Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Menyerap Ilmu Ketamanan dari Hyde Park Sydney

Iklan Landscape Smamda
Menyerap Ilmu Ketamanan dari Hyde Park Sydney
Keindahan tata-ruang di taman kota Hyde Park Sydney, Australia (Foto: Imam Robandi/PWMU.CO)
Oleh : Imam Robandi Ketua Forum Dewan Guru Besar Indonesia (FDGBI) dan Wakil Ketua Asosiasi Profesor Indonesia (API)

Sengaja Kamis pagi saya bersantai sejenak di taman itu, Hyde Park. Taman yang sangat tertata rapi dengan udara segar dan angin yang semilir sepoi-sepoi nan sejuk menyongsong ketibaan musim gugur di Kota Sydney.

Ini adalah taman kota terbesar di Australia dan sangat terkenal. Hyde Park, taman publik tertua di Australia, yang didirikan tahun 1810 oleh Gubernur Lachlan Macquarie. Seluas 16 hektar dan terletak di tengah kota megapolitan Sydney. Taman ini sebagai paru-paru dan oasis hijau. Dikelilingi oleh jalan-jalan yang ramai penuh kendaraan dan gedung-gedung tinggi modern nan gagah.

Taman ini terkenal dengan jalan-jalan yang dipenuhi pepohonan dan tanaman rumput yang tertata rapi. Terutama pohon ara yang indah yang menciptakan jalan setapak menjadi sangat teduh. Taman ini juga memiliki landmark ikonik Air Mancur Archibald yang mengalir dengan sangat jernih dan banyak burung bermandi riang di situ. Di sini ada gedung Monumen Perang Anzac, yang didedikasikan untuk tentara Australia yang gugur di medan peperangan.

Saya sengaja menghidupkan kamera dan stabilizer untuk pengambilan gambar di setiap sudut taman itu. Apalagi mumpung pagi, langit cerah, dan dedaunan terlihat segar bertetes embun. Berlatar belakang gedung-gendung tinggi dengan warna-warna dove dengan sudut goresan pelapis dinding minimalis. Membentuk pemandangan yang sangat kontras serasi dengan rerimbunan daun pagi hari. Ini adalah sebuah keindahan tata-ruang yang tidak dapat diperoleh dengan mudah di tempat lain.

Memang ini sangat menginspirasi karena di banyak tempat sering terjadi sebaliknya. Ada bangunan gedung yang bagus dan rapi, tetapi pepohonannya tumbuh ‘semrawut’ tidak terurus. Ada juga di banyak kota yang pepohonannya tertanam dengan sangat anggun dan hijau, tetapi gedung, trotoar, dan jalan-jalannya dibangun secara serampangan, berantakan, dan acak-acakan. Segala jenis kabel bergelantungan di sana-sini membalut pagar dan juga tiang-tiang besi miring yang ada di sekitarnya.

Sudah kehidupan sehari-hari semakin sulit, dan mata disuguh pemandangan yang sangat ‘acak-adul’ setiap hari. Ini juga akan menjadi tidak mudah untuk para pembuat konten yang sedang mencari sudut bidik jepretan kameranya. Untuk menggunakan sekualitas kamera seharga mahal berapapun tetap harus jungkir balik untuk melakukan editan yang benar-benar penuh editan.

Pada tahun-tahun awal di era Gubernur Lachlan, taman ini digunakan sebagai lahan umum untuk rekreasi, pertanian, dan bahkan penggembalaan ternak. Dan juga berfungsi sebagai tempat latihan militer dan pertemuan publik. Seiring waktu, taman ini secara bertahap ditata menjadi taman formal. Terinspirasi oleh Hyde Park di London yang 140 hektar, dibangun tahun 1637.

Keindahan tata-ruang di taman kota Hyde Park Sydney, Australia (Foto: Imam Robandi/PWMU.CO)
Keindahan tata-ruang di taman kota Hyde Park Sydney, Australia (Foto: Imam Robandi/PWMU.CO)

Jalan-jalan yang dipenuhi pepohonan yang sangat teratur, jalur setapak yang sangat rapi, dan bangunan monumen telah menambah keindahan Hyde Park di Sydney. Saat ini, taman ini terdaftar sebagai warisan budaya dan tetap menjadi tempat perlindungan taman kota yang hijau. Yang menghubungkan sejarah masa lalu Sydney dengan masa kini yang dinamis dan modern.

Saya sempat mengamati rerumputannya yang dirawat dengan sangat rutin dan teratur. Kata petugas di situ, taman ini dikenal karena hamparan rumputnya yang luas, jalan-jalan yang dipenuhi pepohonan, dan monumen bersejarah. Taman ini menawarkan tempat peristirahatan dan bersantai sejenak untuk penduduk lokal dan para wisatawan dari hiruk pikuk kehidupan kota yang penat.

Menciptakan dan memelihara taman yang indah seperti ini membutuhkan perencanaan yang matang, praktik berkelanjutan, dan menghargai alam dan warisan budaya. Jarak antara pohon sangat terukur sehingga sinar matahari dapat menjangkau sela-sela agar rerumputan dapat tumbuh dengan baik.

Setiap jalan kecil selalu ada selokan kecil di kanan-kirinya agar kondisi aspal selalu terhindar dari genangan air. Ini membutuhkan orang-orang pilihan untuk memimpin sebuah kota, penuh visi, penuh gagasan, dan penuh ilmu masa depan.

Visi Mulia Membangun Taman Publik

Pondasi sebuah taman yang indah dimulai dengan visi yang jelas dari pemerintah sebuah wilayah. Desain Hyde Park mencerminkan keseimbangan antara lanskap formal dan keindahan alam sesuai kontur dan antrologi Kota Sydney. Ini sangat cemerlang, didesain 200 tahun lalu, sudah ada daya pikir dan angan-angan yang futuristik.

Jalur-jalur lebar yang dipenuhi oleh pohon ara (Ficus Carica), pohon-pohon kuno yang menciptakan kesan kemegahan, dan area berumput terbuka yang terawat rapi mengundang rasa rileks, rasa nyaman, dan perasaan rekreatif. Untuk membangun taman seprofesional ini, para arsitek harus mempertimbangkan dengan cermat organisasi tata-ruang. Mengalokasikan area untuk berjalan kaki, tempat bersantai, rekreasi, acara budaya, dan situasi yang tenang.

Sepintas arsitek lanskap mengambil inspirasi dari desain taman klasik Eropa untuk mendesain taman ini. Tetapi menyesuaikan dengan kondisi lokal Australia yang semi Asia-Oceania. Ini berarti bahwa memasukkan tanaman asli Australia dan sekitarnya yang dapat tumbuh subur di iklim wilayah tersebut menjadi daya tarik yang sangat diferensiatif.

Integrasi keberadaaan air yang mengalir, yaitu perpaduan air mengalir secaraa bertingat dan kolam pantulan, telah meningkatkan daya tarik pemandangan secara visual yang berkontribusi pada suasana yang menenangkan dan hening.

Di taman ini, saya melihat ada tanaman seperti kocombrang, atau sepintas seperti lengkuas tumbuh subur di situ dan sempat saya ambil gambarnya dengan latar belakang gedung pipih-rapi menjulang. Terbantu oleh sorotan matahari pagi yang belum penuh gelombang ultraviolet. Sehingga hasil jepretan cukup tajam seperti karya professional.

Iklan RSI Siti Aisyah Madiun

Penanaman dan Infrastruktur Hijau

Dari banyak tulisan di taman, saya memperoleh banyak informasi, dan tidak perlu harus membuka google dan menghidupkan pulsa. Ciri khas Hyde Park adalah banyak pepohonan tua dan berdimensi besar. Pohon Ara yang megah tidak hanya memberikan naungan, tetapi juga menciptakan rasa kesinambungan dan identitas dalam menjaga kelestarian alam.

Jika kita ingin membangun taman yang serupa, maka dibutuhkan pemilihan campuran spesies pohon yang beragam. Untuk memastikan ketahanan terhadap hama, penyakit, dan perubahan iklim. Pohon asli seperti eucalyptus, angophora, dan ficus dapat dikombinasikan dengan spesies tanaman hias untuk mencapai manfaat ekologis dan estetika yang lebih prospektif.

Betapa ini adalah cita-cita yang tidak mudah untuk diwujudkan, menginginkan keberadaan sebuah taman yang ‘beneran’ di institusinya. Ribuan para kepala sekolah, rektor, kepala kantor, direktur rumah sakit, para wakil rakyat, dan kepala daerah studi banding ke banyak negara maju dengan mengeluarkan jutaan rupiah, tetapi tetap saja pulang ke tanah air tidak banyak yang melakukan perubahan pada lingkungannya.

Hanya sekadar memotong rumput halamannya dan merapikan cabang dan ranting pepohonannya setiap bulan saja. Adalah bukan pekerjaan yang mudah, apalagi untuk harus sampai ke pemupukan, penyiraman, penataan, menata manajemen irigasinya, dan drainase. Ini sering menjadi hal yang mustahil, atau ‘mimpi doang’.

Infrastruktur hijau memainkan peran penting dalam menjaga keindahan taman. Persiapan tanah yang tepat, sistem irigasi, dan drainase harus dipasang untuk mendukung pertumbuhan tanaman yang sehat. Di kota besar seperti Sydney, pola cuaca dapat bervariasi, sehingga pengelolaan air yang efisien menjadi sangat penting. Pemanfaatan air hujan dan sistem irigasi cerdas yang sekarang sudah berbasis AI di banyak kota besar dunia telah membantu menghemat air sekaligus menjaga kehijauan yang subur.

Aksesibilitas adalah kunci untuk membuat sebuah taman yang ramah untuk semua orang. Jalur Hyde Park yang terawat dengan baik memungkinkan pergerakan yang mudah pejalan kaki, pesepeda, penyandang disabilitas, dan semua yang datang ke tempat itu. Tentu semua telah dihitung secara cermat saat membangun infrastruktur seperti itu. Material harus tahan lama, tidak licin, tidak membahayakan, dan ramah lingkungan.

Jalur setapak harus menghubungkan titik-titik penting di dalam taman, seperti monumen, taman, dan area tempat duduk dan bersantai. Penandaan dan penerangan yang jelas dapat meningkatkan keamanan dan kemudahan penggunaan, terutama pada pagi dan sore hari. Desain yang matang memastikan pengunjung dapat menjelajahi taman dengan nyaman sambil menikmati keindahan pemandangannya.

Pemeliharaan Keberlanjutan dan Keterlibatan Masyarakat

Memelihara taman membutuhkan upaya berkelanjutan dan pengelolaan yang cermat. Pemangkasan, pemotongan rumput, dan pengendalian hama secara teratur sangat penting untuk menjaga lanskap tetap sehat dan menarik secara visual. Pengelolaan taman moderen menekankan praktik berkelanjutan. Pupuk organik, pengendalian hama terpadu, dan pengurangan penggunaan bahan kimia membantu melindungi lingkungan dan kesehatan masyarakat.

Keindahan tata-ruang di taman kota Hyde Park Sydney, Australia (Foto: Imam Robandi/PWMU.CO)
Keindahan tata-ruang di taman kota Hyde Park Sydney, Australia (Foto: Imam Robandi/PWMU.CO)

Di samping itu, pengelolaan sampah adalah aspek penting yang lain yang sering dilupakan pada pengelolaan taman. Menyediakan tempat sampah yang memadai dan mempromosikan daur ulang memastikan taman tetap bersih. Kampanye kesadaran masyarakat dapat mendorong pengunjung untuk bertanggung jawab dalam melestarikan keindahan taman.

Keberadaan taman akan langgeng dan sukses tidak hanya sampai selesai dibangun dan berdiri. Tetapi juga harus dipelihara bersama komunitasnya yang diatur secara sistemik. Kalau taman publik, komunitasnya adalah masyarakat, dan komunitas institusi adalah masyarakat institusi itu sendiri.

Hyde Park berkembang sangat baik karena berfungsi sebagai tempat berkumpul berbagai acara yang saling menunjang, ada acara budaya, festival, diskusi, dan kegiatan sehari-hari. Melibatkan masyarakat dalam pemeliharaan taman menumbuhkan rasa kepedulian, kepemilikan, dan kebanggaan.

Program sukarelawan, volunteer, acara penanaman pohon, merawat taman, dan lokakarya pendidikan dapat melibatkan warga dalam memelihara taman di banyak tempat masih belum membudaya. Sekolah, kampus, kantor-kantor, yayasan, dan organisasi-organisasi sosial dapat berpartisipasi dalam inisiatif membangun lingkungan, membantu menanamkan jika berbudaya yang keberlanjutan pada generasi mendatang.

Ini adalah secuil harapan, barangkali masih ada waktu untuk merealisasikan.

Revisi Oleh:
  • Muhkholidas - 09/04/2026 22:53
Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu
Logo Depan Satriadev
Logo Belakang Satriadev
⚡ 1 Dekade ⚡