Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti Musala Gedung Dakwah Muhammadiyah (GDM) Desa Labuhan saat Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Labuhan menyambut mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Lamongan (Umla), Rabu (15/7/2026).
Kehadiran para mahasiswa disambut langsung oleh jajaran PRM Labuhan bersama para kepala Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) setempat. Meski berlangsung sederhana, acara penyambutan tersebut sarat makna dan menjadi awal terjalinnya sinergi antara mahasiswa dengan masyarakat.
Wakil Ketua PRM Labuhan Bidang Kader, Kuwadi, menyampaikan ucapan selamat datang sekaligus permohonan maaf atas keterbatasan fasilitas tempat tinggal yang disediakan bagi mahasiswa di kompleks GDM.
“Kami mohon maaf atas segala keterbatasan fisik dan fasilitas yang ada di sini. Namun, kami berharap hal tersebut tidak mengurangi semangat dan niat tulus adik-adik mahasiswa untuk mengabdi kepada masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, keterbatasan bukanlah penghalang untuk menghadirkan manfaat. Justru melalui kebersamaan dan semangat gotong royong, pengabdian kepada masyarakat dapat diwujudkan secara optimal.
Sekolah Muhammadiyah sebagai Ruang Pengabdian
Harapan agar kehadiran mahasiswa memberikan dampak nyata juga disampaikan Kepala MI Muhammadiyah 09 Labuhan, Ma’in. Ia berharap seluruh lembaga pendidikan Muhammadiyah di Desa Labuhan, mulai dari PAUD TK ABA 1 dan 2, MI Muhammadiyah 09, hingga MTs Muhammadiyah 19 Labuhan, dapat menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah.
Menurutnya, pengabdian tidak hanya diwujudkan melalui program kerja, tetapi juga melalui keteladanan, kasih sayang, dan pendampingan kepada peserta didik.
Empat Pilar Pengabdian
Mewakili mahasiswa KKN Umla, Melis menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat serta kepercayaan yang diberikan PRM Labuhan. Selama satu bulan ke depan, mahasiswa KKN akan melaksanakan berbagai program yang berfokus pada empat bidang utama.
Pada bidang kesehatan, mahasiswa akan mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui edukasi kesehatan, optimalisasi kegiatan posyandu, serta penyuluhan di lembaga pendidikan.
Di bidang pendidikan, mahasiswa akan mendampingi sekolah-sekolah Muhammadiyah melalui pembelajaran interaktif, penguatan literasi digital, serta pendidikan karakter.
Sementara pada bidang pariwisata, mereka akan membantu mengembangkan potensi wisata Desa Labuhan melalui promosi digital dan penguatan program sadar wisata berbasis lingkungan.
Adapun pada bidang sosial kemasyarakatan, mahasiswa akan berpartisipasi dalam kegiatan kerja bakti, pemberdayaan pemuda, serta forum diskusi untuk bersama-sama mencari solusi atas berbagai persoalan sosial di desa.
Awal Kolaborasi yang Bermakna
Pertemuan tersebut diakhiri dengan diskusi mengenai rencana program kerja selama masa KKN dan sesi foto bersama sebagai simbol dimulainya kolaborasi antara mahasiswa, persyarikatan, dan masyarakat.
Kuliah Kerja Nyata tidak sekadar menjadi bagian dari kewajiban akademik, tetapi merupakan ruang belajar yang mempertemukan ilmu pengetahuan dengan realitas kehidupan masyarakat. Melalui kolaborasi antara mahasiswa UMLA dan keluarga besar Muhammadiyah Desa Labuhan, diharapkan lahir berbagai inovasi yang mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat semangat dakwah dan pemberdayaan.
Langkah awal yang penuh kehangatan di Musala GDM Labuhan menjadi fondasi bagi pengabdian yang tidak hanya menghasilkan program kerja, tetapi juga meninggalkan jejak kebersamaan dan nilai-nilai kemanusiaan di tengah masyarakat. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments