
PWMU.CO – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Kelompok 42 yang bertugas di Desa Giri sukses menggelar sosialisasi bertajuk Digitalisasi Marketing dan Sertifikasi Halal bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Acara yang berlangsung di Balai Desa Giri ini menghadirkan narasumber ahli, Bapak Nur Cahyadi, serta dihadiri oleh Ibu Kepala Desa Giri dan puluhan pelaku UMKM yang antusias mengikuti jalannya kegiatan, Ahad (23/2/2025).
Dalam pemaparannya, Bapak Nur Cahyadi menekankan bahwa digitalisasi marketing adalah kunci untuk memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan daya saing produk lokal.
“UMKM harus melek digital. Dengan pemasaran berbasis media sosial dan e-commerce, produk-produk kita bisa menjangkau pasar yang lebih luas, bahkan hingga mancanegara,” ujarnya.
Tak hanya itu, beliau juga menjelaskan strategi praktis dalam membangun branding yang kuat, cara mengoptimalkan media sosial untuk penjualan, serta pemanfaatan marketplace sebagai platform pemasaran modern.
Para peserta tampak antusias mencatat setiap poin penting yang disampaikan dan berdiskusi tentang tantangan yang mereka hadapi dalam dunia digital.
Sertifikasi Halal: Jaminan Kepercayaan Konsumen
Selain digitalisasi, sertifikasi halal juga menjadi topik utama dalam sosialisasi ini. Bapak Nur Cahyadi mengungkapkan bahwa sertifikasi halal bukan hanya sekadar label, tetapi juga menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan konsumen.
“Sertifikasi halal membuka peluang besar bagi UMKM untuk menjangkau pasar yang lebih luas, terutama di Indonesia yang mayoritas penduduknya Muslim,” jelasnya.
Ibu Kepala Desa Giri turut memberikan apresiasi atas kegiatan ini. “Kami sangat berterima kasih kepada mahasiswa KKN Tematik Kelompok 42 atas dedikasinya dalam mendukung perkembangan UMKM di Desa Giri.”
“Kami berharap para pelaku usaha dapat memanfaatkan ilmu yang diberikan untuk mengembangkan usahanya lebih jauh,” katanya.

UMKM Desa Giri: Siap Bertransformasi!
Antusiasme peserta terlihat saat sesi tanya jawab, di mana banyak pelaku UMKM yang mengajukan pertanyaan terkait implementasi strategi digital serta langkah-langkah dalam mengurus sertifikasi halal.
Beberapa peserta bahkan langsung berkonsultasi dengan narasumber mengenai kendala spesifik yang mereka hadapi.
Sebagai tindak lanjut, mahasiswa KKN Tematik Kelompok 42 juga berkomitmen untuk mendampingi para pelaku UMKM dalam menerapkan digitalisasi pemasaran dan memfasilitasi mereka dalam proses pengajuan sertifikasi halal.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan UMKM di Desa Giri semakin siap menghadapi era digital dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Dengan semangat inovasi dan pemberdayaan, mahasiswa KKN Tematik Kelompok 42 terus menunjukkan kontribusi nyata dalam membangun ekonomi desa.
Semoga inisiatif ini menjadi langkah awal bagi UMKM Desa Giri untuk terus berkembang dan bersaing di era modern! (*)
Penulis Brilliant Primagiga Editor Alfain Jalaluddin Ramadlan






0 Tanggapan
Empty Comments