya, murid semakin termotivasi untuk memperdalam materi dan memantapkan karakter yang telah dipelajari di sekolah,” ungkapnya.

Ia juga menjelaskan bahwa guru memiliki peran penting sebagai fasilitator dan motivator bagi murid dalam menuntut ilmu. Peran tersebut diibaratkan seperti cahaya yang senantiasa menyinari lingkungan sekitarnya. Filosofi inilah yang tercermin dalam nama Little Light Online, yakni harapan agar kehadiran guru dapat terus memberikan penerangan, inspirasi, dan semangat belajar meskipun tidak berada dalam ruang yang sama.

Pelaksanaan program disesuaikan dengan kebutuhan belajar setiap jenjang. Murid kelas 4 dan 5 mengikuti kegiatan review materi pembelajaran untuk memantapkan pemahaman terhadap materi yang telah dipelajari di sekolah. Sementara itu, murid kelas 6 berfokus pada latihan soal Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai bagian dari persiapan menghadapi asesmen.

Salah satu kegiatan pembelajaran yang berlangsung di kelas 5 Ar Royyan mengangkat materi Pendidikan Pancasila tentang macam-macam norma dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan dikemas secara interaktif melalui beberapa aktivitas, mulai dari menjawab soal, mengelompokkan perilaku yang sesuai dengan norma, hingga membaca sebuah bacaan dan mencari solusi atas permasalahan yang berkaitan dengan penerapan norma.

Melalui kegiatan tersebut, murid tidak hanya diajak mengingat kembali materi yang telah dipelajari, tetapi juga memahami penerapannya dalam kehidupan nyata. Murid berlatih mengidentifikasi perilaku, menganalisis permasalahan, menyampaikan pendapat, dan menentukan solusi yang tepat. Aktivitas ini sekaligus menjadi sarana untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menaati norma di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat.

Suasana pembelajaran berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab yang memberikan kesempatan kepada murid untuk berpartisipasi secara aktif. Guru tidak hanya menyampaikan materi, tetapi juga mendorong murid berani mengutarakan jawaban dan pendapat, sekaligus memberikan ruang bagi teman-temannya untuk ikut berinteraksi. Dengan demikian, pembelajaran menjadi lebih hidup dan memberikan pengalaman belajar yang bermakna.

Iklan SMPM 5 Surabaya 2026

Anis Hidayati, S.Pd.SD., menyampaikan bahwa program Little Light Online tidak berhenti pada semester gasal. Program ini direncanakan kembali pada semester genap sebagai bagian dari upaya sekolah menghadirkan pendampingan pembelajaran yang berkelanjutan.

“Para guru diharapkan dapat memberikan pendampingan pembelajaran daring yang menyenangkan untuk memperkuat pemahaman, menumbuhkan semangat belajar, dan mengembangkan kemampuan berpikir kritis murid. Hal yang utama adalah membiasakan murid menggunakan teknologi untuk kegiatan yang positif dan bermanfaat,” jelasnya.

Manfaat program ini juga dirasakan oleh orang tua murid. Nur Oktaviani, wali murid kelas 5 Ar Royyan sekaligus ibunda ananda Rengganis, menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan Little Light Online. Menurutnya, kegiatan ini membantu anak mengulas kembali pembelajaran yang telah diterima di sekolah sehingga pemahaman terhadap materi menjadi lebih mantap.

“Program Little Light Online ini sangat bagus dan diharapkan dapat terus dilanjutkan. Kegiatan ini membantu anak-anak mereview kembali proses belajar mengajar di sekolah sehingga pemahaman mereka semakin kuat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana mengulang kembali terhadap materi yang telah dipelajari disekolah,” tuturnya.

Ia juga mengapresiasi cara guru mendampingi pembelajaran yang memberikan kesempatan kepada setiap anak untuk terlibat aktif. Melalui sesi tanya jawab, murid dapat menyampaikan jawaban dan pendapatnya, sekaligus belajar menghargai kesempatan teman lain untuk berpartisipasi.

Melalui Little Light Online, SD Muhammadiyah 3 “IKROM” Wage berupaya menghadirkan pembelajaran yang tidak terbatas pada ruang kelas dan jam sekolah. Sinergi antara guru, murid, dan orang tua menjadi bagian penting dalam menciptakan pengalaman belajar yang lebih berkelanjutan.

Lebih dari sekadar mengulang materi, program ini menjadi ruang bagi murid untuk memperkuat pemahaman, melatih keberanian berpendapat, mengembangkan kemampuan berpikir kritis, serta membiasakan pemanfaatan teknologi secara positif. Sebagaimana cahaya kecil yang terus menerangi sekitarnya, Little Light Online diharapkan mampu menumbuhkan semangat belajar dan mengantarkan murid menjadi generasi yang berilmu, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan. (*)

Revisi Oleh:
  • Nadjib Hamid - 18/10/2026 09:58
SD Kreatif
Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu