Iklan SDM 4 Mudipat 2026

Milad ke-114 Muhammadiyah, PDM Banyuwangi Gerakkan 163 Ranting dan Pacu e-KTAM

Iklan Smamda Sidoarjo 2026
Milad ke-114 Muhammadiyah, PDM Banyuwangi Gerakkan 163 Ranting dan Pacu e-KTAM
Pimpinan Daerah Muhammadiyah bersama-sama PCM Se Banyuwangi memantapkan pelaksanaan program Milad Ke-114 Muhammadiyah dan SatuMu serta e-KTAM di Masjid At-Taqwa Pusat Dakwah Muhammadiyah (PusdaMuh) Cabang Cluring (Rizkie Andri/PWMU.CO)
BANNER RSI AISYIYAH MALANG
pwmu.co -

Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Banyuwangi mematangkan persiapan Milad ke-114 Muhammadiyah sekaligus mendorong percepatan program SatuMu dan kartu tanda anggota Muhammadiyah elektronik (e-KTAM). Dua agenda tersebut dibahas dalam pertemuan antarcabang yang diikuti 27 Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) se-Banyuwangi di Masjid At-Taqwa, PCM Cluring, Ahad (25/10/2026).

Pertemuan ini dihadiri Ketua PDM Banyuwangi Mukhlis Lahudin, anggota PDM, unsur majelis dan lembaga, ketua serta sekretaris PCM, dan pimpinan organisasi otonom tingkat daerah.

Dua agenda utama menjadi fokus pembahasan. Pertama, pemantapan pelaksanaan Milad ke-114 Muhammadiyah di ranting unggulan masing-masing cabang. Kedua, penyampaian perkembangan program SatuMu dan e-KTAM sebagai bagian dari penguatan administrasi digital Persyarikatan.

Milad Semarak di 163 Ranting

Ketua PDM Banyuwangi, Mukhlis Lahudin, menjelaskan bahwa pertemuan antarcabang menjadi sarana koordinasi untuk memastikan persiapan Milad ke-114 Muhammadiyah berjalan optimal di seluruh wilayah Banyuwangi.

“Pertemuan antarcabang kita mantapkan untuk persiapan Milad bulan November depan. Setiap cabang di masing-masing ranting unggulan silakan diajukan. Berikutnya, hasil perkembangan SatuMu dan e-KTAM seluruh cabang disampaikan sebagai data laporan kita ke PWM,” ujarnya.

Peringatan Milad ke-114 Muhammadiyah di Banyuwangi dirancang tidak hanya terpusat di satu lokasi. Kegiatan akan melibatkan 27 PCM dan menjangkau 163 Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) yang tersebar di berbagai wilayah.

Setiap PCM diminta menentukan satu ranting unggulan sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan Milad. Berbagai acara pendukung akan digelar sepanjang November 2026 dengan waktu pelaksanaan yang relatif berdekatan dan semarak secara serentak di berbagai wilayah.

Adapun puncak peringatan Milad ke-114 Muhammadiyah tingkat daerah Banyuwangi dijadwalkan berlangsung di Masjid Ahmad Dahlan Banyuwangi pada 6 Desember 2026.

Melalui pola pelaksanaan yang melibatkan cabang dan ranting tersebut, PDM Banyuwangi berharap peringatan Milad menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan warga Persyarikatan sekaligus memperluas kontribusi Muhammadiyah bagi masyarakat.

SatuMu dan e-KTAM Harus Segera Dituntaskan

Agenda berikutnya adalah evaluasi perkembangan SatuMu dan e-KTAM. Sekretaris PDM Banyuwangi, Mufti Syafii, menyampaikan bahwa capaian administrasi digital Muhammadiyah di Banyuwangi masih perlu ditingkatkan.

Menurutnya, indikator warna hijau dalam pemantauan program tersebut menunjukkan bahwa capaian belum optimal. Ia memperkirakan tingkat penyelesaian masih berada pada kisaran 70–80 persen karena sejumlah cabang dan ranting belum maksimal dalam pendataan anggota serta pemenuhan administrasi digital organisasi.

Iklan SMPM 5 Surabaya 2026

“Dengan kondisi warna hijau ini berarti Muhammadiyah Banyuwangi belum mencapai 100 persen. Capaian masih 70–80 persen, sebab masih ada cabang dan ranting yang belum maksimal dalam capaian e-KTAM warga Persyarikatan dan database untuk administrasi digital cabang ranting,” jelasnya.

Mufti mengingatkan bahwa percepatan pendataan perlu menjadi perhatian bersama. Menjelang 2027, masa kepengurusan di berbagai tingkatan Persyarikatan akan memasuki tahapan akhir periode dan persiapan Musyawarah Daerah (Musyda).

Karena itu, kelengkapan data anggota dan administrasi organisasi perlu segera dituntaskan agar proses permusyawaratan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Jangan sampai pada saat Musyda besok pimpinan ranting dan cabang tidak memiliki data kepemilikan organisasi secara digital dan kehilangan hak suara dalam Musyda karena acuan administrasi tidak segera dipenuhi lewat program SatuMu ini,” tegas Mufti di hadapan peserta pertemuan.

Pernyataan tersebut menjadi pengingat bagi seluruh PCM dan PRM agar tidak menunda pembaruan data. SatuMu dan e-KTAM diharapkan menjadi instrumen penting untuk mewujudkan administrasi organisasi yang tertib, terintegrasi, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Menguatkan Muhammadiyah Berkemajuan

Melalui pertemuan antarcabang ini, PDM Banyuwangi berharap seluruh PCM dan PRM dapat bergerak bersama menyukseskan Milad ke-114 Muhammadiyah sekaligus menuntaskan program administrasi digital.

Semarak Milad di berbagai ranting diharapkan menjadi ruang memperkuat dakwah, mempererat ukhuwah, dan meningkatkan keterlibatan warga Persyarikatan dalam pembangunan Kabupaten Banyuwangi.

Sementara itu, keberhasilan SatuMu dan e-KTAM menjadi bagian dari upaya membangun tata kelola organisasi yang modern, tertib administrasi, serta mampu menyajikan data keanggotaan secara akurat.

Dengan sinergi antara pimpinan daerah, cabang, dan ranting, Muhammadiyah Banyuwangi diharapkan semakin siap menghadapi agenda organisasi sekaligus memperkuat peran dakwah dan pengabdian bagi masyarakat. (*)

 

Revisi Oleh:
  • Nadjib Hamid - 26/10/2026 07:48
SD Kreatif
Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu