MI Muhammadiyah Kamulan (MIM Kamulan), yang beralamat di RT 06 RW 02 Desa Kamulan, Kecamatan Durenan, Kabupaten Trenggalek, terus menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan potensi peserta didik.
Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah membangun sarana lapangan sepak bola yang dilengkapi dengan fasilitas lampu penerangan.
Pembangunan lapangan sepak bola ini menjadi langkah istimewa bagi dunia pendidikan dasar di Kabupaten Trenggalek.
MIM Kamulan menghadirkan fasilitas olahraga yang tidak hanya dapat digunakan pada siang hari. Tetapi juga memungkinkan kegiatan latihan sepak bola berlangsung pada sore hingga malam hari dengan dukungan penerangan lapangan.
Sebagai informasi, pembangunan lapangan sepak bola tersebut berlangsung sejak 2019 dari pengadaan tanah wakaf. Adapun lapangan tersebut berdiri di atas tanah wakaf seluas 119 ru atau sekitar 1.637,14 meter persegi dari hasil wakaf Muhammadiyah.
Di bawah kepemimpinan Kepala Madrasah, Ibnu Mubarok Almarzuki SPd, MIM Kamulan membuktikan bahwa lembaga pendidikan tingkat sekolah dasar mampu menghadirkan fasilitas olahraga yang representatif untuk mendukung perkembangan peserta didik, baik dari segi akademik maupun nonakademik.
Wujud Komitmen Madrasah terhadap Dunia Anak
Pembangunan lapangan sepak bola ini bukan sekadar menghadirkan fasilitas olahraga. Melainkan juga menjadi bentuk kepedulian madrasah terhadap dunia anak yang identik dengan bermain, bergerak, dan bereksplorasi.
Kepala Madrasah MI Muhammadiyah Kamulan, Ibnu Mubarok Almarzuki SPd menyampaikan bahwa pembangunan fasilitas tersebut merupakan bentuk komitmen madrasah dalam memberikan ruang yang tepat bagi peserta didik untuk menyalurkan kegemaran dan bakatnya.
“Ini bentuk komitmen madrasah untuk tidak hanya marah-marah kepada siswa yang sedang bermain. Dunia anak adalah dunia bermain” terang Ibnu, Senin (2/11/2026).
“Terkadang kita marah-marah melihat anak bermain bola di kelas atau di halaman sekolah, tetapi marah saja tidak memberikan solusi. Kita perlu menyediakan tempat dan fasilitas yang bagus untuk mereka bermain” ungkapnya.
Menurutnya, anak-anak membutuhkan ruang yang aman, nyaman, dan terarah untuk menyalurkan energi serta kreativitasnya.
Melalui fasilitas lapangan sepak bola ini, madrasah berharap kebiasaan bermain dapat diarahkan menjadi aktivitas positif yang mendukung pembentukan karakter, kedisiplinan, kerja sama, dan sportivitas.
Dukung Lahirnya Generasi Pesepak Bola Berprestasi
Keberadaan lapangan sepak bola di MIM Kamulan juga menjadi bagian dari pengembangan Kamulan Football Academy. Sebuah Sekolah Sepak Bola (SSB) yang menjadi wadah bagi anak-anak untuk mengembangkan kemampuan dan bakat di bidang sepak bola.
Dengan adanya fasilitas lapangan yang memadai dan dilengkapi penerangan, kegiatan latihan diharapkan dapat berjalan lebih optimal.
Peserta didik maupun anak-anak di lingkungan sekitar memiliki kesempatan untuk belajar sepak bola secara terarah melalui pembinaan yang berkelanjutan.
Lapangan ini diharapkan tidak hanya menjadi tempat bermain, tetapi juga menjadi sarana pembinaan atlet usia dini yang mampu melahirkan pemain-pemain sepak bola potensial dari Trenggalek.
Peduli Potensi Peserta Didik
Langkah MI Muhammadiyah Kamulan membangun lapangan sepak bola berlampu menjadi gambaran bahwa madrasah dapat berkembang sebagai lembaga pendidikan yang memperhatikan berbagai aspek pertumbuhan anak.
Pendidikan tidak hanya berlangsung di dalam ruang kelas. Melalui olahraga, peserta didik dapat belajar tentang tanggung jawab, menghargai teman, menerima kemenangan dan kekalahan, serta membangun mental yang tangguh.
Pembangunan fasilitas ini menjadi harapan baru bagi pengembangan olahraga di lingkungan madrasah dan masyarakat Desa Kamulan.
Dengan dukungan berbagai pihak, MIM Kamulan berkomitmen untuk terus menciptakan lingkungan pendidikan yang ramah anak, produktif, dan mampu mengembangkan potensi generasi muda.






0 Tanggapan
Empty Comments