Penantian panjang rombongan Pimpinan Pusat (PP) Aisyiyah menuju Pulau Bawean akhirnya terbayar oleh sambutan hangat dari warga Muhammadiyah dan Aisyiyah di Kecamatan Sangkapura dan Tambak, Kabupaten Gresik, Jumat (25/9/2026).
Ketua Umum Pimpinan Pusat Aisyiyah, Dr. Apt. Salmah Orbayinah, M.Kes., bersama jajaran PP Aisyiyah tiba di Bandara Harun Thohir Bawean setelah perjalanan yang sempat diwarnai keterlambatan pesawat hingga hampir enam jam.
Ketua Umum PP Aisyiyah tersebut didampingi tiga anggota PP Aisyiyah, yakni Dr. Siti Aisyah, M.Ag., Ketua yang membidangi LBSO; Dr. Maesyaroh, Wakil Ketua MPK; serta Husnul Khotimah Husairi, M.Si., M.Psi., Sekretaris MPK.
Turut membersamai rombongan, Pimpinan Wilayah Aisyiyah (PWA) Jawa Timur, Dra. Dalilah Candrawati, M.Ag., Wakil Ketua PWA Jawa Timur, serta Ir. Hafifah Imtihanah, Ketua MPK PWA Jawa Timur.
Sementara dari Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kabupaten Gresik, rombongan turut dikawal Innik Hikmatin, M.Pd.I., Ketua PDA Gresik; Ir. Siti Faizah, Sekretaris PDA Gresik; Lilik Isnawati, Ketua MPK PDA Gresik; Estu Rahayu dari Majelis Tabligh dan Ketarjihan; serta Ifa Farida, M.Pd., anggota MPK PDA Gresik.
Rasa galau dan resah akibat menunggu pesawat yang mengalami delay hampir enam jam seketika berubah menjadi haru ketika rombongan menginjakkan kaki di Bandara Harun Thohir Bawean.
Di depan mata telah menanti anak-anak Madrasah Diniyah (Madin) Aisyiyah PRA Teluk Kepuh. Mereka bahkan telah bersiap sejak pagi untuk memberikan sambutan kepada Ketua Umum PP Aisyiyah dan rombongan.
Senyum ceria anak-anak, tarian selamat datang, serta lambaian bendera-bendera kecil menjadi pemandangan yang menghangatkan suasana.
“Rasa lelah dan penantian panjang seakan hilang ketika melihat anak-anak sudah menunggu sejak pagi. Mata langsung berkaca-kaca melihat semangat mereka menyambut kedatangan rombongan,” ungkap salah satu anggota rombongan.
Usai menerima pemasangan topi dari Ketua Pelaksana kegiatan, Nyimas Mutmainnah, S.Keb., rombongan kemudian bersalaman dengan para penyambut sebelum melanjutkan perjalanan menuju Sangkapura menggunakan kendaraan yang telah disiapkan panitia.
Keharuan kembali terasa ketika rombongan tiba di kawasan Sangkapura. Pasukan drum band telah menunggu dan bersiap mengiringi rombongan menuju Alun-Alun Kecamatan Sangkapura.
Dengan pengawalan Kokam, rombongan berjalan dalam suasana penuh semangat menuju pusat kegiatan. Dentuman drum band berpadu dengan antusiasme warga yang telah memadati sepanjang perjalanan.
Setibanya di Alun-Alun Sangkapura, suasana semakin semarak. Warga Muhammadiyah dan Aisyiyah dari berbagai penjuru Bawean telah memenuhi area kegiatan.
Ribuan peserta yang terdiri atas siswa-siswi Amal Usaha Aisyiyah (AUA), Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), para guru, kader, warga Muhammadiyah dan Aisyiyah, serta orang tua turut hadir menyambut kedatangan Ketua Umum PP Aisyiyah.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pra acara yang menampilkan berbagai persembahan dari Amal Usaha Aisyiyah, Amal Usaha Muhammadiyah, serta Nasyiatul Aisyiyah.
Penampilan para pelajar dan kader muda tersebut menjadi gambaran bahwa gerakan Muhammadiyah dan Aisyiyah terus tumbuh hingga ke wilayah kepulauan.
Setelah pra acara, kegiatan dilanjutkan dengan sambutan. Sambutan diawali oleh Ketua Panitia, kemudian Camat Sangkapura, dilanjutkan sambutan dari Pimpinan Wilayah Aisyiyah Jawa Timur yang disampaikan oleh Dra. Dalilah Candrawati, M.Ag.
Selanjutnya, Dr. Maesyaroh, Wakil Ketua MPK PP Aisyiyah, menyampaikan program Pelatihan Kepemimpinan Perempuan Berbasis Nilai Damai yang salah satu pelaksanaannya ditempatkan di Bawean.
Program tersebut menjadi salah satu bentuk penguatan kapasitas dan kepemimpinan perempuan sekaligus ikhtiar menghadirkan kader perempuan yang mampu berkontribusi bagi masyarakat dengan nilai-nilai perdamaian.
Puncak kegiatan ditandai dengan sambutan Ketua Umum PP Aisyiyah, Dr. Apt. Salmah Orbayinah, M.Kes.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum PP Aisyiyah sekaligus melaunching tiga program penting, yaitu Rumah Kader, Rumah Lansia, dan Rumah Intervensi/Inklusi.
Launching tersebut dilakukan bersama jajaran PCM dan PCA Sangkapura serta disaksikan Camat Sangkapura, Kapolsek, Danramil, dan para senior Muhammadiyah dan Aisyiyah.
Kehadiran tiga rumah layanan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kebermanfaatan gerakan Aisyiyah di tengah masyarakat.
Rumah Kader diharapkan menjadi ruang tumbuh dan penguatan kader. Rumah Lansia menjadi ruang perhatian dan pemberdayaan bagi kelompok lanjut usia. Sementara Rumah Intervensi/Inklusi menjadi bagian dari komitmen menghadirkan layanan yang lebih ramah dan inklusif bagi masyarakat.
Kunjungan Ketua Umum PP Aisyiyah bersama jajaran PP, PWA Jawa Timur, dan PDA Gresik ke Bawean bukan sekadar kunjungan organisasi.
Kehadiran tersebut menjadi ruang silaturahmi, konsolidasi, penguatan kader, sekaligus menyapa langsung denyut perjuangan Aisyiyah di wilayah kepulauan.
Sambutan dari PCM-PCA Sangkapura dan Tambak menunjukkan bahwa jarak geografis tidak menjadi penghalang bagi aktivitas Muhammadiyah dan Aisyiyah.
Dari anak-anak Madin yang menunggu sejak pagi di Bandara Harun Thohir, tarian selamat datang, lambaian bendera kecil, iringan drum band, pengawalan Kokam, hingga lautan warga yang memenuhi Alun-Alun Sangkapura, semuanya menjadi rangkaian cerita tentang cinta, penghormatan, dan semangat kolektif.
Perjalanan yang sempat tertunda hampir enam jam akhirnya menemukan maknanya ketika rombongan tiba di Bawean.
Bawean hari itu tidak hanya menyambut seorang Ketua Umum PP Aisyiyah. Bawean menunjukkan bahwa dari pulau kecil di ujung Gresik, semangat Aisyiyah terus menyala, tumbuh, dan memberi manfaat bagi umat dan masyarakat.





0 Tanggapan
Empty Comments