Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Mahasiswa KKN UM Surabaya Gandeng BPP Beri Penyuluhan Pengendalian Hama Tikus di Desa Sawahan

Iklan Landscape Smamda
Mahasiswa KKN UM Surabaya Gandeng BPP Beri Penyuluhan Pengendalian Hama Tikus di Desa Sawahan
Foto bersama setelah kegiatan penyuluhan dan penyebaran Pestisida untuk melawan hama tikus (Muhammad Raihan/PWMU.CO)
pwmu.co -

Hama tikus menjadi masalah serius dan utama bagi para petani di Desa Sawahan, Kecamatan Lengkong, Kabupaten Nganjuk.

Hal tersebut menjadi alasan bagi Tim Kelompok 23 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Surabaya (UM Surabaya) untuk mengadakan program kerja yang bersifat preventif dan kuratif, yaitu Penyuluhan dan Penyebaran Pestisida untuk Melawan Hama Tikus pada Senin (4/8/2025) di Posko KKN Kelompok 23.

Kegiatan ini menggandeng berbagai pihak, terutama Badan Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Lengkong sebagai pemateri. Selain itu, kegiatan ini juga melibatkan perangkat Desa Sawahan dan Serikat Tani Desa Sawahan.

Tema “Lawan Hama, Jaga Panen, Pakai Sidarat” ini dipilih sebagai seruan semangat yang menarik dan memotivasi para petani di Desa Sawahan untuk bersama-sama melindungi hasil panen mereka.

Pemateri dari BPP Kecamatan Lengkong, Yuni Pusporini, menekankan pentingnya Keselamatan, Kesehatan, dan Keamanan (3K) dalam penggunaan pestisida seperti Sidarat untuk melawan hama tikus.

“3K penting untuk diterapkan karena saat ini masih banyak kasus penggunaan pestisida tanpa memperhatikan prinsip tersebut. Contoh kecilnya adalah penggunaan pestisida tanpa mengenakan sarung tangan yang aman saat penyemprotan dan penyebaran,” ujarnya.

Penyuluhan ini juga membuka sesi tanya jawab bagi para petani agar mereka dapat berdiskusi langsung dengan pemateri.

Penyebaran Sidarat ke Sawah-Sawah Warga

Tidak hanya penyampaian teori melalui penyuluhan, para petani juga melakukan praktik langsung penggunaan dan penyebaran pestisida sesuai prinsip 3K, dengan dibimbing dan diawasi langsung oleh pihak BPP.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Praktik dan penyebaran pestisida ini dilakukan di sawah-sawah warga, yang berada di Dusun Banjaranyar, Desa Sawahan, selepas penyuluhan.

Program kerja ini mendapat antusiasme tinggi dan respons positif dari para petani maupun warga. Salah satunya, Ibu Andrik.

“Kegiatan ini sangat baik dan bermanfaat karena dapat membantu para petani untuk meminimalisir adanya hama tikus yang mengganggu pertanian warga,” ungkapnya.

Program kerja ini ditutup dengan sesi foto bersama seluruh pihak yang terlibat, mulai dari BPP, perangkat Desa Sawahan, Serikat Tani Desa Sawahan, Tim KKN Kelompok 23, hingga warga Desa Sawahan.

Setelah sesi foto bersama, para peserta menikmati makan bersama sebagai ungkapan rasa syukur dan harapan agar serangan hama tikus di Desa Sawahan dapat berkurang bahkan hilang sepenuhnya. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu