Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Ngagel menyelenggarakan kegiatan Baitul Arqam bagi Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) sekolah Muhammadiyah se-Cabang Ngagel pada 28 Februari–1 Maret 2026. Kegiatan ini merupakan pembinaan ideologi, komitmen dakwah, dan kaderisasi di lingkungan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM).
Dalam kegiatan tersebut, PCM Ngagel menghadirkan pemateri dari jajaran Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur, yakni KH Najih Ihsan. Ia menyampaikan materi bertajuk “Meraih Keberkahan dalam Pendidikan Muhammadiyah” yang menekankan pentingnya orientasi tauhid dan amal saleh dalam aktivitas pendidikan.
KH Najih menjelaskan bahwa keberkahan dalam pendidikan Muhammadiyah tidak hanya dimaknai sebagai keberhasilan akademik, tetapi sebagai melimpah dan mengalirnya kebaikan. Ia mengutip makna barokah sebagai “banyaknya kebaikan dan kebaikan itu terus mengalir”, sebagaimana dijelaskan dalam literatur bahasa dan pemahaman keislaman.
Menurutnya, meraih keberkahan tidak lepas dari dua hal, yakni kesesuaian dengan syariat dan nilai-nilai kebaikan yang dapat dirasakan secara nyata. Ia menegaskan bahwa seluruh gerakan Muhammadiyah harus berpijak pada tauhid yang murni, sebagaimana pesan Al-Qur’an tentang orang-orang yang beriman dan tidak mencampuradukkan imannya dengan kesyirikan.
“Gerakan Muhammadiyah berdiri di atas tauhid yang bersih dan komitmen amar ma’ruf nahi mungkar. Pendidikan harus menjadi sarana membentuk insan beriman dan bertakwa,” ujarnya di hadapan para peserta.
Dalam paparannya, KH Najih juga menekankan bahwa pendidikan Muhammadiyah harus senantiasa merujuk kepada Al-Qur’an dan Sunnah yang sahih. Ia mengingatkan bahwa keberkahan hadir ketika aktivitas pendidikan bernilai amal saleh dan dilandasi niat ibadah kepada Allah Swt.
Selain itu, ia menguraikan contoh-contoh keberkahan dalam Al-Qur’an, mulai dari keberkahan yang Allah berikan kepada para nabi, seperti Nabi Isa a.s. yang disebut sebagai pribadi yang diberkahi di mana pun berada, hingga keberkahan tempat seperti Baitullah yang menjadi petunjuk bagi seluruh manusia.
Menurutnya, keberkahan dalam pendidikan akan tampak ketika sekolah mampu melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kokoh akidah, lurus ibadah, dan kuat komitmen dakwahnya.
Kegiatan Baitul Arqam ini diharapkan dapat semakin memperteguh peran GTK sebagai kader persyarikatan yang siap menghidupkan nilai-nilai Islam berkemajuan dalam setiap aktivitas pendidikan di lingkungan AUM se-Cabang Ngagel.
Dengan penguatan ideologi dan pemahaman kemuhammadiyahan, PCM Ngagel menyatakan komitmennya untuk mendorong sekolah Muhammadiyah menjadi pusat pembinaan generasi berkarakter dan berkemajuan. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments