Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Mengelola Sekolah: Inovasi atau Mati, Trendsetter atau Follower?

Iklan Landscape Smamda
Mengelola Sekolah: Inovasi atau Mati, Trendsetter atau Follower?
pwmu.co -
Moderator Mujiarto (kanan) mendampingi Isa Iskandar Seminar Pendidikan Majelis Dikdasmen PDM Trenggalek. (Candra Dwi Aprida/PWMU.CO)

Trendsetter Vs Follower

Pada bagian lain Isa Iskandar menjelaskan pilihan kedua: trendsetter (pencipta tren) atau follower (pengikutnya) menyebutkan berbagai ciri personil yang termasuk trendsetter, yaitu mau capek, mau lelah, mau letih high effort, tidak cepat puas, tidak di zona nyaman, tidak baper, dan punya goal, target.

“Selain itu, fokus ke yang ini. Tidak bikin daftar keluhan. Tapi bikin solusi. Ini penting Bapak Ibu. Untuk kepala sekolah dan juga guru-guru harus diperhatikan!” tegasnya. 

“Kalau kita tipe follower, PPDB kita akan tutup bulan Desember. Kalau Bapak Ibu hanya manut, berkas tinggal foto copy. Itu tidak akan menjadi trendsetter,” jelas Isa.

Menjadi trendsetter juga harus berani berbeda, serta menempati posisi mau dan mampu. “Menjadi trendsetter itu datang sebelum Subuh, pulang setelah orang tidur! Kita harus diferensiasi, berani berbeda,” ujarnya. 

Iklan Landscape UM SURABAYA

Terakhir ia menambahkan, kepala sekolah yang sudah dilantik jangan banyak sambat(mengeluh). Tetapi, jadilah solusi dan perbanyak literasi. 

“Jangan sambat, bikinlah solusi. Bapak/ibu datang membawa solusi, bukan membawa sambat. Untuk menjadi solusi, bapak ibu juga harus banyak literasi,” imbuhnya. (*)

Editor Mohammad Nurfatoni

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu