Suasana ruang Averroes Hall SD Muhammadiyah 1 GKB Gresik (Mugeb Primary School/Mugeb PS) pada Senin (9/2/2026) pagi dipenuhi antusiasme murid kelas V. Mereka mengikuti kegiatan sharing session bersama Ms. Chenyang Lou yang akrab disapa Ms. Lily, seorang mahasiswi dari perguruan tinggi di China.
Kegiatan dibuka pukul 10.00 WIB oleh Amalia Syavira, S.Pd. Setelah pembukaan, acara dilanjutkan dengan penampilan mendongeng oleh Adreena Shareen Adzkia, murid kelas 4 Camel. Celine, sapaan akrabnya, membawakan dongeng berjudul Snow White atau Putri Salju di hadapan peserta.
Selanjutnya, kegiatan dipandu oleh Renata Sherafina dan Aqila Askha Rizaldy, siswi kelas 7F SMP Muhammadiyah 12 GKB (Spemdalas). Peserta juga diajak menyanyikan lagu berbahasa Cina berjudul Tian Mimi yang dipandu oleh Ardhyona, siswi kelas 7G Spemdalas.
Memasuki sesi utama, Ms. Lily memperkenalkan angka dan sapaan dalam bahasa Cina.
“So, in Chinese, we call numbers as shùzì. (Jadi, dalam Bahasa Cina, kami menyebut angka sebagai shùzì),” terang Miss Lily.
Ia kemudian menyebutkan angka satu hingga sepuluh dalam bahasa Cina dan diikuti oleh peserta. “Yī, èr, sān, sì, wǔ, liù, qī, bā, jiǔ, shí.” Ia juga mengenalkan metode menghafal angka menggunakan jari tangan serta menyanyikannya dengan nada lagu Happy Birthday atau Selamat Ulang Tahun.
Setelah mengenal angka, pembelajaran dilanjutkan dengan pengenalan ungkapan salam dalam bahasa Cina yang digunakan dalam percakapan sehari-hari. “Nǐ hǎo! Mean Hello! and nǐ hǎo ma? means how are you? (Nǐ hǎo! berarti Halo! dan nǐ hǎo ma? berarti apa kabar?)”
Untuk praktik, Ms. Lily menunjuk dua murid, yakni Adhyaksa dari kelas 5 Cut Nyak Dien dan Sherry Tsabita dari kelas 5 Ernest Douwes Dekker. Keduanya mempraktikkan ungkapan yang telah dipelajari di hadapan peserta.
Sesi berikutnya diisi dengan contoh dialog singkat terkait sapaan dan menanyakan kabar. Setelah berlatih bersama, Asyam Dzaki dari kelas 5 Adam Malik dan M. Kasyful Hikmah dari kelas 5 Dewi Sartika diminta memperagakan dialog tersebut.
“Nǐ hǎo!” sapa Asyam.
“Nǐ hǎo!” balas Kasyful.
Kegiatan ditutup oleh Renata dan Aqila dengan bacaan hamdalah serta doa kafaratul majelis. Acara kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments