Pimpinan Daerah Aisyiyah Kabupaten Malang melalui Majelis Tabligh dan Ketarjihan menyelenggarakan Pembinaan Corps Mubalighat Aisyiyah (CMA) se-Kabupaten Malang pada Sabtu (28/2/2026) hingga Ahad (1/3/2026) di Pusat Diklat Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).
Kegiatan bertajuk “Pembinaan Mubalighat Aisyiyah 2026: Menuju Dakwah Berkemajuan” tersebut mengangkat tema “Penguatan Kerangka Berpikir Tafsir Berkemajuan untuk Dakwah Responsif” sebagai fokus pembinaan bagi para mubalighat di tingkat daerah dan cabang.
Acara dibuka oleh Ketua PDA Kabupaten Malang, Dr. apt. Mursyidah, M.Kes. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya peran mubalighat dalam menjawab tantangan dakwah di tengah dinamika sosial masyarakat yang terus berkembang.
“Peran mubalighat sangat penting dalam menjawab tantangan dakwah di tengah dinamika sosial masyarakat yang terus berkembang. Karena itu, penguatan kapasitas mubalighat perlu dilakukan secara berkelanjutan agar dakwah tetap relevan dengan kebutuhan umat,” ujarnya.

Selama kegiatan, peserta memperoleh materi tentang metodologi penafsiran Al-Qur’an yang meliputi pendekatan bayani, burhani, dan irfani. Pemaparan tersebut diarahkan untuk memperkuat kerangka berpikir tafsir berkemajuan sebagai landasan dakwah yang kontekstual dan responsif terhadap persoalan umat.
Narasumber juga menjelaskan pentingnya memahami teks keagamaan secara komprehensif serta mempertimbangkan konteks sosial dalam penyampaian dakwah.
Selain menerima materi, para peserta terlibat dalam praktik ibadah dan kepemimpinan. Mereka bertugas sebagai imam salat berjemaah lima waktu, imam salat tarawih dan witir, serta menyampaikan kultum setelah salat. Keterlibatan tersebut menjadi bagian dari pembinaan praktik kepemimpinan dan penguatan mental dalam berdakwah di tengah masyarakat.
Sesi terakhir diisi dengan praktik langsung menjadi mubalighat oleh para peserta sebagai bentuk evaluasi sekaligus penguatan kompetensi. Kegiatan kemudian ditutup dengan penyerahan Al-Qur’an kepada setiap Cabang Aisyiyah yang hadir sebagai simbol penguatan dakwah di tingkat cabang.
Melalui kegiatan ini, para mubalighat Aisyiyah di Kabupaten Malang diharapkan semakin siap mengemban amanah dakwah berkemajuan di lingkungan masing-masing. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments