Majelis Dikdasmen dan PNF Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lamongan mencetuskan sejarah baru di Hari Guru Nasional.
Yakni menandatangani kontrak kerjasama dengan Marshal Cavendish Education (MCE) Singapura. Adapun agenda ini bertempat di ruang rapat PDM Lamongan lantai 1 pada Selasa (25/11/2025).
Ketua Dikdasmen dan PNF PDM Lamongan, M Said SPd MPd hadir bersama 19 Kepala Sekolah dan Kepala Madrasah. Mulai dari SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA/SMK Muhammadiyah di Kabupaten Lamongan.
Mereka melaksanakan MoU untuk program pengembangan pembelajaran dengan MCE Singapura.
Upaya Wujudkan Lembaga Unggul
M Said berharap dengan MoU ini, Sekolah dan Madrasah Muhammadiyah di Lamongan semakin bermutu, dan unggul. Serta siap mentransformasi sistem pendidikan di Singapura ke dalam lembaga pendidikan Muhammadiyah di Lamongan di masa mendatang.
“Kami berharap MoU dengan MCE ini, menjadikan Sekolah dan Madrasah Muhammadiyah Lamongan semakin bermutu” ujarnya.
Acara ini berlangsung dengan sukses dan terhadiri langsung oleh CEO Marshal Cavendish Education (MCE) Singapur, Mr. Joy Tan bersama tim. Yakni Bapak Adi, Bapak Tri, Ibu Adisti dan lainnya. Serta diikuti oleh 35 Kepala Sekolah dan Kepala Madrasah Muhammadiyah di Lamongan.
Bapak Adi, salah satu tim MCE memaparkan 5 program MCE yang dapat di MoU kan dengan Bapak dan Ibu Kepala Sekolah dan Kepala Madrasah Muhammadiyah Lamongan. Ke lima program tersebut yakni:
- AI Literasi
- AI Matematika
- Program Koding
- English Program With AI Speaking
- Primary Mathematics With Deep Learning
Sekilas MCE
Melalui 5 program MCE di atas, harapannya dapat menjadi terobosan baru untuk Bapak dan Ibu Kepala dalam menghadirkan proses pembelajaran kepada siswa dengan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi yang mumpuni dan dibutuhkan pada abad ke 21 ini.
Sementara Bapak Tri menjelaskan tentang sejarah Marshal Cavendish Education (MCE) sebagai salah satu rujukan pendidikan di dunia.
Menurutnya, MCE adalah mitra dan Kementerian Pendidikan Singapura, serta peran MCE dalam meningkatkan kualitas lembaga pendidikan di Singapura hingga disegani dunia.
Maka keberhasilan pendidikan di Singapur dan program MCE ini yang hampir belasan tahun ini telah di transformasikan ke lembaga pendidikan di Indonesia. Khususnya Sekolah dan Madrasah Muhammadiyah, utamanya di Jawa Timur dan Jawa Tengah.
Terakhir, melalui silaturahim dan MoU ini, semoga menjadi langkah cerdas untuk menghadirkan lembaga pendidikan Muhammadiyah di Lamongan yang lebih berkualitas.





0 Tanggapan
Empty Comments