Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Komisariat Achilles Universitas Muhammadiyah Surabaya kembali menggelar kegiatan “Ngopi Bareng Kader” untuk kedua kalinya pada Jumat (10/10/2025). Acara yang diselenggarakan oleh Bidang Kader IMM Achilles di sebuah warung kopi ini menjadi ajang mempererat silaturahmi antara kader dan Badan Pengurus Harian (BPH), sekaligus memperdalam pemahaman tentang Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) dalam suasana santai namun sarat nilai intelektual.
Kegiatan kali ini dikemas dalam konsep diskusi dua kelompok yang masing-masing terdiri atas kader dan beberapa anggota BPH. Pada kelompok pertama, Imawan Imam Muyessir bertindak sebagai pemateri dan membawakan materi AIK dengan semangat membangun karakter kader. Dalam penyampaian materinya, ia berpesan,
“Do the best and get the best—lakukan yang terbaik dan dapatkan yang terbaik,” ujarnya.
Sementara itu, di kelompok kedua, Imawan M. Febry Ade Rachman dan Imawan Faiz Fakhrul Aiman turut menjadi pemateri. Imawan Ade menyampaikan motivasi penuh semangat kepada kader,
“Kalian adalah generasi penerus yang penuh energi, inovatif, dan berdedikasi tinggi dalam menegakkan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan. Teruslah berkontribusi dengan semangat, cari potensi kalian di sini, asah skill kalian, bertanyalah sebanyak mungkin, karena di tempat inilah kalian bisa berkembang. Kalian tidak sendirian, semangat terus!”
Sedangkan Imawan Faiz memaparkan tentang sejarah terbentuknya Muhammadiyah. Ia memberikan wawasan mendalam mengenai akar gerakan Islam berkemajuan yang menjadi landasan IMM.
Acara ini juga dihadiri oleh Presiden Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surabaya, Imawan Nastawi, serta beberapa senior dan demisioner IMM Achilles yang memberikan dukungan moral kepada para kader.
Di penghujung kegiatan, suasana keakraban semakin terasa ketika para kader dan BPH diajak bermain serta berinteraksi bersama, menutup acara dengan tawa dan kebersamaan.
Kegiatan “Ngopi Bareng Kader” ini tidak hanya menjadi wadah belajar dan berdiskusi, tetapi juga ruang untuk mempererat hubungan kekeluargaan antaranggotanya. Dengan semangat kebersamaan dan nilai-nilai keislaman, acara ini berhasil menciptakan suasana santai yang tetap sarat makna intelektual. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments