Pimpinam Cabang Muhammadiyah (PCM) Tulangan telah berhasil mengumpulkan dana donasi bantuan bencana untuk korban ambtuknya Musholla Pondok Pesantren Al Khoziny Buduran Sidoarjo. Penyerahan bantuan dana berlangsung di Kantor PCM Tulangan Kompleks Pendidikan Muhammadiyah SMP Mulia Jl Raya Kenonggo Tulangan, Jumat (10/10/25).
Abdillah Adhie selaku Ketua PCM Tulangan meyampaikan 4 pesan khisus terhadap bencana ambruknya Ponpes Musholla Al Khoziny Buduran.
Pertama kami enyampaikan rasa duka mendalam atas musibah yang terjadi di ponpes al khoziny, terlebih korban adalah santri-santri yang sedang menimba ilmu agama semoga semua korban meninggal beroleh tempat mulia di sisi Allah SWT.
Semoga keluarga yang ditinggal kan diberi kesabaran dan ganti yang lebih baik dan renungan untuk Al Khoziny salah satu ponpes dengan sejarah panjang perjuangan pendidikan Islam. Semoga diberi ketabahan dan ketegaran untuk tetap istiqomah, menjadikan musibah sebagai refleksi untuk bangkit lebih baik.
Kedua, sebagai bentuk empati dan keprihatinan maka warga Peryarikatan Muhammadiyah Tulangan sangat antusias dalam upaya ikut meringankan beban dengan menggalang donasi dari ribuan warga baik PCM, PCA, Ortom dan AUM tanpa melihat jumlah tapi semata ke ikhlasan sebagai bentuk tanggung jawab ukhuwan islamiyah.
Ketiga, berkaca pada kondisi di lapangan yang faktanya keluarga para santri rata-rata adalah warga dengan domisili luar kota bahkan luar pulau.
Selain itu juga keluarga berpenghasilan menengah ke bawah alangkah eloknya kalau bantuan dari seluruh warga muhammadiyah di sidoarjo bisa menyentuh keluarga korban memenuhi azas tepat sasaran dan tepat manfaat
Keempat, musibah juga bisa dimaknai sebagai bentuk pengingat dari Allah SWT. Refleksi untuk Muhammadiyah yang juga relatif amal usaha nya bergerak di bidang pendidikan dengan jumlah aset gedung yang sangat banyak.
Maka perlu kiranya ada assesment kelayakan dan keselamatan aset bangunan serta kelengkapan standart keamanan dan keselamatan siswa, santri dan mahasiswa terlebih sidoarjo adalah daerah langganan bencana hidrometeorologi menatap musim penghujan.
Rasa Empati
Ali murtadho selaku Ketua Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Lembaga Amil Zakat, infak dan Sedekah PCM Tulangan menuturkan bahwa aksi pengumpulan donasi ini lahir dari rasa empati mendalam atas musibah yang menimpa para santri di Pondok Al Khoziny.
“Gerakan donasi ini sebagai bentuk rasa simpati sesama saudara Muslim. Kami ingin meringankan beban para korban, terutama para santri yang menjadi bagian dari keluarga besar umat Islam,” ujar Ketua Majelis
Ia menambahkan bawa dana sosial bencana sekolah-sekolah dan Ranting se-Kecamatan Tulangan berhasil terkumpul Rp 45.270.000.
Turut hadir penerima Dana Bencana Lazismu PDM Sidoarjo di wakili oleh Yekti Pitoyo selaku Manajer Fundrasing dan Kerjasama bersama Heni Yuniarti Kepala Kantor Lazismu Sidoarjo serta Khabibatus Sa’ida, Anindita Dyah Agustin, Alifia nur azizah.
“Semoga dana yang sudah dikumpulkan melalui PCM Tulangan, Ranting dan Amal Usaha Muhammadiyah bisa bermanfaat dan tersalurkan kepada yang berhak menerima, ujar Yekti Pitoyo.
PCM Tulangan juga berkomitmen untuk terus menggerakkan kepedulian sosial di tengah Masyarakat. Melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, terutama dengan Lazismu Daerah dan berharap dapat memperkuat peran Muhammadiyah dalam membantu penanganan dampak bencana dan kemanusiaan
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa semangat ta’awun masih hidup kuat di tengah warga Persyarikatan Muhammadiyah Tulangan, sekaligus meneguhkan peran Lazismu sebagai lembaga filantropi Islam yang responsif dan amanah dalam menyalurkan kebaikan. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments