Iklan SDM 4 Mudipat 2026

Nobar Film Jangan Buang Ibu, Siswa SMA Muhammadiyah 6 Gresik Belajar Menghargai Orang Tua

Iklan Smamda Sidoarjo 2026
Nobar Film Jangan Buang Ibu, Siswa SMA Muhammadiyah 6 Gresik Belajar Menghargai Orang Tua
Melalui kegiatan ini, sekolah berharap siswa semakin memahami bahwa pendidikan karakter dapat tumbuh dari berbagai pengalaman. (Puput Sri Rahayu/PWMU.CO)
BANNER RSI AISYIYAH MALANG
pwmu.co -

Film bisa menjadi sarana belajar tentang kehidupan. Inilah yang ingin dihadirkan SMA Muhammadiyah 6 Gresik melalui kegiatan nonton bareng (nobar) film Jangan Buang Ibu di CGV Icon Mall, Gresik, Selasa (20/10/2026).

Puluhan siswa mengikuti kegiatan yang digagas guru pendamping, Fitria, S.Hum. Kegiatan ini tidak sekadar mengajak siswa menikmati film bersama, tetapi juga mengajak mereka merenungkan kasih sayang orang tua dan pentingnya menghargai ibu.

Melalui cerita dalam film, siswa diajak melihat kembali arti perhatian, pengorbanan, dan kasih sayang keluarga. Pengalaman menonton bersama juga memberi mereka kesempatan untuk membangun keakraban di luar rutinitas pembelajaran di sekolah.

Fitria mengatakan, kegiatan tersebut sengaja dirancang sebagai pengalaman belajar yang berbeda dari kegiatan di kelas. Ia berharap pesan film dapat menyentuh siswa dan mendorong mereka menerapkan nilai-nilai positif dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami ingin menghadirkan pengalaman belajar yang berbeda dari biasanya. Melalui film Jangan Buang Ibu, kami berharap anak-anak tidak hanya menikmati jalan ceritanya, tetapi juga bisa mengambil pelajaran tentang kasih sayang, pengorbanan orang tua, dan pentingnya menghargai ibu,” tuturnya.

Menurut Fitria, cerita yang disaksikan secara langsung dapat membantu siswa memahami pesan kehidupan dengan lebih dekat. Ia berharap pengalaman tersebut mendorong siswa lebih menghargai orang tua dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama.

Belajar dari Film hingga Kehidupan Sehari-hari

Salah seorang peserta, Wildan, mengaku senang bisa menonton film bersama teman-temannya. Baginya, kegiatan di luar sekolah memberikan pengalaman berbeda sekaligus bahan renungan tentang hubungan dengan keluarga.

“Senang banget bisa nobar bersama teman-teman. Biasanya kami bertemu dan belajar di sekolah, tetapi kali ini bisa menikmati pengalaman yang berbeda,” ungkapnya.

Wildan juga mengatakan film tersebut memberinya kesempatan untuk merenungkan pentingnya menghargai ibu dan keluarga. Ia menikmati kebersamaan bersama teman-teman, baik saat menonton maupun ketika menghabiskan waktu setelah pemutaran film.

Iklan SMPM 5 Surabaya 2026

Seusai menonton, para siswa mendapat waktu untuk menikmati kawasan Icon Mall. Mereka berjalan-jalan dan menghabiskan waktu bersama sebelum melanjutkan perjalanan.

Kegiatan di luar kelas tersebut juga memberi kesempatan kepada siswa untuk berlatih bersosialisasi, menjaga sikap di ruang publik, dan mengatur waktu. Pengalaman ini menjadi bagian dari pembelajaran tanggung jawab di luar lingkungan sekolah.

Rombongan kemudian singgah di Masjid Ahmad Dahlan untuk melaksanakan salat sebelum melanjutkan perjalanan pulang. Persinggahan tersebut melengkapi rangkaian kegiatan yang memadukan hiburan, kebersamaan, dan pelaksanaan kewajiban beribadah.

Menghadirkan Pembelajaran yang Lebih Bermakna

Bagi SMA Muhammadiyah 6 Gresik, kegiatan nobar ini menjadi salah satu cara menghadirkan pembelajaran melalui pengalaman langsung. Siswa tidak hanya menerima materi di kelas, tetapi juga memperoleh kesempatan untuk menyerap pesan kehidupan melalui film dan aktivitas bersama.

Fitria berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai pengalaman menyenangkan. Ia ingin para siswa membawa pulang pesan tentang kasih sayang keluarga, kepedulian terhadap sesama, dan pentingnya menghargai waktu bersama orang-orang tercinta.

Melalui kegiatan ini, sekolah berharap siswa semakin memahami bahwa pendidikan karakter dapat tumbuh dari berbagai pengalaman. Film, pertemanan, interaksi di ruang publik, hingga kebiasaan menjalankan ibadah dapat menjadi bagian dari proses pembentukan karakter.

Pemutaran film pun berakhir, tetapi pesan yang dibawanya diharapkan tetap tinggal dalam ingatan siswa: menghargai orang tua bukan hanya melalui kata-kata, melainkan juga lewat perhatian dan tindakan sehari-hari.

Revisi Oleh:
  • Notonegoro - 23/10/2026 09:00
SD Kreatif
Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu