Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Mimsapa Kediri Menuju Madrasah Literasi dan Numerasi

Iklan Landscape Smamda
Mimsapa Kediri Menuju Madrasah Literasi dan Numerasi
Rombongan Mimsapa melihat hasil literasi di kelas 2 Abu Bakar Sekolah Mulia. (Rofi' Zuliana/PWMU.CO)
pwmu.co -

MI Muhammadiyah 1 Pare (Mimsapa) Kediri bersilaturahmi di MI Muhammadiyah 5 Surabaya (Sekolah Mulia) untuk belajar menjadi Madrasah Literasi dan Numerisasi pada hari Rabu (15/10/2025).

Eri Nurokhim, S.P., S.Pd., M.Kes., Kepala Mimsapa, bersama enam guru Mimsapa, berangkat pada pukul 07.30 WIB dari Pare menuju Surabaya. Sesampainya di Jalan Jojoran Mojo, Gubeng, pada pukul 09.15 WIB disambut baik oleh Sekolah Mulia di depan gang masuk sekolah. Senyum serta guyonan ringan mendinginkan Surabaya yang terkenal dengan panasnya.

Musik patrol Sekolah Mulia menyambut rombongan Mimsapa di lantai dasar, dengan persembahan dua lagu sebagai ucapan selamat datang. Rombongan Mimsapa berjalan menuju lantai satu, kemudian masuk ke sebuah kelas yang disulap menjadi meeting room dadakan.

Kepala Sekolah Mulia, Nundun Nety Sufyan, S.Pd berterima kasih sudah berkunjung dan bersilaturahmi ke madrasah kami.

“Kaget, senang, haru, kami kedatangan rombongan Mimsapa. Kami yang sudah lama berencana ke MI Muhammadiyah 1 Pare, eh malah kami yang kedahuluan,” sambutnya.

Kepala Mimsapa, Eri Nurokhim, S.P., S.Pd., M.Kes., menyampaikan bahwa sambutan baik dari Sekolah Mulia luar biasa.

“Rasa penasaran dan tidak sabar dari madrasah kami untuk belajar di sini. Madrasah yang terkenal dengan literasi dan numerisasinya. Sama-sama madrasah juga, saling belajar dengan ciri khas MI masing-masing,” tuturnya.

Madrasah Literasi dan Numerasi

Sesi tanya jawab yang berjalan dengan gayeng, semakin menarik perhatian rombongan Mimsapa untuk menjadikan Madrasah Literasi dan Numerasi di Pare.

Iklan RSI Siti Aisyah Madiun

Umi Sarofah, M.Pd., Pemakrasa Literasi dan Numerasi menjelaskan bahwa semua hasil yang ada di sini dari bapak dan ibu guru Sekolah Mulia.

“Mulai dari big book, mini book yang nantinya dikerjakan oleh siswa, zig zag book, dan hasil karya lainnya. Kuncinya semua guru harus menggunakan growth mindset,” tuturnya sambil menunjukkan salah satu karya literasi.

Eri Nurokhim bersama enam guru Mimsapa, berjalan mengelilingi gedung Sekolah Mulia, dari lantai satu sampai lantai empat. Setiap kelas yang mempunyai ciri khas tersendiri, dan dipenuhi dengan literasi dan numerasi menempel pada setiap sudut.

Big book, mini book, zig zag book, dan hasil lainnya, tersuguhkan dengan epik pada setiap kelas di Sekolah Mulia. Madrasah dengan gedung besar di sebuah gang padat penduduk, nampak asri dengan tumbuhan suruh gading di depan kelas lantai dua dan tiga, serta tempat penampungan botol plastik di pojok lantai dua.

Semoga ke depannya Mimsapa Kediri bisa menjadi Madrasah Literasi dan Numerasi di Pare-Kediri. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu
Logo Depan Satriadev
Logo Belakang Satriadev
⚡ 1 Dekade ⚡