Setelah tujuh hari intensif mempelajari kosakata baru, berlatih percakapan, mengikuti wisata bahasa, hingga bermain gim edukatif dalam bahasa Inggris dan Mandarin, momen Farewell Party menjadi puncak yang paling dinanti oleh para peserta English Camp SD Muhammadiyah 6 (Musix) Surabaya.
Acara yang berlangsung pada Ahad (28/12/2025) di Pare Kediri ini menjadi panggung bagi para siswa untuk menunjukkan rasa percaya diri yang telah mereka bangun selama sepekan.
Rangkaian kegiatan yang disusun apik oleh para tutor menjadi ajang unjuk kebolehan bagi seluruh peserta. Bertindak sebagai Master of Ceremony (MC), duet Rayya Fathira dan Adhiyasta memandu acara dengan memadukan bahasa Inggris dan Mandarin secara epik, yang sukses membuat suasana tetap kondusif dan tertib.
Acara dibuka dengan pembacaan ayat suci al Quran yang dilantunkan secara khidmat oleh Zein dan Kanza. Setelah itu, seluruh peserta beserta ustadz dan ustadzah berdiri tegak menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang dilanjutkan dengan Mars Muhammadiyah di bawah arahan Bilqis, siswa kelas 6 yang bertindak sebagai dirigen.
Dalam sambutannya, Anisa Herwati, M.Pd., Kepala Urusan Kurikulum SD Musix, menyampaikan apresiasi mendalam kepada lembaga lembaga Life English Training Center (LET-C) atas pelayanan luar biasa, mulai dari sistem pembelajaran, fasilitas tempat tinggal, hingga destinasi wisata yang dikunjungi.
Beliau juga berpesan agar para siswa terus mengamalkan ilmu yang telah didapat.
“Anak-anakku, kalian yang berada di sini adalah anak-anak yang beruntung. Kalian bisa belajar sekaligus menikmati liburan. Ustadzah berpesan agar apa yang didapat di English Camp ini diaplikasikan di rumah; mulai dari membiasakan percakapan bahasa asing sehari-hari, hingga menjaga ibadah seperti salat tahajud, salat berjamaah, dan membaca al Quran,” ungkap Anisa.
Mengisi Liburan dengan Kegiatan Produktif
Senada dengan hal tersebut, Bowo, Direktur LET-C, menyampaikan terima kasih dan permohonan maaf terkait pelayanan selama kegiatan. Ia memuji semangat para siswa yang memilih mengisi waktu libur dengan hal produktif.
“Kalian adalah anak-anak hebat yang tahu cara memanfaatkan waktu. Ada pepatah mengatakan, menuntut ilmu di waktu kecil bagai mengukir di atas batu. Belajar sejak dini akan membuat fondasi ilmu kalian semakin kuat dan tak mudah terlupakan,” terangnya.
Kemeriahan acara semakin memuncak saat memasuki sesi penampilan bakat. Alfiano, Zoya, Aqilah, dan Abyan menyampaikan pidato bahasa asing dengan lantang. Disusul kemudian dengan pembacaan puisi dwibahasa (Mandarin dan Inggris) oleh Zio dan Qiyara yang menyentuh hati.
Tak ketinggalan, Reina, Keano, dan Fatih memukau penonton melalui persembahan storytelling. Mereka juga secara bergantian menyanyikan lagu dalam versi bahasa Inggris dan Mandarin yang menambah keceriaan suasana.
Seluruh rangkaian acara ditutup dengan sesi foto bersama dan bersalam-salaman. Farewell Party ini bukan sekadar perpisahan, melainkan awal bagi para siswa SD Musix untuk melangkah lebih jauh dengan kemampuan bahasa internasional yang lebih mantap. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments