Iklan SDM 4 Mudipat 2026

Mahasiswa KKN Tematik 24 UMG Resmikan Greenhouse Toga di Desa Dooro

Iklan Smamda Sidoarjo 2026
Mahasiswa KKN Tematik 24 UMG Resmikan Greenhouse Toga di Desa Dooro
Penutupan sekaligus Peresmian Greenhouse Tanaman Obat Keluarga (Toga) Mahasiswa KKN Tematik Kelompok 24 UMG di Desa Dooro, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, Sabtu (31/10/2026). Foto: Annisa.
BANNER RSI AISYIYAH MALANG
pwmu.co -

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Kelompok 24 Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) meresmikan Greenhouse Tanaman Obat Keluarga (Toga), Sabtu (31/10/2026).

Kegiatan tersebut sekaligus secara resmi menutup rangkaian kegiatan pengabdian di Desa Dooro, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik.

Acara yang digelar di balai desa tersebut dihadiri perangkat desa, tokoh masyarakat, ibu-ibu warga, serta anggota kelompok KKN.

Kegiatan ini mengusung tema “Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program KKN BERDAMPAK dengan Optimalisasi Potensi Lokal Menuju Desa Mandiri”.

Greenhouse Toga menjadi program kerja utama (proker unggulan) kelompok selama masa pengabdian di Desa Dooro.

Jadi Pusat Edukasi Warga

Pemanfaatan tanaman obat keluarga masih belum optimal di tengah masyarakat, padahal tanaman tersebut mudah dibudidayakan dan memiliki manfaat kesehatan.

Melalui Greenhouse Toga, mahasiswa KKN menghadirkan sarana budidaya yang terlindung dari panas dan hujan sekaligus menjadi pusat edukasi bagi warga, terutama ibu-ibu dan anak-anak.

Greenhouse dibangun di lahan dekat Taman Kanak-kanak Dharmawanita Persatuan “Dooro” agar mudah diakses dan dapat menjadi sarana belajar bagi anak usia dini.

Sesuai semangat program, Toga yang ditanam dikemas dengan pesan sederhana: tanam, rawat, manfaatkan.

Pembangunan greenhouse berlangsung bertahap selama kurang lebih sepuluh minggu masa KKN dengan tahapan sebagai berikut:

  • Minggu ke-4 (28, 29, 30 Agustus 2026): pengerjaan awal, meliputi survei dan penyiapan lahan, pengukuran, serta perakitan awal rangka greenhouse.
  • Minggu ke-5 hingga ke-8 (September 2026): pemasangan rangka dan atap peneduh, pemasangan dinding dan pintu, penataan lahan, serta pembuatan media tanam dari botol bekas yang dimanfaatkan ulang sebagai pot.
  • Minggu ke-9 (2, 3, 4 Oktober 2026): penyelesaian akhir, penanaman bibit Toga, pemasangan banner dan label QR code informasi tanaman, serta penataan area sekitar.

Seluruh proses dikerjakan secara gotong royong bersama warga dan pihak desa. Greenhouse berstruktur rangka aluminium dengan atap paranet yang melindungi tanaman dari terik matahari.

Budidayakan 9 Tanaman

Greenhouse Toga ini ditanami sembilan jenis tanaman obat keluarga, yaitu jahe, kunyit putih, serai, kemangi, kencur, daun sirih, bunga telang, kumis kucing, dan daun salam.

Setiap tanaman dilengkapi label dengan QR code yang memuat informasi manfaat dan cara perawatannya, sehingga warga dapat belajar secara mandiri.

Iklan SMPM 5 Surabaya 2026

Peresmian ditandai dengan pemotongan pita oleh perwakilan pihak desa didampingi anggota KKN, disusul pemotongan tumpeng dan sesi foto bersama.

Acara diawali dengan pemaparan singkat hasil program KKN dan penayangan dokumentasi kegiatan selama pengabdian, dilanjutkan dengan ramah tamah bersama warga.

Tanggapan Kades Dooro

Kepala Desa Dooro, Choirul Umam SPdI, menyampaikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa. “Kami berterima kasih kepada adik-adik KKN UMG. Greenhouse Toga ini bukan sekadar bangunan, tapi bekal bagi warga untuk hidup lebih sehat dengan memanfaatkan pekarangan sendiri. Kami berharap warga ikut merawatnya agar manfaatnya berkelanjutan” ujarnya.

Ketua Kelompok KKN Tematik 24, Amru Shafy Allam, mengungkapkan bahwa program ini lahir dari potensi yang ada di desa.

“Kami ingin kehadiran kami meninggalkan sesuatu yang nyata dan bisa terus dimanfaatkan. Harapan kami, greenhouse ini menjadi awal kemandirian masyarakat Dooro dalam mengelola tanaman obat keluarga” katanya.

Sementara itu, salah satu warga, Ibu Ida, mengaku senang dengan adanya greenhouse tersebut. “Anak-anak jadi bisa belajar mengenal tanaman obat. Kami juga jadi tahu manfaat tanaman yang selama ini hanya dianggap biasa” tuturnya.

Harapan ke Depan

Setelah serah terima, pengelolaan greenhouse diharapkan dilanjutkan oleh pemerintah desa dan warga, termasuk kader PKK dan lembaga pendidikan sekitar, agar tanaman terus terawat dan hasilnya dapat dimanfaatkan masyarakat.

Pihak KKN berharap program ini dapat direplikasi di lingkungan lain sebagai wujud pemberdayaan masyarakat menuju desa mandiri.

Penutupan KKN Tematik Kelompok 24 ini sekaligus menandai berakhirnya masa pengabdian mahasiswa UMG di Desa Dooro.

Kelompok KKN menyampaikan terima kasih kepada pemerintah desa, dosen pembimbing lapangan, dan seluruh warga yang telah mendukung program selama pengabdian.

Revisi Oleh:
  • Danar Trivasya Fikri - 03/11/2026 14:59
SD Kreatif
Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu