Panti Asuhan dan Pondok Pesantren (PA/PP) Al-Mizan Muhammadiyah Cabang Lamongan menggelar lomba panahan tingkat Jawa Timur. Kegiatan bertajuk Al-Mizan Archery Competition 2025 ini berlangsung pada Sabtu (30/8/2025) di halaman Masjid Al-Ghoihab, Kampus 2 Al-Mizan.
Kompetisi tersebut diikuti 126 peserta dari jenjang SD/MI dan SMP/MTs se-Jawa Timur. Kehadiran ratusan peserta membuat suasana milad ke-40 Panti Asuhan Muhammadiyah (PAM) Al-Mizan semakin meriah.
Direktur PA/PP Al-Mizan Muhammadiyah Cabang Lamongan, Ustadz Mujianto MPdI, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang hadir.
“Kami ucapkan selamat datang kepada tamu undangan, khususnya kepada para peserta lomba. Acara ini diselenggarakan dalam rangka memperingati milad PAM ke-40,” ujarnya.
Ia menambahkan, pihaknya memberikan apresiasi khusus bagi para pemenang.
“Lebih lanjut, jika para peserta lomba meraih juara 1, 2, dan 3, kalian akan mendapatkan tiket masuk Al-Mizan tanpa tes dan tanpa pendaftaran,” katanya.
Sebagai tuan rumah, Mujianto juga menyampaikan rasa terima kasih dan permohonan maaf.
“Terima kasih atas partisipasi dari semua peserta dan panitia. Kami selaku tuan rumah mohon maaf bila tempat yang kami siapkan kurang nyaman. Selamat mengikuti kompetisi ini, semoga sukses dan lancar acaranya,” ujarnya.
Sementara itu, Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (Kormi) Lamongan yang diwakili Febri Hardian memberikan apresiasi atas terselenggaranya lomba ini.
“Terima kasih kepada pihak Al-Mizan. Semoga dengan lomba panahan ini memberikan manfaat ke depannya, baik bagi peserta maupun tamu undangan. Karena panahan termasuk olahraga yang disunnahkan untuk dikerjakan,” ucapnya.
Sambutan berikutnya datang dari Federasi Seni Panahan Tradisional Indonesia (Fespati) Jawa Timur. Hendra Gunawan yang hadir membuka acara secara resmi sekaligus memberikan pesan motivasi.
“Terima kasih kepada Al-Mizan karena telah menyelenggarakan lomba panahan tingkat Jawa Timur. Semoga lomba ini dijalankan oleh para peserta dengan semangat dan bahagia,” harapnya.
Lomba panahan tersebut ditandai dengan pembukaan simbolis berupa pelepasan anak panah secara bersama-sama oleh tamu undangan. Suasana kian semarak dengan sorak dukungan dari guru, wali peserta, serta masyarakat yang turut menyaksikan jalannya kompetisi.
Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini diharapkan mampu menjadi sarana pengenalan olahraga sunnah kepada generasi muda. Panahan tidak hanya melatih keterampilan fisik, tetapi juga konsentrasi, ketenangan, dan sportivitas.
Dengan dukungan banyak pihak, panitia optimistis lomba ini dapat menjadi agenda rutin di tahun-tahun mendatang, sekaligus mempererat silaturahmi antar-lembaga pendidikan Muhammadiyah di Jawa Timur. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments