Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PD IPM) Kabupaten Mojokerto menggelar audiensi dan silaturahim dengan Pimpinan Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida), Jumat (25/9/2026).
Audiensi yang berlangsung di Gedung Rektorat Umsida tersebut bertujuan menyampaikan permohonan izin sekaligus pemberitahuan terkait pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musyda) IPM Kabupaten Mojokerto ke-VIII yang akan digelar pada Oktober 2026.
Pertemuan tersebut dihadiri Wakil Rektor III Umsida Dr. Nurdyansyah, S.Pd., M.Pd. Ia memberikan arahan sekaligus dukungan kepada jajaran PD IPM Kabupaten Mojokerto.
“Jadi mohon maaf bapak Rektor hari ini, masih berada di Jakarta. Namun apa yang adek adek IPM sampaikan kami dari pihak kampus akan memberikan support penuh agar kegiatan Musyda ini bisa berjalan dengan baik dan lancar”. Ujarnya.
Ketua Umum PD IPM Kabupaten Mojokerto Muhammad Iqbal Rahman menyampaikan beberapa hal dalam audiensi tersebut.
Pertama, ia menyampaikan terima kasih kepada Pimpinan Umsida yang telah menerima silaturahim PD IPM Kabupaten Mojokerto.
“Yang pertama, ucapan terima kasih kepada Pimpinan Kampus, yang sudah menerima Silaturrahim ini, dan mungkin ikhtiar ini sebagai awal kerja sama kami dengan Umsida sebagai salah satu amal usaha Muhammadiyah di bidang pendidikan tinggi.” Ujar Iqbal sapaan akrabnya.
Selanjutnya, Iqbal menyampaikan permohonan dukungan dan fasilitas, baik secara moril maupun materiil. Salah satunya berupa peminjaman Villa Graha Umsida di Trawas, Mojokerto, untuk mendukung pelaksanaan Musyda VIII.
“Kedua, Permohonan Dukungan dan Fasilitas, baik secara moril, materiil, maupun fasilitas aset Umsida yakni peminjaman villa Graha Umsida di Trawas, Mojokerto guna mendukung kelancaran pelaksanaan Musyda VIII sesuai dengan amanat persyarikatan Muhammadiyah”. Sambungnya.
Ia juga menyampaikan rencana kehadiran Wakil Bupati Mojokerto dalam kegiatan Musyda.
“Ketiga, Insya Allah acara Musyda ini juga akan dihadiri oleh Bapak Wakil Bupati Mojokerto, sebelumnya kami juga sudah melakukan obrolan singkat langsung dengan beliau dan agenda terdekat kami ialah juga akan bersilaturrahim dan audiensi dengan bapak Wabup”, Imbuhnya.
Menanggapi permohonan tersebut, Nurdyansyah langsung menghubungi Direktur Biro Ekonomi Umsida untuk membahas penggunaan fasilitas Graha Umsida.
“Sudah saya telfon ya mas dari pihak biro, Insya Allah semua fasilitas yang ada gratis, mungkin dianggarkan biaya kebersihan untuk bapak penjaganya saja, kami tunggu berita acaranya, permohonan dan rundown nya agar bisa saya share kepada pihak biro ekonomi”
Kabar tersebut disambut gembira oleh anggota PD IPM Kabupaten Mojokerto yang hadir dalam audiensi.
Dalam kesempatan itu, Iqbal juga memperkenalkan sejumlah anggota IPM Kabupaten Mojokerto yang merupakan mahasiswa aktif Umsida. Di antaranya Miftakh Ainul Yakin selaku Sekretaris Umum IPM dan Azam Al Haqani yang akan mengikuti wisuda tahun ini.
“Anggota kami pak, dari IPM Kab. Mojokerto jumlahnya 33, dan yang berkuliah di umsida ada 16 orang, termasuk mas sekum dan sekbider ini. Dan dua diantaranya kalau saya perhatikan ada yang menjadi admisi Kampus dan satunya terpilih sebagai Duta Pencerah Umsida 2026, belum lagi yang aktif di kepengurusan IMM komisariat, dengan jabatan inti” imbuhnya sambil guyonan di depan pak warek.
Pimpinan Umsida menyambut baik rencana Musyda IPM Kabupaten Mojokerto dan menyatakan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut.
Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu kaderisasi pelajar Muhammadiyah di Kabupaten Mojokerto agar terus berdaya, memberikan kebermanfaatan, berdiaspora secara maksimal, serta menorehkan prestasi yang unggul dan berkemajuan.
Nurdyansyah juga menyampaikan harapannya terhadap kader IPM yang berkuliah di Umsida.
“Yo aku harap kader kader nya bisa seperti mas Iqbal, saya kenal dia ketika saya mengawasi dia jadi dewan juri dalam even FAI Got Talent setiap tahun dan luar biasanya dia sudah dipercaya oleh Fakultas Agama Islam 4 kali berturut-turut menjadi juri di Umsida”
Melalui audiensi tersebut, pelaksanaan Musyawarah Daerah IPM ke-VIII diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perjalanan organisasi pada periode berikutnya. Musyda juga menjadi ruang untuk memilih calon pemimpin yang amanah sehingga kaderisasi IPM Kabupaten Mojokerto dapat terus berkembang dan semakin berkualitas.
Nurdyansyah berharap pengurus IPM yang berkuliah di Umsida turut mengawal dan menyukseskan pelaksanaan Musyda. Ia juga mengingatkan agar para kader menjaga nama baik kampus dan Persyarikatan serta terus aktif sesuai bidang dan potensi masing-masing.
Dukungan tersebut diharapkan dapat melahirkan kader-kader yang mampu memberikan kebermanfaatan bagi masyarakat dan Persyarikatan pada masa mendatang.





0 Tanggapan
Empty Comments