Petualangan peserta study tour MadtsaMutu Pondok Modern Paciran berlanjut di Jatim Park 1, Kota Batu, Rabu (28/01/2026).
Destinasi ini menyuguhkan kombinasi edukasi dan hiburan yang memacu adrenalin. Rombongan siswa MadtsaMutu Pondok Modern Paciran menjelajahi beragam wahana yang tersedia.
Bagi siswa yang menyukai tantangan sains, area pusat sains menjadi daya tarik utama. Mereka mencoba berbagai percobaan melalui alat peraga fisika, kimia, dan matematika yang dikemas secara interaktif. Wahana seperti timbangan air, rangkaian listrik, dan cermin ajaib berhasil memicu rasa penasaran sekaligus membantu siswa mempraktikkan konsep-konsep ilmiah secara langsung.
“Alhamdulillah, peraga di sini menarik,” ujar Deni Erlangga, siswa kelas 8C, sambil memeragakan percobaan gerak.
Tak hanya sains, siswa yang tertarik pada budaya dan sejarah Indonesia juga menghabiskan waktu menyusuri kekayaan warisan bangsa di area Galeri Etnik Nusantara dan Museum D’Topeng Kingdom (Indonesia Heritage Museum).
Area budaya ini berfungsi sebagai pusat pembelajaran yang menampilkan ribuan peninggalan bersejarah dari Sabang hingga Merauke. Koleksinya meliputi ribuan topeng tradisional dari berbagai suku, beragam senjata tradisional, serta artefak antik dan alat simbolis dari zaman batu hingga budaya Peranakan. Melalui 17 zona budaya berbeda, siswa mendapatkan gambaran tentang sejarah dan keunikan peradaban Nusantara.
Setelah berkeliling area edukasi, para siswa bergegas menguji adrenalin di wahana hiburan ekstrem. Di antara wahana paling menantang adalah Flying Tornado, wahana putar raksasa yang bergerak acak di ketinggian, serta 360° Pendulum, ayunan raksasa yang berputar penuh secara vertikal dan horizontal.
Bagi pecinta roller coaster, tersedia Superman Coaster dan Gatot Kaca Coaster yang melaju kencang, menantang gravitasi dengan tikungan tajam dan looping terbalik. Pengalaman ekstrem lainnya dilengkapi Himalaya Coaster dan Sky Swinger, ayunan tinggi yang berputar kencang di udara.
Panitia memberikan keleluasaan waktu sekitar tiga jam agar siswa dapat bebas bereksplorasi. Meski demikian, tim pendamping tetap siaga untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan lancar.
“Beberapa siswa ada yang pusing setelah mencoba wahana permainan,” terang Feny Yuliana Dewi, salah satu guru pendamping. Karena itu, panitia mengimbau agar siswa mengukur kemampuan diri dan memilih permainan yang dirasa nyaman.
Secara keseluruhan, kunjungan ke Jatim Park 1 ini sukses memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan dan tak terlupakan bagi peserta study tour MadtsaMutu Pondok Modern Paciran. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments