Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Mahasiswa UMM Ciptakan Steam Press Ecoprint, Bantu UMKM Tingkatkan Kualitas Produksi

Iklan Landscape Smamda
Mahasiswa UMM Ciptakan Steam Press Ecoprint, Bantu UMKM Tingkatkan Kualitas Produksi
Mahasiswa UMM Ciptakan Steam Press Ecoprint, Foto: Humas Kemendikdasmen/PWMU.CO
pwmu.co -

Inovasi teknologi tepat guna kembali lahir dari kampus. Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menghadirkan Steam Press Ecoprint, alat produksi yang dirancang untuk membantu pelaku UMKM meningkatkan kualitas sekaligus efisiensi proses pembuatan kain ecoprint.

Inovasi ini dikembangkan Iqbal Rafif Yuliono, mahasiswa Program Studi Teknik Industri UMM angkatan 2023 bersama timnya melalui mata kuliah Perancangan dan Pengembangan Produk (P3). Gagasan tersebut muncul dari pengamatan langsung di lapangan terhadap proses ecoprint yang dinilai masih menghadapi kendala, terutama pada konsistensi warna dan lamanya durasi produksi.

Iqbal menjelaskan, metode ecoprint yang umum digunakan pelaku usaha masih bertumpu pada teknik manual maupun otomatis sederhana. Keduanya dinilai belum mampu menghasilkan detail motif dan ketajaman warna secara optimal.

“Kami melihat ecoprint biasanya dilakukan manual atau otomatis. Dari situ muncul ide menggabungkan keduanya dengan memanfaatkan mesin press yang dipadukan sistem uap,” ujarnya saat diwawancarai Tim Humas UMM, Selasa (27/1/2026).

Steam Press Ecoprint bekerja dengan memadukan panas, uap, dan tekanan melalui pelat logam pada mesin press. Pendekatan ini berbeda dengan metode kukus konvensional yang menggunakan air secara langsung, yang kerap menghasilkan warna kurang tajam dan motif tidak merata.

Berdasarkan hasil uji coba, penggunaan uap bertekanan mampu menghasilkan warna kain lebih kuat serta detail motif lebih jelas. Metode ini juga membantu menjaga konsistensi hasil, terutama saat produksi dalam jumlah lebih banyak.

Alat tersebut telah diuji coba secara terbatas pada pelaku UMKM, salah satunya Kenikir Natural Ecoprint di Bululawang, Kabupaten Malang. Hasil pengujian menunjukkan peningkatan kualitas visual kain sekaligus warna yang lebih konsisten.

Dari sisi efisiensi, Steam Press Ecoprint tidak semata mengejar kecepatan produksi. Alat ini dirancang agar proses dapat disesuaikan dengan tingkat detail motif yang diinginkan, sehingga pelaku usaha tetap mampu menghasilkan produk bernilai jual lebih tinggi.

Iklan RSI Siti Aisyah Madiun

Menariknya, alat ini juga dirancang ramah bagi UMKM skala kecil. Steam Press Ecoprint fleksibel digunakan pada berbagai jenis kain, bahkan beberapa material bertekstur tertentu menunjukkan hasil motif lebih maksimal saat diproses menggunakan sistem uap dan tekanan.

Iqbal mengakui peran dosen pembimbing sangat krusial dalam proses perancangan, terutama dalam mendorong mahasiswa agar peka terhadap kebutuhan masyarakat dan mampu menghadirkan inovasi yang aplikatif.

“Jangan takut mencoba. Mulai saja dulu, karena dari proses itulah kita belajar memahami masalah dan menemukan solusi yang benar-benar dibutuhkan,” pesannya.

Sementara itu, Ketua Program Studi Teknik Industri UMM Dr Dana Marsetiya Utama MT mengapresiasi karya mahasiswa tersebut sebagai bukti keberhasilan pembelajaran berbasis praktik. Menurutnya, inovasi ini menunjukkan kemampuan mahasiswa dalam berpikir kritis, mengolah ide, serta menerapkan konsep perkuliahan untuk menjawab persoalan nyata di masyarakat.

Ia berharap karya tersebut menjadi pemantik semangat mahasiswa lain untuk terus berinovasi. Prodi Teknik Industri UMM, lanjutnya, berkomitmen mendorong karya mahasiswa agar tidak berhenti sebagai tugas akademik semata, melainkan mampu memberi manfaat luas bagi masyarakat.

“Kami ingin mahasiswa berani mencoba, peka terhadap masalah di sekitarnya, dan mampu menghadirkan solusi yang relevan melalui karya inovatif,” tutupnya. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu
Logo Depan Satriadev
Logo Belakang Satriadev
⚡ 1 Dekade ⚡