
PWMU.CO – Musyawarah Daerah (Musyda) ke-5 Ikatan Guru Aisyiyah Bustanul Athfal (IGABA) Kabupaten Ngawi 2025 telah sukses diselenggarakan dengan tema “Meneguhkan IGABA sebagai Organisasi Profesi Dalam Mengembangkan PAUD Aisyiyah Abad ke 2”.
Acara yang berlangsung pada hari Rabu (25/6/2025) ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja periode sebelumnya dan merumuskan program kerja untuk periode selanjutnya.
Acara Musyda 5 IGABA Kab. Ngawi yang sangat luar biasa dan meriah di Kurnia Convention Hall, diramaikan dengan tampilan tarian Zapin menunjukkan penuh kesabaran dan kelembutan seperti para pendidik yang tergabung di IGABA.
Dihadiri juga oleh orang nomor 2 di Kabupaten Ngawi, yaitu Wakil Bupati Dr Dwi Rianto Jatmiko MH MSi yang merupakan bentuk sinergi yang luar biasa antara PDA dengan Pemda Kab. Ngawi.
Selain itu juga bersinergi dengan Baznaz, Dindik, Depag Kab Ngawi, dan tak lupa dengan organisasi mitra, yaitu PKG PAUD, IGTKI, IGRA, HIMPAUDI Kab. Ngawi.
Wakil Bupati Kabupaten Ngawi, Dr Dwi Rianto Jatmiko MH MSi secara resmi membuka Musyda V IGABA Kabupaten Ngawi tahun 2025.
Dalam sambutannya, ia menyampaikan selamat atas terselenggaranya Musyda ini, beliau berharap melalui Musyda V akan terpilih pemimpin yang amanah, dan selalu membawa kemajuan dalam dunia pendidikan terutama dalam menyampaikan program pemerintah Kab Ngawi.
Yang termasuk di dalamnya tentang pengaruh tehnologi. Bagaimana kita mengenalkan konsep teknologi dan informasi, serta cara penggunaan yang tepat.
Supaya mendidik anak–anak PAUD dengan akhlaknya, akademisnya, dan budayanya, serta generasi mendatang mampu menjawab tantangan masa depan.

IGABA Kabupaten Ngawi mendapat dukungan penuh dari PDA melalui Korbid Pauddasmen Titik Iswaroh SPd, dan Majelis Pauddasmen Ami Harianti SPd.
Nasihat yang luar biasa dari ketua PDA Kabupaten Ngawi, Hj Supriyati SPd MSi menyampaikan untuk menjadi pimpinan hendaklah memiliki kriteria 4R (Kober, Pinter, Seger, Bener), dan 5I (Ikhlas, Ishlah, Istiqomah, Istitoah, Ihsan), dan tentunya tetap meneladani empat sifat Rasulullah, Shidiq, Amanah, Tabligh, dan Fathonah.
Untuk membekali para pendidik yang tergabung di IGABA, Kabid PAUD DIKMAS, Dr Arsad Ragandhi SIP MSi menyampaikan tentang 6 Program Prioritas Kemendikdasmen yang salah satunya adalah program wajib belajar 13 tahun, dan TK termasuk di dalamnya yang akan menjadi sebuah syarat untuk masuk SD.
Beliau juga menyampaikan tentang 7 kebiasaan anak hebat yaitu, bangun pagi, beribadah, berolah raga, makan makanan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, dan tidur cepat.
Selain itu, deep learning/pembelajaran mendalam, serta coding dan menekankan penanaman karakter di masa usia dini sangat berpengaruh bagi karakter seorang manusia di masa depan.
Ketua Pimpinan Daerah IGABA Kabupaten Ngawi, Warsi SPd, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih, dan menekankan pentingnya kesadaran diri dan peran aktif setiap anggota IGABA dalam membesarkan dan memajukan IGABA.
Pernyataan ini selaras dengan yang disampaikan Pimpinan Wilayah IGABA Jawa Timur Rini SPd dan Sulistiani SPd. Mereka Menyampaikan informasi terkait IGABA Mandiri, serta struktur organisasi yang ada di IGABA.
Musyda V IGABA Kabupaten Ngawi ini diawali dengan penyerahan bantuan pendidikan untuk anak anak TK Aisyiyah dari Baznas Kabupaten Ngawi yang diserahkan langsung oleh Wakil Bupati Ngawi. Sinergi ini menunjukkan komitmen organisasi terhadap kepedulian sosial dan pendidikan.
Diharapkan Musyda ini dapat menghasilkan keputusan keputusan strategis serta kepemimpinann yang mampu membawa IGABA semakin maju, mandiri dalam mendidik generasi penerus bangsa.(*)
Penulis Siti Sarofah Editor Zahrah Khairani Karim






0 Tanggapan
Empty Comments