Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Mendikdasmen Abdul Mu’ti Tinjau Revitalisasi SDN 1 Kedungjaya di Cirebon

Iklan Landscape Smamda
Mendikdasmen Abdul Mu’ti Tinjau Revitalisasi SDN 1 Kedungjaya di Cirebon
Dok: Ikram
pwmu.co -

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti meninjau langsung progres revitalisasi SDN 1 Kedungjaya, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Senin (28/9/2026).

Revitalisasi sekolah yang merupakan hasil penggabungan dua SD tersebut mendapat bantuan pemerintah sebesar Rp1,8 miliar. Hingga saat ini, progres pembangunan mencapai sekitar 40 persen dan ditargetkan rampung dalam dua bulan.

Sasaran revitalisasi di Kabupaten Cirebon untuk Tahun Anggaran 2026 meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Tahun ini, program revitalisasi ditujukan bagi 190 sekolah dengan total anggaran mencapai Rp114,4 miliar untuk jenjang PAUD, SD, SMP, dan SMA.

Sementara pada 2025, program Revitalisasi Satuan Pendidikan menyasar 59 sekolah dengan total anggaran Rp63,1 miliar.

Khusus SDN 1 Kedungjaya, anggaran Rp1,8 miliar digunakan untuk membangun dan memperbaiki 12 ruang kelas, dua ruang administrasi, satu perpustakaan, serta sembilan toilet.

“Ini adalah penggabungan dari dua SD yang di-merger, yang mudah-mudahan dengan revitalisasi ini sarana pembelajaran bisa lebih representatif dan lebih baik lagi,” kata Abdul Mu’ti.

Abdul Mu’ti mengatakan pembangunan dilakukan secara swakelola dengan melibatkan kepala sekolah, masyarakat sekitar, dan Panitia Pembangunan Sekolah.

Selama pekerjaan berlangsung, murid mengikuti kegiatan belajar mengajar sementara di gedung serbaguna desa dan madrasah.

Pemerintah juga menerapkan penanganan revitalisasi secara bertahap dengan memprioritaskan sekolah yang mengalami kerusakan berat.

“Kita tetap memprioritaskan sekolah yang rusak berat,” ujar Abdul Mu’ti.

Bupati Cirebon Imron Rosyadi mengatakan revitalisasi SDN 1 Kedungjaya menjadi bagian dari penanganan sarana pendidikan di daerah.

SMPM 5 Pucang SBY

“Mendikdasmen datang ke SD Kedungjaya untuk melihat langsung masalah rehabilitasi sekolah kita, termasuk 12 ruang kelas, dua ruang administrasi, dan sembilan toilet,” kata Imron.

Kepala SDN 1 Kedungjaya, Lilis Mariyam, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah serta Pemerintah Kabupaten Cirebon atas bantuan program revitalisasi sekolah yang diberikan.

Menurutnya, program tersebut sangat membantu meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan, khususnya setelah penggabungan dua sekolah menjadi SDN 1 Kedungjaya.

“Kami sangat berterima kasih atas bantuan revitalisasi ini. Program ini menjadi dukungan yang sangat berarti bagi sekolah kami untuk menyediakan lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman, dan representatif bagi peserta didik dan para guru,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi pelaksanaan revitalisasi yang dilakukan secara swakelola dengan melibatkan pihak sekolah, masyarakat sekitar, dan Panitia Pembangunan Sekolah.

Menurutnya, keterlibatan berbagai pihak tersebut mendorong rasa kebersamaan dan tanggung jawab dalam proses pembangunan.

“Pelaksanaan secara swakelola memberikan kesempatan kepada sekolah dan masyarakat untuk terlibat secara langsung dalam proses revitalisasi. Kami berharap pembangunan dapat berjalan dengan lancar, sesuai ketentuan, dan selesai tepat waktu sehingga sarana yang dibangun dapat segera dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung kegiatan pembelajaran,” kata Lilis.

Program revitalisasi tersebut diharapkan dapat mendukung terciptanya lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman, dan layak bagi peserta didik serta tenaga pendidik.

Revisi Oleh:
  • Satria - 01/10/2026 00:18
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu