Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Cakru, Jember, menyelenggarakan kegiatan pembinaan guru dan silaturahmi Syawalan 1447 H pada Senin (30/03/2026). Kegiatan yang berlangsung di SMK Muhammadiyah 5 (SMK Mulia) Jember ini diikuti oleh sekitar 170 tenaga pendidik dari jenjang TK ABA hingga SMK di lingkungan Muhammadiyah Cakru.
Kegiatan ini menjadi bagian dari agenda pasca-Idulfitri yang diisi dengan pembinaan serta penguatan koordinasi antar-Amal Usaha Muhammadiyah (AUM). Para peserta terdiri atas kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan yang terlibat dalam pengelolaan lembaga pendidikan Muhammadiyah di wilayah Cakru.
Dalam arahannya, Ketua PCM Cakru, H. Syamsul Arifin, S.P., M.M., menyampaikan pentingnya penguatan komunikasi internal organisasi sebagai bagian dari upaya meningkatkan kinerja persyarikatan. Ia menargetkan perbaikan komunikasi antar-AUM dapat diselesaikan dalam beberapa tahun ke depan.
“Maju mundurnya Muhammadiyah Cakru ada di tangan Bapak dan Ibu guru. Fokus saya adalah mengoordinasikan kita semua dalam satu komunikasi yang padu. Saya ingin tahun 2027 kita sudah berlari kencang karena urusan internal komunikasi sudah selesai,” tegas H. Syamsul Arifin di hadapan para peserta.
Selain itu, ia juga menyampaikan perkembangan terkait pengelolaan aset organisasi. PCM Cakru telah melakukan pembebasan lahan seluas 3.000 meter persegi dengan nilai investasi sekitar Rp300 juta. Lahan tersebut direncanakan akan dimanfaatkan sebagai pusat kegiatan warga Muhammadiyah serta fasilitas sosial bagi masyarakat sekitar.
Dalam bidang pendidikan, Ketua PCM Cakru memberikan arahan kepada para kepala sekolah untuk meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan serta mengembangkan potensi siswa. Ia menekankan pentingnya memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan minat dan bakat, baik di bidang olahraga maupun akademik.
Ia juga mendorong adanya penyesuaian dalam pelaksanaan kegiatan pembelajaran, termasuk pengaturan waktu yang dapat mendukung pengembangan potensi siswa secara optimal. Selain itu, ia menyampaikan apresiasi terhadap capaian siswa yang telah meraih prestasi hingga tingkat nasional.
Pada bagian akhir arahannya, H. Syamsul Arifin menekankan pentingnya menjaga kebersamaan dan menghindari konflik internal di lingkungan sekolah. Ia mengingatkan seluruh elemen pendidikan untuk menjaga koordinasi dan saling mendukung dalam menjalankan tugas.
“Kepala sekolah harus terbuka, dan guru muda harus belajar kepada yang senior. Jangan ada lagi kelompok-kelompok di dalam sekolah. Kita harus menjadi satu kesatuan demi kemajuan amal usaha kita,” pungkasnya.
Kegiatan pembinaan dan silaturahmi ini diakhiri dengan ramah tamah antarpeserta. Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin komunikasi yang lebih baik serta koordinasi yang lebih terarah dalam pengelolaan amal usaha pendidikan di lingkungan Muhammadiyah Cakru. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments